Cara Berkunjung ke Museum Kebangkitan Nasional Selama Era New Normal

Kompas.com - 04/07/2020, 11:18 WIB
Pelajar mengamati diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional (ex Gedung Stovia), Jakarta, Sabtu (19/5/2018). Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati pada tanggal 20 Mei merupakan refleksi mengenang masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan.  ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAPelajar mengamati diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional (ex Gedung Stovia), Jakarta, Sabtu (19/5/2018). Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati pada tanggal 20 Mei merupakan refleksi mengenang masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan.


JAKARTA, KOMPAS.com - Museum Kebangkitan Nasional (Muskitnas) sudah kembali dibuka sejak 16 Juni 2020.

Sebelumnya, museum yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini tutup untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Muskitnas sudah buka, seperti museum yang berada di bawah Kemendikbud yang ada di Jakarta sejak 16 Juni. Kami juga menyiapkan sejumlah protokol untuk pengunjung dan petugas," kata Kepala Museum Kebangkitan Nasional, Mardi Thesianto, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/7/2020).

Lanjutnya, protokol yang diterapkan tak jauh berbeda dengan museum lainnya seperti mewajibkan pengunjung dan petugas untuk mengenakan masker, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, dan lainnya.

Baca juga: Istana Karang Baru di Aceh Tamiang Bakal Dirombak Jadi Museum

Selain itu, terdapat pengaturan khusus di mana ada pembatasan pengunjung untuk setiap ruang pameran.

"Para petugas khususnya di bagian pelayanan memakai masker, face shield dan lainnya," ujarnya.

Berikut protokol pembukaan Museum Kebangkitan Nasional:

 

Replika R. M. Tirto Adhi Soerjo, tokoh pers dan persuratkabaran nasional, di Museum Kebangkitan Nasional (Stovia), Jakarta. Tirto adalah tokoh pers yang menerbitkan Medan Prijaji, surat kabar nasional pertama yang mengunakan bahasa melayu.KOMPAS/ LASTI KURNIA Replika R. M. Tirto Adhi Soerjo, tokoh pers dan persuratkabaran nasional, di Museum Kebangkitan Nasional (Stovia), Jakarta. Tirto adalah tokoh pers yang menerbitkan Medan Prijaji, surat kabar nasional pertama yang mengunakan bahasa melayu.

Waktu operasional

Museum yang berlokasi di Jalan Dr. Abdul Rahman Saleh Nomor 26 Senen, Jakarta Pusat ini memiliki waktu operasional di masa pandemi mulai pukul 09.00-15.00 WIB, setiap Selasa-Jumat.

Pada Senin, akhir pekan, dan hari libur nasional, museum tutup.

Protokol kunjungan

  1. Semua pengunjung wajib mengenakan masker
  2. Pengunjung wajib rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun
  3. Pengunjung wajib mengurangi kontak fisik
  4. Pengunjung menggunakan hand sanitizer jika dirasa perlu
  5. Mengukur suhu badan kepada petugas di pintu masuk museum
  6. Pengunjung melakukan reservasi kunjungan rombongan jika membutuhkan pemandu maksimal H-2 melalui telepon 021 3847975 atau email museumkebangkitannasional@gmail.com 
  7. Menjaga jarak aman minimal satu meter saat mengantri masuk dan berkeliling di area museum
  8. Ketentuan pemanduan rombongan yaitu satu pemandu untuk 7 pengunjung
  9. Ruang audiovisual dan perpustakaan sementara masih tutup
  10. Dilarang berkerumun dan membuat kegaduhan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X