Gunung Guntur Punya 2 Jalur Pendakian, Mana Saja?

Kompas.com - 06/07/2020, 12:40 WIB
 Gunung Guntur dari sudut pandang desa Cimanganten, kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat.
KOMPAS.com / Syahrul Munir Gunung Guntur dari sudut pandang desa Cimanganten, kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Guntur yang memiliki ketinggian 2.249 mdpl merupakan salah satu pilihan para pendaki pemula. Tak heran, jika gunung ini selalu ramai pada akhir pekan.

Kendati jadi incaran para pendaki pemula, gunung yang berlokasi di Garut, Jawa Barat ini juga dikenal punya medan yang berat karena hawa panas dan tak terlindungi pepohonan.

Lantas bagaimana jika ingin mendaki Gunung Guntur, serta jalur mana yang bisa dilalui?

Baca juga: Misteri 31 Jam Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Ditemukan Nyaris Telanjang di Sumber Mata Air oleh Penjaga Parkir

Berikut Kompas.com rangkum dua jalur pendakian Gunung Guntur.

Jalur Via Citiis

Para pendaki Gunung Guntur biasa melalui jalur via Citiis, Tarogong Kaler, Jawa Barat. Jalur ini terkenal sebagai jalur resmi pendakian Gunung Guntur.

Kamu akan tiba di basecamp Kampung Citiis, dan melanjutkan menuju Curug Citiis. Selama perjalanan, pendaki biasanya akan melihat lokasi bekas penambangan pasir Citiis, pipa saluran air, hutan rindang hingga ladang warga setempat.

Saat berada di Curug Citiis, kamu bisa menggunakannya sebagai tempat istirahat dan mengambil air bersih.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Mulai Mendaki Gunung Guntur?

Menuju Pos 2 dan Pos 3, kamu akan menemui medan yang lebih tajam dengan kontur tanah berbatu. Setelah melewatinya, kamu akan menemui Curug Citiis atas.

Setelah melewati Curug Citiis atas, kamu bisa sedikit berjalan santai dengan jalur cukup landai, serta melewati hutan rindang dan sabana hingga sampai di Pos 3.

Tiba di Pos 3, kamu wajib lapor ke pos penjaga keamanan. Pos ini biasa menjadi tempat berkemah para pendaki.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X