Kawasan Gunung Bromo Dibuka Agustus, Kuota Wisatawan Dibatasi 20 Persen

Kompas.com - 02/07/2020, 09:15 WIB
Pemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 2, Probolinggo, Jawa Timur. Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafPemandangan Gunung Bromo dari Penanjakan 2, Probolinggo, Jawa Timur.

MALANG, KOMPAS.com - Pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mulai bersiap untuk membuka kembali atau reaktivasi kawasan wisata Gunung Bromo.

Adapun pembukaan kembali kawasan wisata tersebut masih menunggu rekomendasi dari empat kepala daerah penyanggah--Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang.

"Nanti menunggu rekomendasi dari empat Bupati. Karena saya tutup atas rekomendasi dari bapak bupati, nanti saya akan buka dengan rekomendasi dari bupati," kata Kepala TNBTS, John Kenedie di kantornya, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Mau Mendaki Gunung? Simak Protokol Pendakian New Normal Versi FMI

Diperkirakan, kawasan wisata konservasi itu akan dibuka lagi pada Bulan Agustus. Oleh karena itu, selama satu bulan kedepan, TNBTS akan mempersiapkan perlengkapan yang menjadi syarat protokol kesehatan Covid-19.

"Sampai akhir bulan (Juli) ini masih persiapan lapangan dulu. (Pembukaan kembali) di Bulan Agustus. Tanggal berapa, tegantung kapan keluarnya rekomendasi dari bupati," jelasnya.

Wisatawan berkuda di kawasan Gunung BromoDok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Wisatawan berkuda di kawasan Gunung Bromo
John memastikan, aktivitas wisata di Gunung Bromo nantinya akan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Semua wisatawan harus memakai masker dan menjaga jarak fisik.

"Jaraknya harus 1,5 meter, kemudian pakai masker, harus cuci tangan. Kita siapkan di sana nanti," jelasnya.

Baca juga: 29 Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Boleh Buka Kembali

Kuota 20 Persen

Karena harus disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, kuota wisatawan dibatasi hanya 20 persen dari total daya tampung per hari.

Oleh karena tiu, jumlah maksimal wisatawan yang diperbolehkan berkunjung ke kawasan Gunung Bromo hanya 739 orang.

Baca juga: Awas, Ada Sanksi jika Abaikan Protokol Kesehatan di Kawasan Pariwisata Alam

Rinciannya, site Penanjakan sebanyak 178 orang dari total kapasitas 892 orang. Site Bukit Cinta sebanyak 28 dari total kapasitas 141 orang. Site Bukit Kedaluh sebanyak 86 orang dari total kapasitas 434 orang.

Kemudian, site Savana Teletubbies sebanyak 347 orang dari total kapasitas 1.735 orang dan site Mentigen sebanyak 100 orang dari total kapasitas 500 orang.

Semua wisatawan yang hendak ke Gunung Bromo diminta untuk membeli tiket secara online di website resmi TNBTS.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X