Kompas.com - 05/07/2020, 08:12 WIB
Pengelola pendakian jalur klasik Desa Singo Langu membatasi jam pendakian karena jalur yang dilalui masih merupakan hutan perawan yang lebat.

SUKOCOPengelola pendakian jalur klasik Desa Singo Langu membatasi jam pendakian karena jalur yang dilalui masih merupakan hutan perawan yang lebat.

 

Singolangu

Jalur pendakian Gunung Lawu lainnya adalah Singolangu, Jawa Timur. Jalur ini merupakan jalur klasik menuju puncak Lawu.

Jalur Singolangu terkenal sebagai jalur ekstrim yang pengelolanya mengimbau agar para pendaki tak melakukan pendakian pada malam hari.

Salah satu penjaga pintu pendakian jalur Singolangu, Sumarlan mengatakan, pengelola membatasi jam pendakian hingga pukul 17.00 WIB.

Hal ini dikarenakan jalur pendakian dari pintu masuk pendakian hingga Pos 3 masih merupakan hutan perawan.

Tugu di puncak tertinggi Gunung Lawu, Hargo Dumilah.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Tugu di puncak tertinggi Gunung Lawu, Hargo Dumilah.

Baca juga: Ingin Mendaki Gunung Lawu Via Jalur Klasik Singolangu? Hindari Jam-jam Ini

"Dari sini sampai Jumblang Gludeg atau Pos 3 itu jam 10 pagi sinar matahari tidak tembus karena hutannya masih rapat," ujarnya Minggu (21/7/2019) seperti diberitakan Kompas.com, 22 Juli 2019.

Pembatasan tersebut guna menghindari pendaki tersesat. Jalur ini dibuka kembali pada Mei 2019 lalu setelah 32 tahun ditutup.

Jalur ini menyajikan pemandangan indah karena langsung berhadapan dengan view kota Magetan dan Telaga Sarangan yang dipercaya sebagai jalur biasa digunakan Raja Brawijaya ketika naik ke Gunung Lawu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X