KILAS

Bantu Pekerja Sektor Parekraf Terdampak Pandemi, Kemenparekraf Manfaatkan Platform Digital

Kompas.com - 25/06/2020, 17:21 WIB
Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Josua Simanjuntak dalam acara Webinar Pemanfaatan Platform Digital Sebagai Sarana Showcase Musik Tanah Air, Rabu (24/6/2020). DOK. Humas KemenparekrafPlt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Josua Simanjuntak dalam acara Webinar Pemanfaatan Platform Digital Sebagai Sarana Showcase Musik Tanah Air, Rabu (24/6/2020).

KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) mencatat, setidaknya ada 44.295 pekerja seni dan pekerja kreatif terkena dampak pandemi Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Josua Simanjuntak menjelaskan, para pekerja itu pun telah diajukan ke Kementerian Sosial untuk menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Selain itu, Kemenparekraf secara mandiri juga akan terus melanjutkan program pendampingan dan pelatihan secara daring kepada Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) agar mendapat kompetensi yang dibutuhkan untuk kembali bekerja seusai pandemi.

Dia mengatakan itu dalam acara “Webinar Pemanfaatan Platform Digital Sebagai Sarana Showcase Musik Tanah Air” bersama narasumber yang juga praktisi di industri musik Wendi Putranto, Rabu (24/6/2020).

Baca juga: Kemenparekraf Susun Rencana Pemulihan Destinasi Pariwisata di Era New Normal

Josua menjelaskan, Kemenparekraf telah menyiapkan berbagai langkah dan strategi pemulihan di sektor parekraf untuk menyambut kenormalan baru, salah satunya menggunakan platform digital.

Platform digital ini salah satunya disiapkan untuk subsektor kreatif yang terdampak, yaitu para pekerja seni yang kehilangan pekerjaan, termasuk para musisi di dalamnya.

“Kegiatan hari ini diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi pekerja di industri musik untuk terus berkarya secara kreatif di tengah masa transisi menuju tatanan kenormalan baru,” ungkapnya.

Dia pun berharap, para musisi bisa menyesuaikan diri melalui pemanfaatan platform digital untuk membuka potensi pasar baru di ranah global karena digital berarti sudah tanpa batas.

Baca juga: Sosialisasikan Covid-19 Lewat Game, Kemenparekraf Fasilitasi 7 Pengembang Game Lokal

“Maka bersiap-siaplah para pemusik untuk berkarya yang terbaik,” katanya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Dalam pemaparannya, Josua menyampaikan, Kemenparekraf tengah menyiapkan program “Portamento” bagi musisi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X