Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

15 Negara Ditandai "Aman" Masuk Eropa, Apakah Indonesia Termasuk?

Kompas.com - 03/07/2020, 19:00 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ni Luh Made Pertiwi F.

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Negara-negara anggota Uni Eropa (UE) telah menyetujui daftar 15 negara yang dapat mengajukan visa schengen.

Baca juga: Perancis dan Jerman Jadi Destinasi Wisata Favorit Pemohon Visa Schengen

Schengenvisainfo.com, Selasa (30/6/2020), mengungkapkan sebelumnya pada Sabtu (27/6/2020) adanya draft berisi 54 negara yang sedang didiskusikan oleh para anggota UE.

Draft tersebut kemudian dipersempit menjadi 15 negara yang kini sudah final. Per 1 Juli 2020 negara-negara yang penduduknya akan diizinkan untuk memasuki Eropa adalah sebagai berikut:

  1. Aljazair
  2. Australia
  3. Kanada
  4. China
  5. Georgia
  6. Jepang
  7. Montenegro
  8. Maroko
  9. Selandia Baru
  10. Rwanda
  11. Serbia
  12. Korea Selatan
  13. Thailand
  14. Tunisia
  15. Uruguay

Namun, pelancong dari negara-negara tersebut harus terlebih dahulu memeriksa kebijakan masing-masing negara UE yang ingin dikunjungi.

Hal ini karena ]negara anggota UE diizinkan untuk melakukan pengecualian terhadap beberapa negara dari daftar tersebut.

Ilustrasi Italia.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Italia.
“Saat ini terdapat 14 (+1) negara dalam daftar UE yang bisa dijadikan pertimbangan negara-negara aman bagi para negara anggota UE,” bunyi pengumuman tersebut seperti dikutip dari Schengenvisainfo.com.

“Terdapat Aljazair, Kanada, Georgia, Jepang, Montenegro, Maroko, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan, Thailand, Tunisia, dan Uruguay. China juga masuk dalam daftar UE, namun hanya dengan syarat adanya kebijakan visa resiprokal dari otoritas China,” tambahnya.

Daftar negara-negara aman tersebut akan ditinjau setiap dua minggu dan disesuaikan berdasarkan perkembangan Covid-19 di setiap negara.

Berdasarkan Dewan UE, penduduk Andorra, Monako, San Marino, dan Vatikan harus dianggap sebagai penduduk UE untuk keperluan rekomendasi tersebut.

Ilustrasi Portugal - Cabo da Roca.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Portugal - Cabo da Roca.
Penduduk Britania Raya, serta anggota keluarga mereka, dibebaskan dari pembatasan perjalanan sementara.

Selain itu juga akan diperlakukan sama seperti warga UE lainnya hingga akhir periode transisi Brexit pada 31 Desember 2020.

Ada ketidaksepakatan antara negara UE

Terkait kriteria yang digunakan dalam keputusan daftar negara-negara aman, terdapat ketidaksepakatan antara negara-negara UE. Beberapa menyatakan bahwa data tingkat Covid-19 tidak dapat diandalkan.

Baca juga: Ada Kemungkinan Visa Schengen Makin Sulit Didapat Setelah Wabah Virus Corona

Komisi UE memperkenalkan rekomendasi terkait pembukaan kembali perbatasan internal Schengen pada 15 Juni 2020.

Penduduk negara-negara Eropa akan memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan di Zona Schengen secara bebas seperti sebelum wabah Covid-19 merebak.

Komisi UE juga merekomendasikan bahwa mulai 1 Juli 2020, negara-negara anggota harus mulai mengizinkan penduduk negara ketiga memasuki UE jika situasi Covid-19 mengizinkan langkah tersebut untuk diambil.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com