Catat, Itinerary Wisata 2 Hari 1 Malam di Lembang Bareng Keluarga

Kompas.com - 19/07/2020, 15:05 WIB
Gerbang kecil di area Jepang yang menuju ke sebuah rumah kecil khas Jepang di Great Asia Afrika, Bandung, Jumat (17/1/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianGerbang kecil di area Jepang yang menuju ke sebuah rumah kecil khas Jepang di Great Asia Afrika, Bandung, Jumat (17/1/2020).


KOMPAS.com - Wilayah Lembang, Bandung kembali membuka beberapa tempat wisatanya setelah tutup akibat pandemi Covid-19. Pembukaan disertai penerapan protokol kesehatan.

Lembang dikenal dengan hawa yang sejuk dan beberapa tempat wisata ramah anak. Oleh karena itu, tidak salah memilih Lembang sebagai salah satu destinasi wisata bersama keluarga.

Bagi kamu yang ingin berwisata kembali ke Lembang, bisa mulai menyiapkan perjalanan wisatanya mulai dari memilih tempat-tempat wisata.

Baca juga: Dago Dreampark, Destinasi Weekend Baru di Bandung

Satu lagi yang perlu diketahui, Lembang tak cukup hanya dikunjungi satu hari. Oleh karena itu, kamu bisa menaruh dua hari satu malam untuk berlibur di Lembang, dan jangan lupa untuk membuat itinerary-nya.

Berikut Kompas.com rangkum itinerary wisata 2 hari 1 malam di Lembang, Bandung

Dago Bakery Punclut di Lembang, Bandung.Instagram @dagobakerypunclut Dago Bakery Punclut di Lembang, Bandung.

Sarapan ala istana di Dago Bakery Punclut

Liburan bersama keluarga, akan lebih baik jika membawa ke tempat-tempat yang estetik dan unik. Pagi pertama di Lembang, kamu bisa pergi mencari sarapan ringan di Dago Bakery Punclut.

Mendengar kata bakery, tempat ini memang merupakan toko roti. Namun bila dilihat lebih dalam, tak hanya roti saja yang disajikan melainkan juga makanan ringan hingga berat.

Oleh karena itu, kamu bisa membawa keluargamu untuk sarapan ke toko roti yang tak biasa ini.

Dago Bakery Punclut menawarkan nuansa khas Eropa, terlihat dari bentuk bangunannya yang menyerupai kastil.

Baca juga: Itinerary Wisata Jalan Kaki di Sekitar Alun-alun Bandung, Alternatif Jika Macet

Selain itu, anak-anak pasti tidak akan bosan berada di tempat ini dengan keindahan bentuk bangunannya yang memesona, juga tempatnya nan luas.

Dago Bakery Punclut sudah buka kembali dengan waktu operasionalnya Senin-Jumat pukul 10.00-20.30 WIB, dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-20.30 WIB.

Jangan lupa untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan mengecek suhu tubuh sebelum masuk area.

Lokasinya ada di Jalan Pagermaneuh, Nomor 57, Pagerwangi, Lembang, tak jauh dari Lereng Anteng dan Boda Barn.

Ddieuland di Lembang, Bandung.Instagram @d.dieuland Ddieuland di Lembang, Bandung.

D'Dieuland

Usai sarapan, kamu bisa langsung melanjutkan perjalanan bersama keluarga dengan berkunjung ke D'Dieuland, Lembang.

Tempat ini juga sudah buka kembali sejak 13 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan. Di tempat ini, kamu bisa melihat pemandangan kota Bandung dan merasakan hawa dinginnya Lembang.

Ragam daya tarik di D'Dieuland yaitu mulai dari spot bersantai, spot foto Instagrammable, hingga outbond untuk anak.

Baca juga: Itinerary Wisata Bandung, Sehari Jalan Kaki di Sekitar Gedung Sate

Salah satu spot foto Instagrammablenya yaitu jembatan Sky Walk. Sementara wahana outbond anak mulai dari flying fox hingga Gyroscope yang bisa memutar pengunjung hingga 180 derajat.

Harga tiket masuknya untuk hari biasa Rp 15.000 dan akhir pekan Rp 20.000. Waktu operasionalnya hari biasa mulai 10.00-20.00 WIB, Sabtu 09.00-22.00 WIB, dan Minggu 09.00-21.00 WIB.

Pengunjung bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius tidak diperbolehkan masuk.
Lokasinya tak jauh dari Dago Bakery Punclut yaitu berada di kawasan wisata Punclut, Kampung Pageurmaneuh, Lembang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X