Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/06/2020, 08:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Dedy Asriady mengatakan konsultasi publik telah selesai dilakukan dan menemukan beberapa kesepakatan, salah satunya jalur pendakian yang kini bisa sampai puncak.

"Hasil dari konsultasi publik kemarin (24/6/2020), kami menemukan kesepakatan, Alhamdulillah, kalau Rinjani sudah buka, pendakiannya bisa sampai summit, dan bisa sampai Danau Segara Anak," kata Dedy dalam webinar Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) bertajuk "Mendaki Gunung Aman dan Sehat di Masa Pandemi" Kamis (25/6/2020).

Baca juga: 29 Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Boleh Buka Kembali

Selain itu, pihak BTNGR juga akan memperbarui sistem booking online pendakian Rinjani yaitu eRinjani agar lebih bersahabat dengan pendaki atau pengunjung.

Namun, ia menekankan, pembukaan Rinjani akan terlaksana jika semua proses persiapan telah dilalui.

Tak hanya itu, pada sistem eRinjani juga akan dimasukkan asuransi pendakian baik pendaki maupun porter atau pemandu.

Sebelumnya Dedy mengatakan, aktivitas wisata alam di Gunung Rinjani baik pendakian maupun non pendakian, diharapkan dapat kembali berjalan sekitar bulan Juli.

"Saya berharap ketika Juli nanti kami berkirim surat yang mana diverifikasi di Jakarta. Karena kan sesuai aturan di konferensi pers Gugus Tugas Covid-19, apa yang telah kami jalankan soal persiapan, itu akan dilaporkan juga ke tim Satgas Covid-19 pusat. Kalau sudah dapat izinnya, buka lah kita," kata Dedy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/6/2020).

Lebih lanjut, ia menerangkan, Gunung Rinjani juga akan dibuka secara bertahap mulai dari pembatasan kapasitas kunjungan dan adanya reservasi online.

Terkait kapan Gunung Rinjani akan dibuka kembali, ia belum dapat memastikan. Namun, ia mengatakan semua itu akan menunggu proses atau tahapan panjang persiapan mulai dari daerah hingga Gugus Tugas Covid-19.

"Ini pendakian jadi tidak main-main, kalau ada kecelakaan terutama soal tenaga kesehatan bagaimana nanti. Jadi kita pastikan dulu semua itu agar disiapkan," tambahnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

Jalan Jalan
Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Jalan Jalan
4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

Jalan Jalan
Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Travel Update
Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Travel Update
Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Travel Tips
Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Travel Update
7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

Jalan Jalan
Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Travel Update
Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Travel Update
Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di  Belitung

Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di Belitung

Jalan Jalan
Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Travel Update
INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

Travel Update
Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Jalan Jalan
Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+