Kompas.com - 16/07/2020, 11:40 WIB
Obyek wisata Kedung Pedut di Kapanewo Girimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Kedung Pedut siap membuka diri bagi wisatawan. KOMPAS.COM/DANI JULIUSObyek wisata Kedung Pedut di Kapanewo Girimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Kedung Pedut siap membuka diri bagi wisatawan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kulon Progo yang terletak di sisi barat Daerah Istimewa Yogyakarta semakin merangkak naik dan dilirik sebagai destinasi wisata. Hal ini lantaran daerahnya yang dekat dengan bandara baru Yogyakarta yaitu Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA).

Meski sebelumnya jarang terekspos, Kulon Progo dinilai mampu bergeliat dari segi pariwisatanya setelah keberadaan bandara baru tersebut.

Baca juga: Transportasi dari dan ke Bandara Internasional Yogyakarta Bisa Naik Shuttle Bus

Head of Marketing Communication Golden Rama Tours, Ricky Hilton melihat Kulon Progo sebagai gerbang baru menuju Yogyakarta.

"Kulon Progo ini saya lihat sebagai gerbang baru menuju Yogyakarta, karena memang bandara baru Yogyakarta ada di sana. Dengan demikian, Kulon Progo harusnya secara infrastruktur sudah siap destinasi wisatanya," kata Ricky dalam acara Live Instagram Kompas.com Travel Talk bertema "Ngulik Seputar Jalan-jalan di Yogyakarta", Selasa (14/7/2020).

Ia menjelaskan, kontur daerah Kulon Progo bisa menjadi magnet wisata baru di Yogyakarta karena daerah ini juga memiliki keindahan alam yang tak boleh dilewatkan.

Menurutnya keindahan alam di Kulon Progo tercermin dengan letaknya yang berada di Pegunungan Menoreh. Tak hanya itu, Kulon Progo juga memiliki pantai yang tak kalah menarik dengan pantai di Gunungkidul dan Bantul.

Baca juga: Catat, 5 Tempat Wisata di Bukit Menoreh Kulon Progo Buka Minggu Ini

Air Terjun Kedung Pedut di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, DI Yogakarta.TRIBUN JOGJA/GILANG SATMAKA Air Terjun Kedung Pedut di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, DI Yogakarta.
"Jadi sebenarnya dia punya area wisata yang cukup menarik, contohnya air terjun Kedung Pedut. Saya lihat warna mata airnya sendiri berwarna toska, jadi ini menarik kalau untuk berkunjung," jelasnya.

Lantas tempat wisata mana saja yang bisa dikunjungi di Kulon Progo? Ricky memberikan rekomendasi tempat-tempat wisata menarik di Kulon Progo yang tak boleh dilewatkan.

Jadi jika kamu baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta, bisa langsung lanjut berkunjung ke beberapa tempat wisata berikut ini

 

Air Terjun Kedung Pedut di Kabupaten Kulon Progo.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Air Terjun Kedung Pedut di Kabupaten Kulon Progo.

Air Terjun Kedung Pedut

Ricky menyebut destinasi wisata pertama yang bisa dikunjungi adalah Air Terjun Kedung Pedut. Lokasinya berada di Dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Keunikan air terjun ini terletak pada warnanya yang hijau toska dan putih. Bahkan jika kamu berfoto di sini, orang akan melihat hasil fotomu tampak seperti sudah diedit karena keindahan warna air yang disajikan.

Warna hijau toska ini berasal dari pengaruh batuan dasar sungai yang larut secara perlahan dan membuat warna terlihat seperti sekarang.

Pengunjung juga bisa berenang karena kedalaman airnya sekitar 2-3 meter. Jika tak bisa berenang, kamu bisa melakukan aktivitas lain seperti berfoto di spot bebatuan keren yang ada di sekitar air terjun.

Hutan Mangrove Kulon Progo

Bergeser ke selatan Kulon Progo, ada Hutan Mangrove yang bisa menjadi pilihan wisata. Wilayah hutan ini berada di kawasan pantai Glagah Indah dan Pantai Trisik.

Seperti halnya hutan mangrove lainnya yang merupakan hutan bakau, cara yang menarik untuk menikmati keindahannya adalah dengan berjalan santai atau sekadar foto-foto berlatarkan hutan.

Baca juga: Wisata di Kulon Progo, Coba Telusuri Goa Cerme Malam Hari

Selama berkeliling hutan, tentu semilir angin berhembus akan menambah sejuk suasana. Jangan lupa untuk berfoto di spot populer Hutan Mangrove Kulon Progo yaitu jembatan api-api.

Oleh karena berada di kawasan pantai Glagah Indah dan pantai Trisik, maka setelah berkunjung ke hutan mangrove, kamu bisa langsung lanjut berwisata ke dua pantai tersebut.

Baca juga: Mudik ke Kulon Progo, Yuk Mampir ke Pemecah Gelombang Pantai Glagah

 

Obyek wisata Kalibiru mengandalkan latar danau Waduk Sermo di Kapanewon Kokap, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Kalibiru menutup layanannya sementara pandemi Covid-19, seraya berbenah dan menambah fasilitas sesuai protokol kesehatan.KOMPAS.COM/DANI JULIUS Obyek wisata Kalibiru mengandalkan latar danau Waduk Sermo di Kapanewon Kokap, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Kalibiru menutup layanannya sementara pandemi Covid-19, seraya berbenah dan menambah fasilitas sesuai protokol kesehatan.

Waduk Sermo

Rekomendasi wisata di Kulon Progo lainnya adalah Waduk Sermo. Lokasinya berada di Sremo Lor, Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo.

Waduk Sermo menawarkan keindahan danau yang jernih dan berwarna kehijauan. Suasana sejuk dan teduh akan terasa jika kamu berkunjung ke sini. Hal ini karena di sekeliling danau penuh dengan pepohonan yang rimbun.

Selain itu, rerumputan yang juga tumbuh menyeluruh permukaan tanah membuat keindahan semakin terasa.

Biasanya, para pengunjung Waduk Sermo memanfaatkan danau sebagai lokasi memancing dan bersantai di sore hari.

Tak hanya itu, kamu juga bisa mendirikan kemah di sekitaran danau. Terdapat penyewaan kemah di sekitaran danau yang bisa kamu pilih.

Kalibiru

Kawasan wisata Kalibiru mungkin sudah tidak asing didengar wisatawan. Kawasan ini merupakan area pertanian dan kehutanan yang sengaja dikelola oleh masyarakat setempat.

Terdapat satu spot yang dikenal luas sebagai spot foto Instagrammable. Spot ini berada tak jauh dari pintu masuk Kalibiru.

Keunikan spot foto ini adalah pengunjung bisa berfoto dengan berlatarkan pemandangan Waduk Sermo dan Pegunungan Menoreh.

Baca juga: Tangkahan dan Kalibiru, Contoh Wisata Alam Berbasis Komunitas

Selain berfoto, kegiatan lainnya yang bisa dilakukan di Kalibiru adalah menyusuri jalan di sepanjang bukit. Kawasan ini juga memiliki penginapan jika kamu ingin bermalam di sini.

Lokasinya berada di Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo.

Ilustrasi orangutan.PIXABAY Ilustrasi orangutan.

Yogyakarta Orang Utan Centre

Kulon Progo juga memiliki kawasan tempat berlindungnya primata Orangutan. Jika kamu menginginkan wisata minat khusus, kata Ricky, bisa menjajal berkunjung ke Yogyakarta Orangutan Centre.

Letaknya berada di Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo.

"It's a conservation. Ini menarik karena kita gak perlu ke Kalimantan untuk melihat Orangutan. Ini punya nilai lebih untuk pengalaman dan di Kulon Progo bisa menyajikan pengalaman seperti itu," jelasnya.

Baca juga: Kamijoro, Taman Bendungan Paling Instagenic di Kulon Progo

Tempat ini memang merupakan pusat pemeliharaan satwa terutama orangutan. Tak hanya primata tersebut, ada sekitar 130 jenis satwa yang ada seperti reptil, dan berbagai jenis burung.

Pengunjung juga bisa menikmati atraksi wisata lainnya seperti berkemah dan outbond. Terdapat juga wahana flying fox yang bisa dijajal pengunjung.

Jika ingin berkunjung taati protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak minimal satu meter, gunakan hand sanitizer dan rajin mencuci tangan.

Kemudian pastikan suhu tubuh normal di bawah 37,3 derajat celcius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.