Travel Bubble, Upaya Selandia Baru dan Australia Bangkitkan Pariwisata

Kompas.com - 17/06/2020, 09:50 WIB
Wisata pantai di Republik Kepulauan Fiji. SHUTTERSTOCKWisata pantai di Republik Kepulauan Fiji.

Sejauh ini, kedua negara masih belum memastikan kapan travel bubble akan berlaku. Namun, jika konsep ini berhasil, kedua negara akan mengembangkan koridor perjalanan dengan negara-negara lain.

Baca juga: Bagaimana Rencana Travel Bubble di Negara-negara ASEAN?

Rencananya, kedua negara tersebut akan "mengajak" Kanada dan beberapa negara di Asia guna membantu rantai pasokan, serta perjalanan bisnis.

Maskapai penerbangan terbesar di Australia, Qantas, ingin mulai menggunakan travel bubble saat penerbangan di seluruh Australia dimulai kembali.

“Ini merupakan hal positif yang kami tidak prediksi hingga saat ini. Mudah-mudahan ini bisa dijadikan sebagai model untuk membuka sebagian jaringan internasional, saat virus corona sudah terkendali di berbagai negara,” kata Chief Executive Qantas, Alan Joyce, kepada BBC.

Joyce berharap, jika travel bubble berhasil dan mendapatkan daya tarik, gagasan tersebut bisa diperluas ke lebih banyak negara.

Bisa diadopsi negara lain

Chief Executive of Tourism Industry New Zealand, Chris Roberts, menuturkan bahwa travel bubble Australia dan Selandia Baru bisa diadopsi oleh negara lain.

Dia berharap travel bubble tak hanya antara Australia dan Selandia Baru, tetapi akan mencakup negara-negara tetangga di Kepulauan Pasifik yang sangat bergantung pada pariwisata.

Ada beberapa diskusi yang melebarkan travel bubble kedua negara tersebut dengan menyertakan negara-negara di Kepulauan Pasifik.

Beberapa negara di Kepulauan Pasifik memiliki kasus virus corona yang rendah. Fiji, misalnya, hanya melaporkan 18 kasus virus corona dan nol kematian.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X