Kompas.com - 16/07/2020, 12:40 WIB
Sebau atau pemandian air panas di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB. Instagram @gunungrinjani_nationalparkSebau atau pemandian air panas di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB.

 

Sebau

TNGR juga memiliki wisata alam non pendakian yang identik dengan pemandian air panas. Tempatnya berada di Sebau.

Air panas Sebau dipercaya oleh masyarakat sekitar dapat mengobati berbagai penyakit kulit.

Selain itu, ditunjang juga dengan panorama alam sekitarnya berupa bukit Batu, serta panorama sepanjang jalur trail menuju lokasi pemandian banyak dijumpai burung, rusa, kera abu-abu hingga lutung.

Pengunjung juga bisa melakukan aktivitas camping dan hiking di Sebau. Saat ini, kuota pengunjung dibatasi 22 orang per harinya.

Savana Propok di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB.Instagram @gunungrinjani_nationalpark Savana Propok di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB.

Savana Propok

Savana Propok merupakan salah satu tempat wisata alam baru di kawasan TNGR. Daya tarik wisatanya adalah pengunjung bisa mendirikan tenda atau kemah di sekitaran Bukit Savana Propok.

Jika kamu mendirikan tenda atau camping di Savana Propok, maka akan disuguhkan pemandangan sunrise ketika pagi hari yang terlihat dari balik puncak Gunung Rinjani.

Selain itu, kamu juga bisa merasakan kabut tipis yang menyelimuti savana perlahan menghilang. Selama masa pandemi, Savana Propok telah buka kembali dengan kuota pengunjung dibatasi 150 orang per harinya.

Air Terjun Mangku Sakti di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB.Instagram @gunungrinjani_nationalpark Air Terjun Mangku Sakti di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB.

Air Terjun Mangku Sakti

Air terjun lainnya yang telah buka adalah air terjun mangku sakti. Warna airnya yang berwarna hijau toska mampu menarik pengunjung untuk datang ke sini.

Warna tersebut juga ternyata berasal dari campuran belerang pada air terjun. Aliran air terjun ini berasal dari Kokoq Puteq yang turun langsung dari Danau Segara Anak di Gunung Rinjani.

Aktivitas wisata yang bisa dilakukan di sini antara lain wisata tirta dengan mandi, bermain air, lalu camping, dan hiking.

Selama pandemi, kuota pengunjung dibatasi 90 orang per harinya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X