Kompas.com - 26/06/2020, 09:45 WIB
Ilustrasi Gunung Rinjani. SHUTTERSTOCKIlustrasi Gunung Rinjani.

 

Selain itu, menurut Sophia, kondisi zona hijau dan kuning atau status daerah Covid-19 wajib menjadi perhatian bagi pendaki maupun pengelola.

Ia menerangkan, status zona di setiap daerah dapat berubah sewaktu-waktu karena Covid-19 yang masih aktif penyebarannya hingga saat ini.

Baca juga: 29 Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Boleh Buka Kembali

Oleh karena itu, menurutnya, apabila calon pendaki sudah tak sabar ingin melakukan pendakian, maka harus melihat situasi terkini daerah wisata gunung yang akan dituju.

"Jadi kalau kaki misalnya udah gatal pengen mendaki, ya pertimbangkan, ke mana kita pergi? Apakah lokasi atau taman nasional yang akan kita tuju ini merupakan suatu daerah atau zona yang berbeda dengan tempat kita sekarang," kata Sophia.

"Jangan sampai kita berkontribusi mengubah daerah yang tadinya zona hijau justru malah menjadi kuning atau malah meningkat," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih jauh, ia juga menyebut para pendaki tetap harus memerhatikan jaga jarak saat melakukan aktivitas pendakian.

Baca juga: Awas, Ada Sanksi jika Abaikan Protokol Kesehatan di Kawasan Pariwisata Alam

Menurutnya, jaga jarak ketika mendaki gunung berbeda pada saat melakukan aktivitas biasa seperti di rumah.

"Jika kita misalnya makan di luar itu kan jaga jarak satu meter, karena kita tidak terlalu banyak bergerak, tapi kalau kita mendaki, ini yang berbeda. Kita harus menjaga jarak lebih dari satu meter, yaitu dua meter, karena kita banyak bergerak," jelasnya.

Ia menambahkan, bagi calon pendaki juga harus mulai melakukan pengecekan dini terkait gejala Covid-19 apabila ingin segera melakukan pendakian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

Travel Update
Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Travel Update
Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Travel Update
10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

Jalan Jalan
Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Travel Update
Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Travel Tips
Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Travel Update
Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Jalan Jalan
Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Travel Update
Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X