CFD Jakarta Dibuka Lagi, Ada Lansia dan Anak-anak

Kompas.com - 21/06/2020, 18:02 WIB
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia menuturkan Pemerintah Provinsi DKI akan mengevaluasi kembali hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi, Minggu (21/6/2020).

Baca juga: Meski Dilarang, Anak-anak dan Lansia Tetap Beraktivitas di Area Car Free Day

"Kami akan kroscek lagi karena memang secara aturan itu anak-anak dan lansia di atas 60 tahun memang tak boleh masuk area," kata Cucu dalam Live Streaming "Sosialisasi Kenormalan Baru Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif", Minggu (21/6/2020).

Seperti dikutip dari pantauan TribunJakarta.com di lokasi, terdapat anak-anak dan lansia yang terlihat datang ke area CFD.

Menurutnya, Pemprov DKI sudah melakukan persiapan untuk membuka kembali CFD, di antaranya menyiapkan petugas di pintu masuk CFD dan terdapat beberapa penanda yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19.

Ia juga mengatakan pentingnya ada petugas yang berjaga untuk mengingatkan orang-orang yang mengikuti CFD.

"Misalnya untuk mengingatkan orang untuk selalu jaga jarak dan menegur apabila mereka terlalu bertumpuk sehingga social distancing-nya tidak terjaga," ujarnya.

Baca juga: Car Free Day Saat PSBB Transisi Diramaikan Warga, Pedagang Tak Berjualan

Ia pun mengakui bahwa ujicoba CFD pertama ini banyak hal yang harus dievaluasi kembali.

Pada gelaran pertama CFD setelah Jakarta melonggarkan PSBB menjadi PSBB transisi, lansia dan anak-anak berada di area CFD.

Mereka datang bersama keluarga ke area CFD di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Melalui pengeras suara, petugas yang berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pun mengingatkan warga yang hadir di area car free day untuk tidak membawa anak-anak dan lansia.

"Perhatian, anak-anak berusia di bawah 9 tahun dan lansia di atas 60 tahun dimohon segera meninggalkan area CFD," ucapnya.

Baca juga: Car Free Day Sudirman-Thamrin Kembali Digelar, Simak Segala Info yang Perlu Diketahui

Pemandangan berbeda juga terjadi pada CFD hari ini. Biasanya, CFD selalu ramai tak hanya oleh warga, namun juga para pedagang.

Kali ini, tak tampak pedagang berjualan di sekitar area CFD. Pemprov DKI telah membagi ruas jalan Sudirman-Thamrin menjadi dua bagian.

Pertama untuk para pejalan kaki dan yang kedua untuk para pesepeda. Ada 500 anggota Satpol PP yang berjaga di area car free day Sudirman-Thamrin pada hari ini.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X