Farm House dan Floating Market Buka, Harga Tiket Naik

Kompas.com - 19/06/2020, 17:21 WIB
Suasana di Kota Mini Floating Market, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (25/8/2017). Lokasi ini merupakan wisata edukatif yang cocok bagi buah hati. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANISuasana di Kota Mini Floating Market, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (25/8/2017). Lokasi ini merupakan wisata edukatif yang cocok bagi buah hati.

JAKARTA, KOMPAS.com – Dua tempat wisata di Lembang, Farm House dan Floating Market, dibuka kembali sejak Sabtu (13/6/2020).

PR Perisai Group, Intania Setiati, menuturkan kepada Kompas.com--keduanya memiliki protokol kesehatan yang sama.

“Hanya terima wisatawan dari Jawa Barat (Jabar). Periksa KTP dan lihat plat mobil dari wilayah Jabar,” kata Intania, Kamis (18/6/2020).

Perisai Group merupakan perusahaan yang menaungi Farm House, Floating Market, dan Great Asia Africa. Ketiga tempat wisata sudah dibuka pada waktu yang bersamaan.

Baca juga: Great Asia Africa Bandung Kembali Buka, Harga Tiket Naik

Intania menuturkan, sebelum pengunjung membeli tiket, mereka akan diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu jika sudah dipastikan bahwa mereka berasal dari Jabar.

Mereka juga harus sudah memakai masker, dan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasuki area tempat wisata.

"Kalau belum menggunakan masker, kami akan beri masker saat mereka membeli tiket," ujar Intania.

Tempat wisata Farm House Lembang, Bandung.Traveloka Tempat wisata Farm House Lembang, Bandung.

Namun, diakui Intan, tidak semua wisatawan asal Jabar bisa masuk. Sebab, pihaknya menerapkan pembatasan pengunjung sebanyak 30 persen dari kapasitas keseluruhan.

“Kami kerjasama dengan TNI, kepolisian setempat, Dinas Kesehatan, Satgas Penanganan Covid-19, dan Dinas Perhubungan. Ada yang patroli, ada yang standby dekat Posko Terpadu Covid-19,” tutur Intania.

Pembatasan pengunjung sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 46 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sesuai Level Kewaspadaan Daerah Kabupaten/Kota Sebagai Persiapan Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Posko Terpadu Covid-19 berfungsi sebagai tempat untuk mengisolasi wisatawan yang menunjukkan gejala virus corona.

Intania menuturkan, selain membantu membatasi pengunjung, pihak-pihak yang turut bekerjasama dengan dua tempat wisata ini juga patroli di dalam area. Hal ini dilakukan guna mengurai kerumunan di beberapa spot berfoto.

“Wisatawan harus terus diingatkan. Kadang saking heboh ingin foto-foto, mereka membaur. Orang-orang kita, juga petugas, banyak keliling,” ungkap Intania.

Baca juga: Penggemar Selfie, Inilah Spot Foto Terbaik di Farm House Lembang

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X