Kompas.com - 02/07/2020, 18:00 WIB
Pemandangan sebagian area tempat wisata Great Asia Afrika yang dapat kamu lihat dari dekat jalan menurun menuju area miniatur desa Korea Selatan, Bandung, Jumat (17/1/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianPemandangan sebagian area tempat wisata Great Asia Afrika yang dapat kamu lihat dari dekat jalan menurun menuju area miniatur desa Korea Selatan, Bandung, Jumat (17/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat (Jabar), Deddy Taufik, menuturkan bahwa pihaknya akan gencar mempromosikan pariwisata Jabar dalam waktu dekat ini.

Salah satu sarana promosi yang digunakan adalah melalui aplikasi Smiling West Java yang bisa dimanfaatkan wisatawan untuk mencari informasi seputar pariwisata Jabar.

Baca juga: Jawa Barat Jamin Kesehatan Wisatawan Saat New Normal

“Di Juli kami akan buat great sale. Ini kolaborasi antara Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), asosiasi-asosiasi lain, Dinas Pariwisata di seluruh Jabar, dengan pihak-pihak terkait,” kata Deddy kepada Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

Melalui promosi penjualan besar-besaran tersebut, Deddy berharap pihaknya dapat membuat masyarakat Jabar untuk tetap berwisata di dalam Jabar saja.

“Piknik di Jabar saja, jangan keluar. Jabar punya potensi yang menjanjikan. Ini hashtag kita #diJabarAja. Kolaborasi ini untuk melaksanakan great sale,” ungkap Deddy.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat berfoto di depan mobil wisata bandung Tour on Bus (Bandros) di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (19/1/2018).Dokumentasi Humas Pemkot Bandung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat berfoto di depan mobil wisata bandung Tour on Bus (Bandros) di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (19/1/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Promo yang terintegrasi

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Jabar Ridwan Kamil menuturkan bahwa visi besarnya adalah mengembangkan ekonomi Jabar melalui sektor wisata dalam lingkup smart tourism.

Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah adanya aplikasi Smiling West Java yang bisa diunduh secara gratis melalui Google Play Store bagi pengguna Android.

Baca juga: Ridwan Kamil: Jawa Barat Harus Menjadi Provinsi Pariwisata

Melalui aplikasi tersebut, berdasarkan pantauan Kompas.com, calon wisatawan bisa memilih salah satu tempat wisata yang tersedia melalui pilihan Alam, Sport Tourism, Kultur, dan Religi.

Selain bisa membeli tiket masuk tempat wisata, kamu juga bisa melakukan pemesanan hotel, atau melihat daftar restoran yang tersedia beserta alamat lengkapnya.

Great sale ini integrasi dari hotel, destinasi wisata, dan transportasi dalam melakukan spesial diskon. Ini adalah strategi dalam promosi pariwisata Jabar,” tutur Deddy.

“Misal untuk hotel, bagi yang dari luar Jabar, nanti bisa digunakan Desember 2020 (jika Covid-19 sudah landai). Sekarang pesan dulu, nanti di Desember dia rate-nya ya rate sekarang,” imbuhnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Travel Update
Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Travel Update
Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Jalan Jalan
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

Travel Update
PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

Travel Update
Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Travel Update
IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

Travel Update
Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Travel Update
Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Travel Update
1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

Travel Update
Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Travel Update
Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Travel Update
Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Travel Update
Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Travel Update
Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X