Kompas.com - 18/06/2020, 22:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comJatim Park 2, juga dikenal sebagai Batu Secret Zoo, Museum Satwa, dan Eco Green Park akan dibuka kembali pada Sabtu, 27 Juni 2020.

“Batu Secret Zoo dan Eco Green Park sama-sama kebun binatang, protokol kesehatan sama pastinya. Kalau Museum Satwa pasti akan beda karena itu indoor,” kata Manager Marketing & Public Relations Jatim Park Group, Titik S. Ariyanto, kepada Kompas.com, Rabu (17/6/2020).

Saat ini, Titik mengatakan, kebun binatang akan menggunakan panduan dari Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI).

Protokol kesehatan lebih lanjut, termasuk untuk Museum Satwa, masih akan dibahas secara rinci pada Kamis (18/6/2020). Harapannya, akhir pekan ini semua sudah rampung 100 persen.

Namun, Titik memberi bocoran terkait protokol kesehatan yang akan diberlakukan di Museum Satwa.

“Kita akan buat jalur, mulai dari masuk sampai keluar, supaya pengunjung tidak saling papasan. Jaga jarak juga ada, stiker jaga jarak ada. Ada kampanye selalu pakai masker dan cuci tangan,” ungkap Titik.

Baca juga: Giant Anteater, Trenggiling Raksasa Koleksi Baru Batu Secret Zoo

Tidak hanya itu, mereka juga akan terus mengimbau kepada pengunjung untuk tidak berkerumun hingga selalu mencuci tangan.

“Akan selalu kita ingatkan kepada pengunjung agar mereka menjaga kehati-hatian. Jangan sampai mereka ada apa-apa, lalu menyalahkan internal kami,” ujar Titik.

Selanjutnya, Titik mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan ruang isolasi bagi karyawan maupun pengunjung.

Hal ini tertera dalam Peraturan Walikota (Perwali) Batu Nomor 56 Tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Status Transisi Darurat ke Pemulihan.

 

Kolam flamingo, salah satu spot di Jatim Park 2. SHUTTERSTOCK/INTAMA GUNAWAN Kolam flamingo, salah satu spot di Jatim Park 2.
Pembatasan pengunjung masih akan dibahas

Terkait pembatasan pengunjung per hari untuk ketiga tempat wisata tersebut, Titik masih belum bisa memberitahu karena hal tersebut masih sedang dalam tahap pembahasan.

Sebab, terdapat beberapa pertimbangan yang harus dibicarakan oleh Jatim Park Group dan Tim Satgas Covid-19, salah satunya adalah area tempat wisata.

Titik mengatakan, Tim Satgas Covid-19 baru bisa ditemui dan melakukan survei di tempat wisatanya pada pekan depan.

"Misalkan satu hektar itu bisa untuk menampung sekian orang, kita akan sesuaikan dengan area," kata Titik.

"Apakah di area ada bangunan, ada taman, yang akhirnya akan mengurangi jumlah manusia untuk di satu hektar itu. Masih akan kita bahas," lanjutnya.

Baca juga: Menguak Rahasia di Balik Batu Secret Zoo

Kendati jumlah pengunjung maksimum selama era new normal masih belum pasti, namun Titik mengatakan pihaknya sudah memiliki cara untuk membatasi pengunjung nantinya.

Dia yakin akan menerima bantuan dari Pemerintah Kota Bantu dalam pemberian personel untuk membantu mengedukasi pengunjung akan protokol kesehatan yang berlaku.

"Rencananya setiap hari ada pembatasan penjualan tiket," kata Titik.

Harga tiket dan jam operasional akan berubah

Titik mengungkapkan, harga tiket ke masing-masing tempat wisata akan mengalami perubahan. Hal ini berkaitan dengan atraksi wisata yang akan dibuka atau ditutup.

“Misal Rumah Hantu, pasti ditutup. Ada beberapa wahana permainan untuk anak juga mungkin ditutup. Besok akan lihat pastinya kira-kira wahana apa saja yang ditutup di Jatim Park 2,” kata Titik.

Sementara untuk Eco Green Park, atraksi wisata Rumah Terbalik sudah pasti akan ditutup. Menurutnya, penutupan atraksi wisata akan berpengaruh dengan harga tiket.

Baca juga: Batu Secret Zoo, Kebun Binatang Terfavorit di Asia

Namun, pihaknya akan gencar promosi guna menggerakkan wisatawan agar mereka berlibur di Kota Batu. Dia juga tidak menampik akan adanya harga khusus.

“Jam operasional kami menunggu keputusan Satgas. Ini butuh waktu untuk disosialisasikan kembali. Jam operasional akan berubah sesuai Perwali atau tidak itu nanti setelah ada pertemuan dengan Satgas,” ungkap Titik.

Untuk pembelian tiket, semua akan dilakukan secara daring melalui online travel agent (OTA) dan situs resmi mereka.

Namun, pihaknya juga masih berlakukan pembelian tiket secara langsung bagi mereka yang kurang paham akan pembelian daring.

“Di kasir kita pun nanti kalau pengunjung terpaksa bayar pakai debit atau kredit, kita siapkan protokol kesehatan secara general. Kasir kita menggunakan masker, penutup wajah, ada juga hand sanitizer di tempat kasir,” kata Titik.

“Kemudian setelah gesek kartu, kasir harus kembali pakai hand sanitizer. Protokol kesehatan itu selalu kita sampaikan, termasuk kepada pengunjung setelah mereka terima kartu debit atau kredit,” imbuhnya.

 

Anakan gajah sumatera yang baru keluar pertama kali dari kandangnya bersama induknya di Batu Secret Zoo, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (4/10/2017).KOMPAS.com/ANDI HARTIK Anakan gajah sumatera yang baru keluar pertama kali dari kandangnya bersama induknya di Batu Secret Zoo, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (4/10/2017).
Perwali Batu Nomor 56 Tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Status Transisi Darurat ke Pemulihan memiliki serangkaian aturan bagi usaha pariwisata.

Adapun rangkaian aturan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan pembatasan jam operasional antara pukul 07.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB, dikecualikan untuk usaha akomodasi penginapan.
  2. Menyediakan peralatan untuk perlindungan diri berupa masker, pembersih tangan (hand sanitizer), dan thermal gun.
  3. Melaksanakan protokol kesehatan bagi tamu dan karyawan.
  4. Menyediakan layanan khusus bagi tamu yang ingin melakukan isolasi/karantina mandiri.
  5. Kegiatan dan/atau fasilitas yang dapat menciptakan kerumunan orang dalam area pariwisata wajib menerapkan physical distancing dan membatasi peserta sebanyak 50% (lima puluh perseratus) dari kapasitas.
  6. Melarang tamu yang sakit atau menunjukkan gejala infeksi saluran nafas yaitu suhu tubuh 37,3 derajat Celcius ke atas, demam, batuk, pilek, diare dan sakit tenggorokan untuk masuk area usaha pariwisata.
  7. Melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala pada lantai, dinding dan perangkat bangunan tempat kerja.
  8. Menyediakan protokol kesehatan dalam bentuk tertulis.
  9. Melakukan deteksi dan pemantauan suhu tubuh karyawan yang memasuki area usaha pariwisata serta memastikan karyawan yang bekerja di area usaha pariwisata tidak sedang mengalami suhu tubuh 37,30 derajat Celcius ke atas atau sakit.
  10. Jika terdapat karyawan yang suhu tubuhnya 37,3 derajat Celcius ke atas sebagaimana dimaksud pada huruf h, maka penanggung jawab wajib melakukan rapid test terhadap karyawan tersebut.
  11. Apabila hasil rapid test sebagaimana dimaksud pada huruf i dinyatakan reaktif, maka penanggung jawab area usaha pariwisata wajib melakukan SWAB Test terhadap karyawan tersebut, dan area usaha pariwisata harus ditutup sementara dan dilakukan penyemprotan disinfektan.
  12. Apabila hasil SWAB Test sebagaimana dimaksud pada huruf j dinyatakan negatif, maka area usaha pariwisata dapat dibuka kembali.
  13. Mengharuskan karyawan menggunakan masker, sarung tangan dan pakaian kerja sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja.
  14. Menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah di akses pada tempat kerja.
  15. Mengharuskan tamu/pengunjung cuci tangan dengan sabun dan/atau pembersih tangan (hand sanitizer) sebelum masuk area usaha pariwisata.
  16. Dalam hal terdapat indikasi sebagaimana dimaksud pada huruf f dan huruf i, maka pihak area usaha pariwisata melaporkan kepada pusat layanan kesehatan terdekat atau Gugus Tugas COVID-19 Daerah.
  17. Seluruh biaya yang timbul untuk melakukan Rapid Test sebagaimana dimaksud pada huruf j dan SWAB Test sebagaimana dimaksud pada huruf k, termasuk biaya perawatan terhadap karyawan sebagaimana dimaksud pada huruf i dan huruf j ditanggung oleh pengelola usaha pariwisata.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Jemaah Haji Furoda Dideportasi karena Tidak Resmi, Hati-hati Pilih Jasa Travel Haji

Calon Jemaah Haji Furoda Dideportasi karena Tidak Resmi, Hati-hati Pilih Jasa Travel Haji

Travel Update
Rute ke Candi Plaosan di Klaten, Tidak Jauh dari Candi Prambanan

Rute ke Candi Plaosan di Klaten, Tidak Jauh dari Candi Prambanan

Travel Tips
Jemaah Haji Furoda Batal Berangkat, Bagaimana Pencegahan di Kemudian Hari?

Jemaah Haji Furoda Batal Berangkat, Bagaimana Pencegahan di Kemudian Hari?

Travel Update
7 Tips Traveling bagi Orang Tua Agar Nyaman di Perjalanan 

7 Tips Traveling bagi Orang Tua Agar Nyaman di Perjalanan 

Travel Tips
Monas Buka Kembali, Bisa Naik ke Puncak Tugu

Monas Buka Kembali, Bisa Naik ke Puncak Tugu

Jalan Jalan
Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli, Bagaimana Warga Merayakannya?

Hari Kemerdekaan Amerika Serikat 4 Juli, Bagaimana Warga Merayakannya?

Travel Update
13 Tempat Wisata di Malang untuk Liburan Seru Bersama Keluarga

13 Tempat Wisata di Malang untuk Liburan Seru Bersama Keluarga

Jalan Jalan
Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Apa Itu Haji Furoda? Beda dari Haji Reguler, Ini 5 Faktanya

Travel Update
8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata Palsu 

8 Cara Mengetahui Ulasan Hotel dan Tempat Wisata Palsu 

Travel Tips
Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Jalan Jalan
Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Travel Update
Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Travel Update
Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Jalan Jalan
Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Travel Update
Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.