Warga Baduy Terima Lagi Wisatawan, Ini Aturannya

Kompas.com - 13/07/2020, 15:15 WIB
Warga baduy saat beraktivitas di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga baduy saat beraktivitas di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.

KOMPAS.com - Polemik soal kawasan wisata Baduy kini telah mencapai titik temu setelah ada pertemuan antara Pemerintah Lebak dengan Lembaga Adat Baduy pada Jumat (10/7/2020).

Kepastian titik temu ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Lebak Imam Rismahayadin dalam keterangan kepada Kompas.com.

Adapun titik temu tersebut mengeluarkan tiga poin, salah satunya adalah warga luar Baduy masih boleh berkunjung. Warga Baduy berprinsip, menutup kunjungan berarti memutus tali silaturahim.

Baca juga: Ketika Warga Baduy Tak Ingin Lagi Terima Wisatawan

Poin penting lain adalah Lembaga Adat Baduy mengganti istilah "wisata" dengan "saba". Sebab, kata "wisata" dianggap sebagai tontonan, hiburan, dan pengembangan.

Sementara adat budaya Baduy adalah tuntunan saling menghargai dan menjaga satu sama lainnya, baik itu dengan pencipta, manusia, maupun alam semesta.

Oleh karena itu, istilah yang tepat adalah "saba" yang artinya silaturahim dengan saling menjaga dan menghargai adat istiadat.

Oleh karena itu, penamaan wisata Baduy atau destinasi wisata Baduy harus diganti dengan Saba Budaya Baduy.

Baca juga: Liburan ke Baduy, Wisatawan Bisa Jajal Hidup ala Suku Baduy

Penamaan itu harus diganti di semua media, baik papan petunjuk arah jalan, billboard, reklame, ataupun nomenklatur yang ada di kementerian/departemen/lembaga/dinas/instansi.

Kemudian kantor, stakeholder lainnya, termasuk di media massa, cetak elektronik, dan media sosial.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X