Alas Harum Bali, Wisata Hits Ayunan Ekstrem di Tengah Sawah

Kompas.com - 14/07/2020, 13:55 WIB
Alas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali. dok. Alas Harum AgrotourismAlas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali.

KOMPAS.com – Tegallalang terkenal dengan undakan sawahnya yang kerap dijadikan sebagai spot berfoto wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Gianyar, Bali.

Namun, di sana juga terdapat satu tempat wisata di tengah sawah yang menawarkan berbagai aktivitas menarik, yakni Alas Harum Agrotourism.

Berdasarkan keterangan dalam situs resminya, Selasa (14/7/2020), tempat wisata tersebut memiliki enam spot berfoto unik.

Wisatawan juga bisa bermain sepeda atau ayunan ekstrim, dan membeli kopi luwak di Alas Harum Store.

Adapun spot berfoto yang dimaksud adalah Dancing Bridge, Bird Nest, Pekak Brayut, Gorila, Glass Flooring, dan Education Temple.

Untuk Dancing Bridge, Alas Harum Agrotourism menawarkan pengalaman berfoto di atas sebuah jembatan berayun.

Selain berfoto, tempat tersebut bisa digunakan untuk melihat pemandangan sawah terasering khas Tegallalang, serta aliran sungai di bawah.

Baca juga: Mengapa Obama ke Sawah di Jatiluwih, Bukan Tegalalang?

Alas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali.dok. Alas Harum Agrotourism Alas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali.

Sementara Bird Nest, wisatawan bisa berfoto dalam sebuah bundaran berbentuk sarang burung yang terbuat dari susunan ranting. Wisatawan tidak perlu khawatir jatuh karena di bawahnya terdapat jaring.

Untuk Pekek Brayut dan Gorila, kedua tempat tersebut menawarkan tempat swafoto dengan ukiran batu berbentuk unik. Keduanya terletak saling berdekatan.

Namun untuk Pekek Brayut, wisatawan bisa berfoto di beberapa undakan unik. Ada juga ukiran batu berlumut yang membentuk beberapa manusia.

Sementara Gorila, wisatawan bisa berfoto dengan sebuah ukiran batu berlumut yang dibentuk menyerupai wajah gorila.

Salah satu yang mungkin jarang ditemukan di beberapa tempat wisata adalah atraksi lantai kaca. Di Alas Harum Agrotourism, wisatawan bisa berfoto di sana sembari melihat pemandangan sawah terasering.

Baca juga: Bali Masuk Daftar Pulau Terbaik di Dunia

 

Alas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali.dok. Alas Harum Agrotourism Alas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali.

Namun, jika kamu takut akan ketinggian, sebaiknya tidak menunduk saat berfoto di Glass Flooring.

Jika ingin foto di sebuah pura yang terletak di tengah air, wisatawan bisa langsung menuju Education Temple. Selain foto di pura, kamu juga bisa foto di beberapa undakan jalur yang mengarah ke pura.

Kegiatan menantang

Apabila ingin merasakan sensasi wisata yang mungkin sedikit menegangkan, kamu bisa coba menaiki beberapa ayunan yang telah disediakan.

Setiap ayunan memiliki tingkat Extreme dan Super Extreme. Masing-masing memiliki ketinggian mencapai 15 meter dan 25 meter dari tanah.

Baca juga: Ubud Jadi Salah Satu Kota Terbaik di Dunia

Sembari menaiki ayunan tersebut, kamu juga bisa melihat pemandangan. Kamu juga bisa pilih apakah ingin naik ayunan sendiri atau bersama pasangan di ayunan yang memiliki tinggi 20 meter.

Alas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali.dok. Alas Harum Agrotourism Alas Harum Agrotourism di Tegallalang, Bali.
Harga yang ditawarkan untuk menaiki ayunan beragam yakni sebagai berikut:

Regular

  1. Extreme Rp 150.000.
  2. Super Extreme Rp 200.000.
  3. Couple Rp 300.000.

Express, tidak ada antrean

  1. Extreme Rp 250.000.
  2. Super Extreme Rp 300.000.
  3. Couple Rp 450.000.

Baca juga: 4 Hotel di Bali Masuk Daftar Hotel Terbaik di Dunia, Apa Saja?

Jika ingin menaiki dua ayunan sendiri dan satu bersama pasangan, kamu bisa beli Package Swing seharga Rp 250.000.

Alas Harum Agrotourism sudah buka sejak 25 Juni 2020. Saat ini, mereka menawarkan harga tiket masuk Rp 10.000 hingga akhir Juli 2020. Tempat wisata terletak di Jalan Raya Tegallalang.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celsius.

Perlu dicatat, jika ingin berkunjung, taati protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak minimal satu meter, gunakan hand sanitizer dan rajin mencuci tangan.

Kemudian pastikan suhu tubuh normal di bawah 37,3 derajat celcius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X