Hotel-hotel di Sumbar Dapat Sertifikat Bebas Covid-19, Apa Itu?

Kompas.com - 04/07/2020, 15:11 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) Novrial memasang stiker bebas Covid-19 di salah satu hotel, Sumbar. Dinas Pariwisata Sumatera BaratKepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) Novrial memasang stiker bebas Covid-19 di salah satu hotel, Sumbar.

KOMPAS.com - Sejumlah hotel di Sumatera Barat mendapatkan sertifikat bebas Covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

Sertifikasi tersebut dalam bentuk stiker yang dipasang di hotel, serta sertifikat yang ditandatangani oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Baca juga: Dispar Sumbar Simulasikan Kunjungan Wisatawan Era New Normal

Lantas, apa yang dimaksud dengan hotel bersertifikat bebas dari Covid-19 di Sumbar?

Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Sumatera Barat Novrial mengungkapkan, sertifikat tersebut dikeluarkan untuk hotel-hotel dengan semua karyawan yang sudah melakukan PCR swab test.

Tes tersebut disediakan cuma-cuma oleh Pemprov Sumbar selama tiga hari, 29 Juni-1 Juli 2020.

"Karyawan hotel yang sudah swab test yakni 945 orang," kata Novrial saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Sumbar Buka Pariwisata, Ini Rekomendasi 10 Tempat Wisatanya

Sementara total hotel yang sudah mendapatkan sertifikat setelah karyawannya melakukan swab test yakni 23 unit.

Hotel-hotel tersebut yakni Pangeran Beach, Pangeran City, UN, Amaris, Daima, Whiz Prime, Rocky Plaza, ION Hotel Padang, Grand Zuri, Fave, Ibis, Hotel Padang, Hayam Wuruk, dan Mercure.

Kemudian, Rocky Plaza, Kryad Bumiminang, The Axana, Grand Inna Padang, Bunda, Cavery Beach, Mariani Hotel, Oxville, dan Imelda.

Stiker yang menunjukkan sertifikat bebas Covid-19 untuk hotel-hotel di Sumatera Barat.Dinas Pariwisata Sumatera Barat Stiker yang menunjukkan sertifikat bebas Covid-19 untuk hotel-hotel di Sumatera Barat.
Novrial mengungkapkan, sertifikat ini sebagai bagian dari menunjukkan kesiapan pariwisata Sumbar menyambut kembali wisatawan. 

Apalagi, dengan branding sebagai destinasi wisata, maka Sumbar disebut harus lebih siap dibanding daerah lain--salah satunya dengan protokol kesehatan serta sertifikasi hotel bebas Covid-19.

Sertifikasi ini juga langkah untuk membangkitkan kembali pariwisata Sumbar yang sempat terkena dampak pandemi virus corona selama beberapa bulan belakangan.

Baca juga: Sumatera Barat Bikin Panduan Protokol New Normal Pariwisata, Apa Saja?

Apalagi, setelah Sumbar resmi membuka pariwisata, hotel dianggap sebagai salah satu elemen penting untuk memastikan pembukaan industri ini berjalan dengan baik.

"Sehingga, saat wisatawan sudah mulai datang--regional atau nusantara--hotel sebagai institusi (pariwisata) sudah siap menerima, dengan catatan protokol Covid-19 di era new normal dilaksanakan," ujar Novrial.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X