8 Spot Menarik di Kebun Raya Bogor, Instagramable Sekaligus Edukatif

Kompas.com - 18/07/2020, 13:03 WIB
Salah satu spot berfoto atau selfie pertama di Kebun Raya Bogor yaitu taman Mexiko. Bebatuan dan tanaman kaktus yang khas membuat pemandangannya se otentik negara asalnya. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaSalah satu spot berfoto atau selfie pertama di Kebun Raya Bogor yaitu taman Mexiko. Bebatuan dan tanaman kaktus yang khas membuat pemandangannya se otentik negara asalnya.


KOMPAS.com - Kebun Raya Bogor kembali buka untuk kunjungan umum sejak Selasa (7/7/2020) dengan menerapkan protokol kesehatan.

Wisatawan bisa berkunjung kembali dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.

Selain itu, sebelum berkunjung, wisatawan wajib melakukan pembelian tiket masuk secara online melalui www.kebunraya.id. Hal ini karena selama masa pandemi, Kebun Raya Bogor tidak menerapkan pembelian tiket langsung di tempat untuk mengurangi kontak fisik.

Tak sabar untuk berkunjung kembali ke Kebun Raya Bogor? Boleh saja, namun akan lebih baik jika kamu mengetahui beberapa spot menarik yang ada di kebun botani milik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tersebut.

Baca juga: Jangan Lakukan Ini Saat Melihat Bunga Bangkai di Kebun Raya Bogor

Kamu bisa berfoto ala Instagrammable, berjalan santai, hingga menambah wawasan ilmu pengetahuan di beberapa tempat berikut ini.

Taman Teijsmann di Kebun Raya Bogor.Dokumentasi Kebun Raya Bogor Taman Teijsmann di Kebun Raya Bogor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Taman Teijsmann

Spot menarik yang bisa kamu kunjungi di Kebun Raya Bogor salah satunya Taman Teijsmann. Taman ini dibangun pada 1884 oleh DR. Melchior Treub sebagai bentuk penghargaan kepada Johannes Elias Teijsmann atas jasa-jasanya terhadap perkembangan Kebun Raya Bogor.

Melihat situs resmi Kebun Raya Bogor, di pusat taman ini berdiri tegak sebuah tugu peringatan bagi Teijsmann. Kamu bisa lihat tugu berwarna cokelat tersebut yang ternyata terbuat dari batu granit khusus didatangkan dari Berlin, Jerman.

Kamu bisa lihat taman ini di dekat Taman Bambu dan Makam Kuno Belanda. Jika berada di taman ini, kamu juga bisa lihat lebih dekat Istana Bogor.

Taman Sudjana Kasan di Kebun Raya Bogor menyuguhkan pemandangan yang lumayan apik. Kumpulan bunga-bunga menghiasi taman, selain itu ada aliran sungai dan air mancur si tengahnya.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Taman Sudjana Kasan di Kebun Raya Bogor menyuguhkan pemandangan yang lumayan apik. Kumpulan bunga-bunga menghiasi taman, selain itu ada aliran sungai dan air mancur si tengahnya.

Taman Soedjana Kassan

Kebun Raya Bogor didominasi oleh taman-taman indah nan menyejukkan. Taman selanjutnya yang bisa kamu kunjungi adalah Taman Soedjana Kassan.

Taman ini terletak paling jauh dari pintu utama Kebun Raya Bogor. Kamu bisa menikmati indahnya bunga dengan penuh warna di taman ini. Jika difoto dari atas permukaan, bunga-bunga tersebut akan membentuk garuda.

Baca juga: 6 Museum Unik Sekitar Kebun Raya Bogor, Yakin Pernah Mampir?

Selain itu terdapat pula air mancur hingga sungai kecil yang bisa dilihat di tengah taman. Biasanya spot ini tak ketinggalan menjadi incaran pengunjung yang mencari spot Instagrammable.

Salah satu spot berfoto atau selfie pertama di Kebun Raya Bogor yaitu taman Mexiko. Bebatuan dan tanaman kaktus yang khas membuat pemandangannya se otentik negara asalnya.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Salah satu spot berfoto atau selfie pertama di Kebun Raya Bogor yaitu taman Mexiko. Bebatuan dan tanaman kaktus yang khas membuat pemandangannya se otentik negara asalnya.

Taman Meksiko

Masih spot taman, kamu harus melihat Taman Meksiko di Kebun Raya Bogor. Taman ini merupakan taman koleksi tanaman kaktus. Jumlah spesies tumbuhan iklim kering ini lebih dari 100 spesies seperti agave, yucca, kaktus dan tumbuhan sukulen lainnya.

Melihat situs resmi Kebun Raya Bogor, tanaman-tanaman ini sebagian besarnya memang didatangkan langsung dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Tak hanya tanaman, di Taman Meksiko juga terdapat bebatuan kasar yang semakin mencirikan kondisi seperti di padang gurun Meksiko.

Baca juga: Oleh-oleh dari Kebun Raya Bogor, Bibit Kantong Semar sampai Kreasi Tanaman Unik

Kamu juga bisa melihat patung manusia sedang memainkan kesenian tradisional Meksiko lengkap dengan topi sombreronya.

Lokasinya tak jauh dari gerbang masuk Kebun Raya Bogor, sekitar tujuh menit untuk menuju ke sana.

Taman Akuatik di Kebun Raya Bogor.Dokumentasi Kebun Raya Bogor Taman Akuatik di Kebun Raya Bogor.

Taman Akuatik

Jika kamu ingin belajar mengenai tanaman berhabitat air di Kebun Raya Bogor, coba mampir ke Taman Akuatik.

Taman ini berisi koleksi tanaman habitat air misalnya tumbuhan air tergenang, tumbuhan air mengapung, tumbuhan air terendam sempurna, campuran hingga tepi air.

Di taman ini, kamu bisa melihat pemandangan kolam yang bersih, tertata rapi, dan tentunya menyejukkan. Terdapat pula pohon besar di tengah-tengah taman, kamu bisa berteduh di bawah pohon itu untuk menikmati kerindangannya.

Pemakaman Belanda Kuno di Kebun Raya Bogor.Dokumentasi Kebun Raya Bogor Pemakaman Belanda Kuno di Kebun Raya Bogor.

Pemakaman Kuno Belanda

Kebun Raya Bogor juga menyimpan cerita sejarah Belanda. Kamu bisa lihat peninggalan tersebut dengan berkunjung ke Pemakaman Kuno Belanda.

Melihat situs resmi Kebun Raya Bogor, komplek pemakaman ini merupakan makam-makam para tokoh yang mengabdikan hidupnya untuk Kebun Raya Bogor.

Baca juga: The Jungle Waterpark Bogor Bakal Buka Lagi, Harga Tiket Masuk Turun

Bahkan, pemakaman ini telah ada sebelum Caspar Georg Karl Reinwardt pendiri sekaligus pemimpin pertama Kebun Raya Bogor meresmikan Kebun Raya Bogor.

Terdapat makam tertua di pemakaman ini yaitu milik seorang administrator toko obat kebangsaan Belanda bernama Cornelis Potmans yang wafat 2 Mei 1784.

Museum Zoologi di Kebun Raya Bogor.Dokumentasi Kebun Raya Bogor Museum Zoologi di Kebun Raya Bogor.
Museum Zoologi

Selain punya koleksi tanaman dan suasana yang alami dan asri, Kebun Raya Bogor juga punya museum yaitu museum zoologi.

Kamu bisa lihat beberapa kerangka dan jenis binatang yang diawetkan seperti burung, kepiting, serangga, ikan, dan lainnya.

Baca juga: Bendungan Cihud Cihideung Udik, Tempat Wisata Terbaru di Bogor

Museum ini telah berdiri sejak 1894 dan didirikan oleh J.C. Koningsberger yang merupakan ahli botani berkebangsaan Jerman.

Kamu bisa melihat museum ini dengan berjalan kaki ke arah gedung Treub laboratorium dan guest house Nusa Indah. Letaknya berada di belakang kedua gedung tersebut.

Sejumlah pengunjung Kebun Raya Bogor sedang melihat-lihat pemandangan berlatar belakang Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (13/1/2019).KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah Sejumlah pengunjung Kebun Raya Bogor sedang melihat-lihat pemandangan berlatar belakang Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (13/1/2019).

Monumen Reinwardt

Belum sah ke Kebun Raya Bogor jika belum mengetahui dan melihat langsung monumen pendiri Kebun Raya Bogor yaitu Caspar Georg Karl Reinwardt.

Ia merupakan ilmuwan botani dan kimia berkebangsaan Jerman yang berpindah ke Belanda.

Monumen ini dibangun sebagai jasa atas Reinwardt yang telah merintis Kebun Raya Bogor pada masa jayanya. Tugu ini diresmikan pada 16 Mei 2006 di area kolam gunting tepatnya di belakang pelataran Istana Bogor.

Baca juga: Resep Bolu Lapis Taro Kukus, Oleh-oleh Khas Bogor yang Mudah Dibikin

Pengunjung biasa berfoto di samping monumen Reinwardt ini sebagai bukti bahwa dirinya pernah berkunjung ke Kebun Raya Bogor.

Jembatan Cinta di Kebun Raya BogorTRIBUNNEWSBOGOR.COM/NAUFAL FAUZY Jembatan Cinta di Kebun Raya Bogor

Jembatan Gantung

Spot menarik lainnya di Kebun Raya Bogor adalah Jembatan Gantung. Jembatan satu ini biasa dijadikan spot foto bagi para pengunjung Kebun Raya Bogor.

Terdapat dua jembatan gantung di Kebun Raya Bogor, pertama di dekat Taman Meksiko dan kedua lebih dekat dari Rumah Anggrek, atau Jalan Kenari.

Jembatan Gantung berwarna merah ini berdiri tepat di atas Sungai Ciliwung.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Jalan Jalan
Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Travel Update
Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Travel Update
Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Travel Update
Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.