Kawasan Wisata Baduy Masih Ditutup

Kompas.com - 18/06/2020, 10:43 WIB
Warga baduy saat beraktivitas di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga baduy saat beraktivitas di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.

LEBAK, KOMPAS.com - Kawasan wisata Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, masih ditutup untuk pencegahan penyebaran Covid-19 meskipun tatanan kehidupan baru dimulai.

"Kami harus berkoordinasi dengan Tugas Gugus setempat untuk membuka kawasan wisata Baduy itu," kata Kepala Seksi Destinasi Dinas Pariwisadata Kabupaten Lebak Usep Suparno di Lebak, Rabu (18/6/2020).

Baca juga: Lebak Batal Laksanakan Tradisi Seba Baduy

Pemerintah Kabupaten Lebak belum bisa memastikan kapan kawasan destinasi wisata adat Baduy dibuka kembali, terlebih kasus pasien COVID-19 di daerah ini melonjak.

Selama ini kawasan Baduy tidak dapat dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Bahkan di pintu gerbang dilakukan penjagaan oleh petugas untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain itu juga warga Baduy pun tidak boleh pergi ke luar daerah, kecuali mereka ada keperluan penting.

Pembukaan kawasan destinasi wisata Baduy itu tentu harus memenuhi syarat di antaranya kesiapan menghadapi era normal baru dan perkembangan penyebaran COVID-19, serta rekomendasi Tim Gugus Tugas Kabupaten Lebak.

Warga baduy saat mengeringkan dan memilah hasil panen padi di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga baduy saat mengeringkan dan memilah hasil panen padi di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.

Selain itu destinasi wisata harus mematuhi Surat Edaran Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Nomor 556/194/Dispar/2020 tentang imbauan bagi para pengelola destinasi wisata dan tempat hiburan agar menerapkan protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan antara lain menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, alat pengukur suhu tubuh, dan berkoordinasi dengan petugas medis setempat.

"Kami saat ini tengah menyusun pembukaan wisata Baduy dan wisata lainnya di Lebak dengan menerapkan standar protokol kesehatan," katanya.

Baca juga: Seba Baduy, Tradisi Ratusan Tahun Masyarakat Baduy Syukuri Hasil Bumi

Sementara itu Tetua Adat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, mengatakan, penutupan kawasan wisata di daerahnya untuk mencegah penyebaran virus corona agar tidak sampai masuk ke permukiman masyarakat Badui.

Sebelum mengambil keputusan, kata dia, tetua lembaga adat Baduy menyelenggarakan musyawarah untuk menyepakati penutupan sementara dari kunjungan wisatawan.

Selain itu, menurut Jaro, warga Badui juga tidak boleh pergi ke luar daerah, terkecuali mereka ada keperluan penting yang diperbolehkan dengan mendapatan izin.

"Kami belum berani membuka kawasan wisata Baduy dan menunggu kepastian pemerintah setempat," katanya. (Mansyur Suryana/Risbiani Fardaniah)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X