Ancol Buka Hari Ini, Dufan Bisa Dikunjungi dan Larangan Berenang di Pantai

Kompas.com - 20/06/2020, 13:13 WIB
Penyandang disabilitas saat menaiki wahana di Dufan, Ancol, Jakarta, Selasa (3/12/2019). Nicholas Ryan Aditya/KOMPAS.comPenyandang disabilitas saat menaiki wahana di Dufan, Ancol, Jakarta, Selasa (3/12/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Impian Jaya Ancol kembali membuka kunjungan umum mulai hari ini, Sabtu (20/6/2020) secara bertahap.

Pihak Ancol melalui Dept Head Corporate Communication Rika Lestari menyampaikan sosialisasi kenormalan barunya dalam acara Live Streaming "Sosialisasi Kenormalan Baru Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif" yang diselenggarakan Sabtu (20/6/2020).

Baca juga: Ancol Siapkan Protokol Khusus New Normal Pariwisata

Ada beberapa hal yang disampaikan pihak Ancol di antaranya telah kembali membuka tempat rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) dan beberapa protokol kesehatan dan pembatasan kunjungan.

"Dufan sudah buka. Alhamdulillah, ini saya sedang memonitor langsung seperti apa animonya" kata Rika.

Selain itu, ia juga mengatakan adanya batasan kapasitas kunjungan sesuai aturan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta yaitu 50 persen dari biasanya.

Masyarakat dari luar KTP DKI Jakarta juga tidak diizinkan mengunjungi Ancol. Pasalnya, pada pembukaan tahap pertaman ini, Ancol hanya memberikan izin kunjungan masyarakat umum yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Para pengunjung berusia 50 tahun ke atas dan anak-anak usia di bawah 5 tahun juga tidak diizinkan melakukan kunjungan ke Ancol.

Kawasan Pantai Ancol yang sepi saat libur lebaran 2020 akibat pandemi virus corona.dok. Taman Impian Jaya Ancol Kawasan Pantai Ancol yang sepi saat libur lebaran 2020 akibat pandemi virus corona.

Tak Boleh Berenang di Pantai

Rika juga menjelaskan adanya larangan berenang di pantai.

"Kami lakukan pembatasan. Jadi di pantai sendiri ada pembatasan yaitu orang tidak boleh berenang. Dan juga ada clustering di pantai, jadi ada ukuran 4x4 dengan jarak dua meter agar tidak ada singgungan fisik antar keluarga pengunjung," jelasnya.

Kemudian, ia mengatakan bahwa pihak Ancol akan memberikan edukasi kepada pengunjung pantai.

"Akan ada edukasi yang terus dilakukan kepada pengunjung pantai melalui pengeras suara," tambahnya.

Selain pantai, wahana air di Ancol lainnya yang belum buka adalah Atlantis Water Adventure.

Cara membeli tiket Ancol

Pihak Ancol juga mensosialisasikan cara pembelian tiket Taman Impian Jaya Ancol dapat dilakukan secara online.

"Masyarakat dapat masuk ke website Ancol di www.ancol.com kemudian di sana ada pilihan pembelian tiketnya," kata Rika.

Ia menjelaskan, setiap wahana rekreasi di Ancol memiliki kuota kunjungan yang dibatasi sampai dengan 50 persen kapasitas normal.

"Nah, setiap tiket yang dibeli, misalnya mau ke Dufan itu nanti tiketnya sudah termasuk pintu gerbangnya. Jadi nanti mereka akan dapat QR Code yang dapat di-scan di gerbang Dufan dan Ancol," jelasnya.

Baca juga: Ancol Buka 20 Juni, Ini Jam Operasional Dufan dan Taman Lainnya

Bagi yang tidak memiliki tiket atau melakukan reservasi online tidak diperkenankan masuk area Ancol, kata dia.

Sementara itu, untuk member annual pass dan pembelian online di luar website Ancol, harus melakukan reservasi terlebih dahulu.

"Untuk seluruh transaksi dilakukan secara non tunai, debit, kartu kredit, atau uang elektronik," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengimbau agar para pelaku pariwisata mulai dari pengelola, pekerja, hingga wisatawan tetap dapat menerapkan protokol kesehatan yang diberlakukan di tempat wisata.

"Kami susun ini semua protokol dengan Cleanliness, Health and Safety (CHS). Nah CHS ini supaya protokol Covid-19 di masing-masing industri diterapkan di tempat masing-masing. Jadi kami imbau, industri sendiri untuk tetap benar-benar disiplin dalam melaksanakan protokol Covid di tempat masing-masing, tak hanya untuk pengunjung tapi juga karyawannya," ujar Cucu dalam kesempatan yang sama.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X