Kekuatan Paspor Kelas Atas Melemah Selama Pandemi, Ini Alasannya

Kompas.com - 08/07/2020, 09:40 WIB
Ilustrasi paspor Rusia. SHUTTERSTOCKIlustrasi paspor Rusia.

Tanpa memperhitungkan larangan perjalanan, Jepang tetap memegang posisi nomor satu di Henley Passport Index dengan torehan skor 191.

Di posisi kedua ada Singapura, dan disusul Jerman, serta Korea Selatan berada di peringkat ketiga secara bersamaan.

Namun, Singapura telah dikeluarkan dari daftar UE, sehingga warganya saat ini memiliki kebebasan perjalanan jauh lebih sedikit daripada pesaing terdekat mereka pada indeks, berdasarkan data eksklusif The International Air Transport Association (IATA).

Mobilitas internasional diprediksi lebih terbatas, kewarganegaraan ganda lebih diminati

Para ahli juga mengatakan, pandemi Covid-19 kemungkinan akan membuat mobilitas internasional lebih terbatas dan tidak dapat diprediksi dalam jangka panjang.

Hal ini diungkapkan Asisten Profesor Sosiologi Universitas Tel Aviv, Yossi Harpaz.

"Bahkan ketika negara-negara membuka perbatasan mereka, diharapkan banyak pemerintah akan menggunakan masalah epidemiologis sebagai pembenaran untuk memaksakan pembatasan imigrasi baru dan larangan perjalanan yang ditargetkan kebangsaan, terutama ditujukan pada warga negara-negara berkembang," ujarnya seperti dikutip PRNewswire.

Ia mengatakan hal tersebut usai melihat keputusan UE baru-baru ini berkaitan dengan AS dan negara lainnya.

Ia juga menilai adanya permintaan global mengenai kewarganegaraan ganda.

"Paspor negara-negara berkembang dan maju akan mengalami penurunan nilainya, setidaknya untuk sementara," kata Yossi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber PRNewswire
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Whats Hot
9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

Whats Hot
Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X