Catat, Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh dari dan ke Jakarta

Kompas.com - 09/07/2020, 21:06 WIB
Calon penumpang tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGCalon penumpang tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19.


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mulai Jumat (10/7/2020) kembali menambah jadwal perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang berangkat dari dan menuju Jakarta.

Para pelanggan jasa kereta api bisa kembali menggunakan beberapa rangkaian KAJJ yang sebelumnya tidak beroperasi akibat pandemi Covid-19.

Terdapat lima KA tambahan yaitu tiga perjalanan KA Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung pp, KA Bima Gambir-Malang pp, dan KA Sembrani Gambir-Surabaya Pasar Turi pp.

Kendati demikian, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, para calon penumpang yang ingin menggunakan KAJJ wajib mengikuti ketentuan berlaku di masa new normal.

"Misalnya, khusus bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan melakukan pengaturan tempat duduk sehingga dalam perjalanan tidak berdekatan dengan penumpang lain," jelas Eva melalui rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Daftar 10 KA Jarak Jauh dari Jakarta yang Beroperasi Mulai 10 Juli

Selain itu, ketentuan lain yang wajib diikuti calon penumpang KAJJ yaitu menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 14 hari.

Petugas merapikan pelindung wajah di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Petugas merapikan pelindung wajah di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19.

Calon penumpang juga bisa menggunakan surat keterangan uji Rapid Test dengan hasil non reaktif atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit, puseksmas bagi daerah yang tidak memiliki test PCR atau Rapid Test.

"Surat itu ditunjukkan pada saat keberangkatan," ujarnya.

Lalu apa saja syarat lengkap orang bisa menggunakan jasa kereta api jarak jauh dari dan menuju Jakarta?

Berikut syarat lengkapnya

  1. Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 14 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif pada saat keberangkatan atau menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test.
  2. Memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta bagi penumpang yang berangkat/menuju wilayah DKI Jakarta.
  3. Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.
  4. Secara umum, setiap penumpang KA Jarak Jauh maupun Lokal diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.
  5. Calon penumpang KA Jarak Jauh diwajibkan memakai faceshiled selama di area stasiun, perjalanan KA dan sampai tiba di stasiun tujuan.
  6. Face shield diberikan secara cuma-cuma bagi penumpang dewasa pada KA Jarak Jauh, sedangkan penumpang infant (di bawah usia 3 tahun) diwajibkan untuk membawa face shield sendiri.

Protokol kesehatan penumpang dan perugas dalam kereta antar kota Dokumentasi Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Protokol kesehatan penumpang dan perugas dalam kereta antar kota

Refund 100 persen

Eva menjelaskan, apabila saat proses boarding (pengecekan tiket) penumpang kedapatan tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

Baca juga: Ini Tambahan 2 KA Jarak Jauh dari Jakarta yang Beroperasi 3 Juli, Catat Jadwalnya

Namun demikian, ia mengatakan, penumpang akan mendapatkan uang pengembalian dana atau refund secara 100 persen.

"Tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian bea penuh 100 persen," terangnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X