Menikah di Hotel Saat Pandemi Covid-19, Seperti Apa?

Kompas.com - 05/07/2020, 12:14 WIB
Acara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence. dok. The Sultan Hotel & ResidenceAcara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa hotel di Indonesia sudah mulai menjual paket menikah pada era new normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Adapun hotel yang dimaksud adalah The Sultan Hotel & Residence di Jakarta, dan de Braga by ARTOTEL di Bandung.

Marketing Communications Manager The Sultan Hotel & Residence, Indira Puliraja, menceritakan pengalamannya kepada Kompas.com saat menyelenggarakan acara pernikahan tersebut.

“Yang jelas menyenangkan walaupun harganya murah meriah, kemudian tamu tidak begitu banyak,” kata Indira, Kamis (2/7/2020).

“Sangat minim tamu yang berani mengadakan acara di tengah pandemi ini. Jadi antara menyenangkan, tapi juga deg-degan,” lanjutnya.

Baca juga: PHRI Rilis Panduan New Normal untuk Karyawan Hotel, Simak Aturannya

Indira menuturkan, sebelum dan selama acara berlangsung, pihak hotel dan tamu tidak mengalami hambatan sama sekali.

Hal tersebut karena para tamu kooperatif dan menaati protokol kesehatan yang berlaku di sana.

Salah satunya adalah para tamu harus melalui prosedur pemeriksaan suhu, dan tidak memiliki suhu di atas 38 derajat Celcius.

Selanjutnya, mereka juga wajib memakai masker, dan tetap menjaga jarak. Terlebih saat antre mengambil makanan.

Selama menyelenggarakan acara pernikahan, Indira menuturkan bahwa acara tersebut sangat berbeda dari acara pernikahan sebelum pandemi.

“Kami punya pengalaman handle tamu bahkan sampai lima ribu. Enam ribu kami pernah. Tiba-tiba ngerjain pesta isinya 30 orang itu sebetulnya momen-momen yang juga harus disyukuri,” ungkap Indira.

 

Acara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence.dok. The Sultan Hotel & Residence Acara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence.
Sementara itu, Marketing Communication Manager de Braga by ARTOTEL, Juwita Agatari, mengatakan, dirinya cukup khawatir saat menyelenggarakan acara pernikahan.

“Takut pasti. Kita juga bekerja dalam ketakutan karena di keramaian,” kata Juwita kepada Kompas.com, Jumat (3/7/2020).

Kendati demikian, Juwita menuturkan, pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan yang benar-benar ketat sehingga mereka tidak khawatir dalam menyelenggarakan acara pernikahan.

Baca juga: Protokol Hotel-hotel IHG, Disinfektan dengan Standar Rumah Sakit

Ada sedikit hambatan dari pihak tamu

Berbeda dengan Indira, Juwita mengatakan ada beberapa tamu yang belum terlalu paham dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Selain para tamu yang berswafoto tanpa berlakukan aturan jaga jarak, ada juga yang membuka masker untuk memperlihatkan riasannya.

Meski begitu, pihaknya dan penyelenggara pernikahan selalu siaga menegur dan mengedukasi para tamu agar mereka menaati protokol kesehatan.

“Memang hotel cari keuntungan, tapi pegawai juga manusia. Kalau tertular juga ngeri, jadi kita cukup tegas. Kita tidak segan untuk menegur,” kata Juwita.

Selama acara pernikahan berlangsung, ungkap Juwita, para tamu segera menaati peraturan dan acara kembali berjalan dengan lancar.

Baca juga: Hotel dan Resort Parador Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Acara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence.dok. The Sultan Hotel & Residence Acara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence.

Protokol kesehatan selama acara pernikahan pada era new normal

Sebelum para tamu memasuki The Sultan Hotel & Residence, mereka harus melalui pemeriksaan suhu tubuh. Masker pun wajib digunakan, dan aturan jaga jarak harus ditaati.

Sementara bagi para karyawan, mereka wajib menggunakan masker, sarung tangan, dan penutup wajah. Hand sanitizer pun diletakkan di beberapa titik area.

“Makanan diambilkan oleh karyawan, bukan ambi sendiri. Jarak dari food stall ke antrean ada jeda. Peralatan makan diambilkan oleh karyawan saat mereka mengambilkan makanan untuk tamu,” kata Indira.

Baca juga: Simak, Protokol Kesehatan Covid-10 di Jaringan Hotel Dafam

 

Acara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence.dok. The Sultan Hotel & Residence Acara pernikahan di tengah pandemi virus corona di The Sultan Hotel & Residence.

Sementara di de Braga by ARTOTEL, selain wajib menggunakan masker, mereka harus melalui prosedur pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk dan sebelum memasuki tempat pernikahan.

Mereka pun wajib menaati aturan jaga jarak saat mengambil makanan, dan saat duduk di kursi yang telah disediakan.

Pengambilan makanan dan peralatan makan pun diambilkan oleh karyawan yang menggunakan masker, sarung tangan, dan penutup wajah.

“Kalau ada orang sakit, orang panas, atau tidak pakai masker, kita langsung kembalikan mereka dari pintu gerbang,” kata Juwita.

Terkait aturan pembatasan bagi anak-anak, ibu hamil, dan orang dewasa berusia di atas 60 tahun, Indira menuturkan bahwa pihaknya tidak memilikinya.

Sementara itu, Juwita mengatakan bahwa pihaknya agar anak bayo tidak disarankan untuk diajak ke acara pernikahan.

Baca juga: Jaringan Hotel Marriott Terapkan Protokol Baru Terkait Pandemi Corona

Promo acara pernikahan saat pandemi

The Sultan Hotel & Residence menawarkan paket untuk akad nikah seharga Rp 48 juta untuk 30 orang. Dengan harga tersebut, mereka sudah menyediakan tempat dan makanan.

Untuk penyediaan makanan, mereka memberikan pilihan yang bisa dipilih oleh para tamu. Prasmanan yang ditiadakan diganti menjadi stan makanan.

“Kami juga menyediakan bento box. Jadi untuk pengantin (dan tamu) yang habis prosesi ingin pulang, itu bisa juga. Bisa diatur,” kata Indira.

Selanjutnya, de Braga by ARTOTEL juga menawarkan paket untuk akad nikah mulai dari Rp 180.000 nett per orang untuk 65 tamu.

Dengan harga tersebut, Juwita menuturkan bahwa mereka hanya menyediakan makanan dan gedung. Sementara dekorasi dari pihak tamu, atau penyelenggara pernikahan.

Kendati demikian, para tamu harus melakukan perjanjian tertulis di atas kertas yang menyatakan bahwa mereka akan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X