Kompas.com - 19/06/2020, 12:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) telah mengeluarkan Buku Panduan Normal Baru Hotel dan Restoran Dalam Pencegahan Covid-19 pada 1 Juni 2020.

Buku tersebut berisi standar kesehatan dan kebersihan yang harus diterapkan oleh karyawan dan tamu hotel.

Ketua PHRI Haryadi Sukamdani dalam acara peluncuran virtual tiket CLEAN milik Tiket.com, Rabu (17/6/2020) mengatakan, sudah ada banyak hotel yang menerapkan panduan kebersihan dan kesehatan yang dikeluarkan oleh PHRI.

Baca juga: PHRI Rilis Panduan New Normal untuk Karyawan Hotel, Simak Aturannya

Namun, ia mengakui ada beberapa hotel yang masih tutup meski sudah siap beroperasi dengan standar kesehatan tersebut

“Mereka butuh kepercayaan dari masyarakat. Teman-teman di daerah sudah siap, cuma belum mau buka sekarang karena permintaan masih kecil,” kata Haryadi.

Haryadi menjelaskan rata-rata hotel tersebut masih menunggu untuk buka pada awal Juli.

“Kalau buka sekarang akan rugi karena operational cost tidak tertutup,” imbuhnya.

Kamar Studio 25, artwork by Radhinal Indra di Hotel de Braga by Artotel, hotel baru dari Artotel Group dibuka pada 18 Agustus 2018 di Jalan Braga No.10, Bandung, Jawa Barat. DOK. Artotel Group Kamar Studio 25, artwork by Radhinal Indra di Hotel de Braga by Artotel, hotel baru dari Artotel Group dibuka pada 18 Agustus 2018 di Jalan Braga No.10, Bandung, Jawa Barat.

Sementara itu, COO Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menuturkan bahwa kesehatan dan kebersihan merupakan hal yang sudah biasa bagi industri perhotelan.

“Sebelum ada wabah, SOP hotel sudah mengutamakan hal-hal ini. Sekarang kita semakin naikan level standar clean dan hygiene. Usai pandemi, kita akan tetap lakukan,” kata Eduard dalam kesempatan yang sama.

Eduard menegaskan bahwa perhotelan tidak akan mengendorkan standar kebersihan dan kesehatan karena keduanya adalah bagian dari bisnis.

Baca juga: Sulitnya Yakinkan Turis untuk Kembali Menginap di Hotel

Menurut Eduard, Standar kebersihan dan kesehatan di hotel bisa saja dilonggarkan tetapi pelaksanaan harus tetap seperti masa pandemi.

“Tapi gayanya jangan menakutkan. Misalnya masker, kita lihat banyak yang sudah menjadi bagian dari lifestyle dengan desainnya yang unik. Mungkin nanti sarung tangan juga bisa seperti itu,” tutur Eduard.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Jogja Kota 2022 Kenalkan Potensi Budaya 4 Kemantren Yogyakarta

Festival Jogja Kota 2022 Kenalkan Potensi Budaya 4 Kemantren Yogyakarta

Travel Update
[POPULER TRAVEL] Hari Libur dan Cuti Bersama 2023 | Batik Air ke Vietnam

[POPULER TRAVEL] Hari Libur dan Cuti Bersama 2023 | Batik Air ke Vietnam

Travel Update
Catat, Cara Beli Tiket Ancol Online untuk Libur Akhir Tahun

Catat, Cara Beli Tiket Ancol Online untuk Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
Hotel di Bali Ini Beri Promo Menginap untuk Nataru Mulai Rp 2,5 Juta

Hotel di Bali Ini Beri Promo Menginap untuk Nataru Mulai Rp 2,5 Juta

Travel Promo
Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Travel Update
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.