Kompas.com - 10/07/2020, 12:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi sebagian orang, kawasan wisata Baduy memiliki daya tariknya tersendiri, mulai dari alam yang asri hingga masyarakatnya memegang teguh adat istiadat.

Namun, apa saja sebenarnya yang bisa dilakukan oleh wisatawan saat berkunjung ke sana?

CEO Kili Kili Adventure Bima Pangarso mengungkapkan, Baduy menawarkan cara hidup dan filosofi yang berbeda.

"Memberi pandangan yang baru karena mereka masih mempertahankan adat,” kata Bima Pangarso kepada Kompas.com, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Bagaimana Perubahan Baduy Sejak Menjadi Kawasan Wisata?

Cara hidup masyarakat Baduy itulah yang dapat dilihat oleh wisatawan saat berkunjung. Plus sebagai bukti, pada zaman saat ini, cara hidup itu masih bisa terus dilakukan.

Saat berkunjung ke kawasan wisata Baduy, wisatawan juga akan diajarkan untuk menghormati dan menghargai alam dengan mencoba hidup seperti masyarakat setempat.

“Kadang-kadang orang mengira masyarakat Baduy, terlebih Baduy dalam, itu seram. (Padahal) tidak begitu. Wisatawan bisa bertanya ke Jaro seputar budaya, sejarah, fakta-fakta di sana,” ungkap Bima.

Baca juga: Wisatawan Bikin Baduy Tercermar Sampah Plastik, Ini Kata Tur Operator

Selama mencoba menjalani kehidupan sehari-hari sebagai orang Baduy, wisatawan harus mengikuti aturan-aturan yang ada.

Salah satunya adalah tidak boleh mandi menggunakan sabun. Mereka harus benar-benar bersatu dengan alam.

“Kalau memasuki perbatasan menuju Baduy dalam, kamera dan hp boleh dibawa asal baterai dicopot, jangan hanya dimatikan,” tutur Bima.

Warga baduy saat beraktivitas di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga baduy saat beraktivitas di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.
Sementara itu, Marketing and Sales Bantamtraveler, Deri Hermawan, mengatakan, wisatawan juga bisa melihat masyarakat Baduy menenun, ikut kegiatan trekking, atau main ke kebun.

“Kalau menginap, pagi ikut ke ladang dan ikuti aktivitas mereka. Ambil air nira, ikuti proses dibuat jadi gula aren. Sore ikut masak sama orang Baduy. Belajar adat juga, kata Deri.

Jadi wisatawan yang bertanggungjawab

Deri menuturkan, wisatawan harus mengikuti segala aturan yang ada di Baduy luar dan dalam. Selain tidak menggunakan sabun saat mandi dan mencopot baterai perangkat elektronik, ada juga beberapa aturan lain.

“Pakaian yang sopan, jangan terlalu terbuka. Kalau ingin foto masyarakat Baduy, tanya dulu mereka bersedia atau tidak. Kadang mereka risih,” kata Deri.

Baca juga: Kawasan Wisata Baduy Masih Ditutup

Bima menambahkan, mematuhi aturan yang ada sama dengan menghormati masyarakat Baduy. Melakukan hal tersebut menurutnya akan membuat kegiatan wisata semakin lancar.

Jika ada informasi yang kurang dipahami atau tidak diketahui, ada baiknya bertanya terlebih dahulu sebelum berlibur ke sana. Bisa juga informasi ditanya kepada Jaro.

“Jangan sok tahu. Kadang orang sok tahu banyak yang nyasar, tiba-tiba muter aja di situ sampai ditemui orang setempat,” ungkap Bima.

“Ada peserta nakal yang sudah dikasih tahu jangan nyalain kamera, malah dinyalain. Pas di rumah semua file hilang,” lanjutnya.

Jika memungkinkan, wisatawan juga bisa membawa kantung sampah sendiri guna membantu mengurangi sampah plastik di kawasan wisata Baduy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.