Catat, Tarif Baru Bus DAMRI Bandara Soekarno-Hatta per 1 Juli

Kompas.com - 30/06/2020, 13:10 WIB
Ilustrasi bus Damri Dokumentasi DamriIlustrasi bus Damri


JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan DAMRI mengeluarkan informasi tarif baru rute dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta yang akan berlaku mulai 1 Juli 2020.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Nico R Saputra mencontohkan, harga tiket bus DAMRI dari Kemayoran ke Bandara Soekarno-Hatta yang tadinya Rp 100.000 menjadi Rp 85.000.

Baca juga: Catat, Jadwal Operasional Damri di Era New Normal

"Lalu tarif dari Blok M ke bandara sebelumnya Rp 100.000 menjadi Rp 85.000," kata Nico.

Ia juga menerangkan, pada era new normal, DAMRI mengikuti kebijakan dalam mengatur batas kapasitas penumpang atau load factor bus maksimal 70 persen untuk di luar zona merah.

"Hal tersebut sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan RI Nomor 11 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Covid-19, untuk terciptanya armada Bus Sehat dengan tetap melakukan penerapan protokol kesehatan," kata Nico.

Lanjutnya, DAMRI juga terus berupaya untuk menghadirkan armada Bus Sehat berteknologi terbaru, serta meningkatkan pelayanan dan keselamatan dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Baca juga: Cara Naik Damri di Era New Normal, Ini Aturan Perjalanannya

Adapun penerapan protokolnya seperti penyediaan hand sanitizer di bus dan pul, pemakaian masker kepada petugas dan pramudi, serta penyemprotan disinfektan ke armada bus sebelum dan sesudah beroperasi.

Berikut informasi trayek DAMRI Bandara Soekarno-Hatta dengan penyesuaian tarif terbaru:

  • Kemayoran Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Blok M Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Rawamangun Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Gambir Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Kp. Rambutan Rp 100,000 menjadi Rp 85.000
  • Ps. Minggu Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Tj. Priuk Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Mangga Dua Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Lebak Bulus Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Pramuka City Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Pulo Gebang Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Serpong Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Epicentrum Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Pondok Cabe Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Halim-Bogor Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Thamrin Rp 100.000 menjadi Rp 85.000
  • Bekasi Barat Rp 110.000 menjadi Rp 95.000
  • Bekasi Timur Rp 110.000 menjadi Rp 95.000
  • Harapan Indah Rp 110.000 menjadi Rp 95.000
  • Depok (Makara UI) Rp 110.000 menjadi Rp 95.000
  • Kemang Pratama Rp 110.000 menjadi Rp 95.000
  • Karawaci Rp 120.000 menjadi Rp 105.000
  • Citra Raya Rp 120.000 menjadi Rp 105.000
  • Bogor Rp 140.000 menjadi Rp 120.000
  • Cikarang Rp 130.000 menjadi Rp 110.000
  • Cibinong Rp 130.000 menjadi Rp 110.000
  • Sentul City Rp 140.000 menjadi Rp 120.000
  • Merak Rp 150.000 menjadi Rp 130.000
  • Pandeglang Rp 160.000 menjadi Rp 135.000
  • Karawang Rp 170.000 menjadi Rp 145.000
  • Purwakarta Rp 180.000 menjadi Rp 155.000
  • Sukabumi Rp 230.000 menjadi Rp 195.000
  • Botani-Senayan Rp 80.000 menjadi Rp 70.000

Penumpang bus DAMRI yang sedang antre.dok. DAMRI Penumpang bus DAMRI yang sedang antre.
Persyaratan masyarakat naik DAMRI

Nico menjelaskan, DAMRI juga mewajibkan dan meminta bagi calon pelanggan agar mematuhi ketentuan perjalanan sesuai dengan SE Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 meliputi:

  • Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi “Peduli Lindungi” pada perangkat telepon seluler
  • Tiba lebih awal di pul keberangkatan bus.
  • Membawa dan menunjukkan surat identitas diri yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah).
  • Membawa dan menunjukkan surat keterangan bebas influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid test yang berlaku selama 14 hari pada saat keberangkatan.
  • Pelanggan yang dipastikan sehat dan memiliki suhu kurang dari 37,3 derajat celsius.
  • Mengenakan masker sebelum perjalanan, saat di dalam bus hingga tiba di tempat tujuan.
  • Menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing) selama menunggu di pul DAMRI maupun di dalam bus (minimal 1 meter).
  • Mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
  • Hindari berbicara saat di dalam bus.
  • Menjaga kebersihan selama berada di dalam bus.
  • Mengikuti petunjuk petugas DAMRI.

Namun, Nico menekankan, persyaratan pelanggan dan kegiatan operasional DAMRI yang disebutkan di atas tetap menyesuaikan dengan aturan yang diterbitkan oleh kepala daerah masing-masing.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Komunikasi Korporasi dan Protokol DAMRI di 021-8583131 ext. 212 atau e-mail humas@damri.co.id 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X