Kompas.com - 22/06/2020, 22:00 WIB

GUNUNGKIDUL, KOMPAS.com - Uji coba pembukaan wisata Cave Tubing Gua Kalisuci di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih sepi pengunjung pada hari pertama.

Salah satu pemandu Cave Tubing Gua Kalisuci Sukiran di Gunung Kidul, Senin (22/6/2020), mengatakan sampai sore ini, belum ada pengunjung.

Baca juga: Pengunjung Cave Tubing Kalisuci Dibatasi 100 Orang, Ini Aturannya

"Kami hanya menerima permohonan informasi dari calon pengunjung. Mereka menanyakan bagaimana prosedur berwisata di Kalisuci dengan protokol kesehatan," kata Sukiran.

Ia memprediksi pengunjung Cave Tubing Gua Kalisuci akan menumpuk pada akhir pekan, pada Sabtu dan Minggu.

Tahap uji coba ini berlangsung mulai hari ini hingga 30 Juni 2020. Oleh karena itu, pengelola akan lebih fokus pada akhir pekan nanti.

"Berdasarkan pengalaman sebelum-sebelumnya, kunjungan wisatawan membludak pada akhir pekan sehingga kami akan fokus pada Sabtu dan Minggu," katanya.

Simulasi Pembukaan Kawasan Gua Kalisuci, Gunungkidul, Jumat (12/6/2020)KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Simulasi Pembukaan Kawasan Gua Kalisuci, Gunungkidul, Jumat (12/6/2020)

Sukiran mengatakan pengelola tetap menerapkan pembatasan kunjungan dengan sistem kuota. Reservasi diupayakan lebih banyak secara daring. Pengunjung bisa mengecek langsung apakah kuota sudah terpenuhi lewat situs tersebut.

"Setelah kuota pengunjung hari itu penuh, wisatawan yang sudah reservasi akan dijadwalkan untuk kegiatan hari berikutnya," katanya.

Baca juga: Pengelola Cave Tubing Kalisuci Batasi Jumlah Pengunjung

Sementara itu, Koordinator Pokdarwis Kalisuci Winarto mengatakan pihaknya sudah siap secara fisik dan sumber daya manusia (SDM) untuk tahap uji coba ini. Pada sisi perlengkapan, semua helm pengunjung sudah dilengkapi dengan pelindung wajah.

Pada masa uji coba ini, Pokdarwis Kalisuci menetapkan dalam satu hari kegiatan maksimal ada 100 pengunjung.

Winarto mengatakan angka ini sekitar 50 persen dari kapasitas normal, yang bisa mencapai 250 orang.

"Pokdarwis Kalisuci menetapkan aturan bahwa perlengkapan bersifat sekali pakai dengan prosedur new normal ini. Artinya, pengunjung baru boleh melepas seluruh perlengkapan begitu kegiatan selesai," katanya. (Sutarmi/Nusarina Yuliastuti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.