Kenapa Maskapai Tak Bisa Refund Tiket dalam Bentuk Uang Tunai?

Kompas.com - 19/06/2020, 07:05 WIB
Pengunjung berburu tiket murah di pameran wisata Astindo Travel Fair 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (22/2/2019). Berbagai promo tiket murah liburan di dalam dan luar negeri manjado data tarik pengunjung yang datang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung berburu tiket murah di pameran wisata Astindo Travel Fair 2019 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (22/2/2019). Berbagai promo tiket murah liburan di dalam dan luar negeri manjado data tarik pengunjung yang datang.

Paham kondisi sulit

Sementara itu, kondisi sulit maskapai dan travel agent dalam mengembalikan dana berupa uang tunai juga ditanggapi traveler sekaligus penulis buku, Trinity.

Ia akhirnya memahami bagaimana kondisi pelik yang dialami industri perjalanan ini.

"Aku jadi tahu kondisi maskapai dan travel agent itu sama-sama terjepit. Aku sering dikontak orang lewat Instagram menanyakan bagaimana refund tiket, karena aku sering jalan-jalan," kata Trinity.

"Jadi sekarang dengan adanya pengetahuan ini, aku bisa jelaskan kalau refund itu enggak sesimpel yang kita kira," lanjutnya.

Baca juga: Aturan Garuda Indonesia untuk Penerbangan Domestik

Dirinya pun merasa beruntung karena sempat melakukan refund pada saat kondisi belum sesulit sekarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena dulu itu masih bisa pakai auto refund, tapi sekarang dengan adanya kayak begini ya harus sabar aja buat teman-teman, masyarakat," terangnya.

Namun, ia mengusulkan, baik maskapai dan travel agent untuk selalu memperbarui informasi perjalanan dan refund kepada masyarakat.

Hal tersebut, menurutnya, sangat berguna bagi masyarakat awam atau traveler pemula yang belum begitu banyak mengetahui perihal proses refund terlebih di masa pandemi.

"Misalnya ya diinfokan saja lewat online bahwa refund akan dikembalikan dengan travel voucher yang berlaku sampai dengan satu tahun, misalnya," kata Trinity.

"Jadi ada manage ekspektasi itu, tapi tetap harus ikuti aturan pemerintah, karena terkadang aturannya berubah-ubah," katanya.

Baca juga: Aturan Sriwijaya Air untuk Penerbangan Domestik

Ia juga mengusulkan, informasi ini dapat lebih ditingkatkan lagi terutama untuk travel agent. Hal tersebut lantaran, selama ini dirinya lebih banyak menerima informasi terkait refund dari maskapai.

"Dari travel agent itu, saya sampai sekarang belum menerima updatenya," pungkasnya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.