Kompas.com - 18/06/2020, 14:17 WIB
Danau Toba ShutterstockDanau Toba


JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Otorita Pariwisata Danau Toba akan mengembangkan pariwisata petualangan dalam rangka menyambut era new normal.

Hal ini untuk menambah daya tarik wisatawan agar mau berkunjung kembali ke kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, setelah pandemi.

"Potensi yang ada di Danau Toba mulai dari berkemah, berkuda, canyoning, pendakian dan lainnya. Mulai dari nusa, tirta, dan dirgantara kita berpotensi itu," kata Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, Arie Prasetyo dalam webinar Sumatera Utara Tourism Forum bertajuk "Adventure Tourism Promotion And Marketing Strategies Under Covid-19/New Normal", Rabu (17/6/2020).

Arie menuturkan bahwa potensi yang dimiliki Danau Toba begitu sehingga pariwisata petualangan Danau Toba bisa dilakukan hingga jangka panjang.

Ia pun mengajak para pelaku pariwisata seperti Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan Pacific Asia Travel Association (PATA) untuk dapat membantu mempromosikan pariwisata petualangan Danau Toba.

Terdapat tiga konsep pariwisata petualangan jangka panjang yang dipaparkan Arie di antaranya tailormade trips and adventure, small group adventures, dan specialist adventures.

"Kita bisa lakukan misalnya tailormade trips and adventure, jadi wisata sepeda dan yang berpotensi lainnya bisa digunakan sebagai sarana pariwisata. Kami juga ajak ASITA, PATA, travel agent untuk kita menggiatkan adventure tourism di Danau Toba karena setting-annya tidak bisa kita ciptakan, sudah ada dan luar biasa," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Huta Ginjang, Tempat Terbaik Melihat Pemandangan Danau Toba

Kemudian, untuk small group adventures, kata dia, karena adanya perubahan tren wisatawan di era new normal yaitu mengarah ke small group adventures atau berwisata dengan grup kecil.

Pengunjung sedang menikmati pemandangan Danau Toba di Huta Ginjang di Kabupaten Tapanuli UtaraKOMPAS.com / Gabriella Wijaya Pengunjung sedang menikmati pemandangan Danau Toba di Huta Ginjang di Kabupaten Tapanuli Utara

"Kita akui tren akan berubah di mana orang akan berwisata tidak dengan bus besar, melainkan mobil kecil bersama keluarga. Bahkan beberapa mengatakan, bisnis rental mobil akan menjadi trending karena orang tidak suka lagi disetirin oleh driver, jadi lebih suka nyewa rental atau self driving," tuturnya.

Selain itu, untuk specialist adventures, ia mengatakan agar paket-paket pariwisata petualangan dapat lebih diperbanyak untuk jangka panjang.

Menurutnya, menjual paket pariwisata petualangan ada beberapa yang tidak harus mengeluarkan biaya besar.

"Seperti standup paddleboard dan kayaking," terangnya.

 

Potensi Danau Toba

Arie menilai Danau Toba telah memiliki ragam potensi yang masuk ke dalam tiga aspek pariwisata petualangan yaitu nusa, dirgantara dan tirta.

Aspek pertama yaitu nusa, ia mengatakan, pariwisata Danau Toba bisa mencanangkan wisata sepeda untuk mengakomodir wisatawan menjelajahi tempat-tempat sekitar Danau Toba.

"Wisatawan bisa menggunakan sepeda dan kita bisa bangun tempat-tempat istirahat, kedai kopi, restoran untuk mendukung fasilitas tersebut. Tentunya kita harus support dengan fasilitas kesehatan yang memadai," ujarnya.

Baca juga: Kunjungi Danau Toba, Raja Belanda Kagum dengan Keindahan Indonesia

Selanjutnya, para pelaku pariwisata Danau Toba bisa mengakomodir wisata sepeda mulai dari membaginya ke dalam kategori profesional, leisure atau hobi, dan family.

Aspek kedua yaitu dirga, Danau Toba bisa memanfaatkan alamnya untuk wisata udara seperti paralayang.

Arie mengungkapkan ada dua daerah potensial di Danau Toba yaitu Bukit Gajah Bobok dan Hutaginjang.

Panorama Danau Toba dilihat dari The Kaldera. DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAF/BEKRI Panorama Danau Toba dilihat dari The Kaldera.

"Saya kira kita sudah kenal semuanya, karena kedua lokasi itu sudah sering digunakan trial dan testing di sana," terangnya.

Selain kedua lokasi itu, ia mengatakan ada satu tempat lagi di Danau Toba seperti airstrip yang mampu berpotensi menjadi salah satu tempat pusat olahraga dirgantara. Tempat ini bernama Bandara Sibisa.

Arie juga menambahkan, Danau Toba berpotensi membuat olahraga menaiki balon udara panas.

"Kita lihat contohnya di Turki, banyak orang berbondong-bondong naik gondola di bawah balon udara panas. Saya yakin di Danau Toba pemandangan dari atas tidak kalah indahnya," katanya.

Ia yakin hal ini jadi salah satu potensi pada masa mendatang yang bisa dibangun dari sekarang. Harapannya, lanjut Arie, saat wisatawan datang ke Danau Toba akan ada banyak sekali atraksi yang bisa ditawarkan.

Terakhir, aspek tirta, Arie menerangkan wisata tirta perlu diperbanyak di Danau Toba. Hal ini sesuai dengan potensial terbesar alam dari Danau Toba sendiri yaitu air.

"Kita bisa mulai dari kayaking, yang melibatkan satu sampai beberapa orang. Lalu wisata arung jeram juga, potensinya sangat banyak. Sungai-sungai yang menuju ke Danau Toba bisa kita manfaatkan contoh di Bakara ada satu sungai yang kalau orang rafting di sana nanti akan berujung ke Danau Toba, wisata arung jeram berakhir persis di mulut Danau Toba," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update
Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Travel Update
AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

Travel Update
Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Travel Tips
6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Jalan Jalan
6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

Jalan Jalan
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

Jalan Jalan
Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Travel Update
Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Travel Update
Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.