Kompas.com - 17/07/2020, 10:16 WIB
Tugu Yogyakarta, ikon Kota Jogja. ShutterstockTugu Yogyakarta, ikon Kota Jogja.


KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan dua aplikasi baru untuk wisatawan, yaitu Jogja Pass dan Visiting Jogja.

Dua aplikasi ini sedang diujicoba untuk masyarakat yang berada di DIY dan hendak pergi ke tempat-tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, sebelumnya aplikasi ini bernama Cared+ Jogja dan Plesiran Jogja, lalu kemudian berganti menjadi nama Jogja Pass dan Visiting Jogja.

"Sudah dirubah namanya menjadi Jogja Pass dan Visiting Jogja, sudah launching juga di Play Store jadi tinggal mengunduh saja," kata Singgih saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/7/2020).

"Jogja Pass itu semacam Identitas Digital dari yang bersangkutan (masyarakat atau wisatawan)," lanjutnya.

Singgih menambahkan, ketika wisatawan sudah sampai di temoat wisata, maka akan dicek kembali melalui aplikasi berbeda, yaitu Visiting Jogja.

Baca juga: Mau Wisata ke Yogyakarta? Tunda Dulu Sampai Agustus

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Visiting Jogja sebelumnya bernama Plesiran Jogja. Perubahan nama tersebut, menurut Singgih, untuk menyesuaikan dengan nama dalam laman Visiting Jogja.

"Jadi supaya sama namanya di website pariwisata DIY," ujarnya.

Lalu apa kegunaan dan fungsi dari dua aplikasi ini? Berikut Kompas.com rangkum perbedaannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

Travel Update
Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Asyik! Pendakian Gunung Bismo akan Dibuka Lagi 26 Juli 2021

Travel Update
Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Jika PPKM dilonggarkan, Dinas Pariwisata dan Pelaku Wisata Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan

Travel Update
Pesona Lain dari Geylang yang Dikenal Jadi Red District Singapura

Pesona Lain dari Geylang yang Dikenal Jadi Red District Singapura

Jalan Jalan
Geylang, Distrik Dekat Bandara Changi Singapura yang Punya Banyak Hotel Murah

Geylang, Distrik Dekat Bandara Changi Singapura yang Punya Banyak Hotel Murah

Jalan Jalan
Oleh-oleh Unik Olimpiade Tokyo 2020, Dari Kimono sampai Teko

Oleh-oleh Unik Olimpiade Tokyo 2020, Dari Kimono sampai Teko

Jalan Jalan
NTB akan Kembangkan 16 Desa Wisata Baru

NTB akan Kembangkan 16 Desa Wisata Baru

Travel Update
5 Negara yang Terima Paspor Vaksin Covid-19 Jepang, Ada Indonesia?

5 Negara yang Terima Paspor Vaksin Covid-19 Jepang, Ada Indonesia?

Travel Update
Mengenal Kabuki, Teater Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Mengenal Kabuki, Teater Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Travel Update
Ada Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor Sampai 25 Juli 2021, Ini Lokasinya

Ada Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor Sampai 25 Juli 2021, Ini Lokasinya

Travel Update
Liverpool Resmi Kehilangan Status Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Liverpool Resmi Kehilangan Status Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Travel Update
Vaksinasi di Tempat Wisata Juga Ada di Tuban, Pantai Kelapa Jadi Lokasinya

Vaksinasi di Tempat Wisata Juga Ada di Tuban, Pantai Kelapa Jadi Lokasinya

Travel Update
Disebut Cegah Seks Bebas, Ini 4 Fakta Ranjang Kardus Olimpiade Tokyo 2020

Disebut Cegah Seks Bebas, Ini 4 Fakta Ranjang Kardus Olimpiade Tokyo 2020

Travel Update
Berkhayal Kelana ke Ubud, Gara-gara Slank dan Lagu Tepi Campuhan...

Berkhayal Kelana ke Ubud, Gara-gara Slank dan Lagu Tepi Campuhan...

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X