Kompas.com - 22/07/2020, 09:45 WIB
Kawah Ijen Jawa Timur. shutterstock.com/mazzurKawah Ijen Jawa Timur.

KOMPAS.com – Banyuwangi dan area sekitarnya memiliki berbagai macam pilihan tempat wisata. Jika berkunjung, rasanya mungkin tidak cukup hanya dalam beberapa hari saja.

Hal tersebut diamini oleh Head of Domestic Products Panorama JTB Tours, Rery Sankyo, dalam acara Live Instagram Kompas.com Travel Talk “Jalan-jalan ke Banyuwangi, Bisa Nikmati Apa Saja?”, Selasa (21/7/2020).

“Kita ke arah barat laut, ke Taman Nasional (TN) Baluran. Dari sana, malam hari ke Kawah Ijen bagi yang fit untuk trekking di sana,” kata Rery.

Baca juga: Pilihan Wisata Alam di Banyuwangi, Cocok untuk Wisatawan Keluarga

TN Baluran dan Kawah Ijen

TN Baluran terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo. Tempat wisata yang digadang-gadang sebagai Afrikanya Indonesia ini menawarkan berbagai macam pemandangan.

Mulai dari hutan bakau, padang savana, hingga Pantai Bama. Di sana juga terdapat beberapa hewan seperti banteng dan kerbau liar yang bisa dilihat wisatawan melalui mobil safari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perjalanan dari TN Baluran menuju Kawah Ijen memakan waktu tempuh kurang lebih 2 jam 33 menit menggunakan mobil.

Kawah Ijen berada di Gunung Ijen, tepatnya di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi. Tempat wisata tersebut menawarkan sesuatu yang unik, Blue Fire atau Api Biru.

Baca juga: Kawah Ijen Dibuka Lagi, Jangan Lupa Taati Protokol Saat Berkunjung

Kawah Ijen merupakan satu dari dua tempat di dunia yang memiliki api biru. Untuk melihat fenomena alam tersebut, kamu bisa mulai pendakian pukul 01:00 WIB.

Jika kondisi sedang sehat, waktu tempuh hanya sekitar dua jam. Namun perlu dicatat bahwa api mulai mengecil menjelang pukul 05:00 WIB. Sebaiknya kamu jangan terlalu lama.

“Ke arah barat daya, masuk ke Taman Nasional (TN) Meru Betiri. Di sana gak bisa day trip. Harus menginap di dalam taman nasional, ada guesthouse dan lodge,” ujar Rery.

 

Taman Nasional Meru BetiriDok. Puskomblik Kemenparekraf Taman Nasional Meru Betiri
TN Meru Betiri

Dari Kawah Ijen menuju ke TN Meru Betiri memakan waktu kurang lebih 4 jam 30 menit menggunakan mobil. Lokasinya berada di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember.

Rery menuturkan, di taman nasional tersebut wisatawan bisa berkunjung ke Pantai Sukamade untuk melihat penyu bertelur.

“Penyu bertelur pada malam hari. Pagi-pagi sekitar jam 05:30 – 06:00 WIB ngelepas tukik. Memang harus menginap di sana,” kata Rery.

Selain mengikuti kegiatan melepas tukik (anak penyu), kamu bisa menjelajahi alam ditemani dengan 449 jenis flora dan 325 fauna.

Baca juga: Meru Betiri, Keindahan yang Belum Terjamah

Pantai Pulau Merah

Usai berkunjung ke TN Meru Betiri, Rery mengatakan, wisatawan bisa pergi ke arah timur menuju Pantai Pulau Merah di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Jarak dari TN Meru Betiri menuju ke Pantai Pulau Merah adalah sekitar 3 jam 52 menit menggunakan mobil.

Saat berkunjung ke sana, kamu akan melihat sesuatu yang unik yaitu sebuah bukit setinggi 200 meter di pantai.

“Sebetulnya kalau air sedang surut, pulau kelihatan menyambung (dengan pesisir pantai). Tapi pas air pasang, kayak pulau terpisah,” ujar Rery.

Bagi peselancar pemula, pantai ini cocok untuk dikunjungi karena tidak memiliki terlalu banyak batu karang. Gulungan ombak pun hanya setinggi dua meter.

Baca juga: Di Pulau Merah Banyuwangi, Sampah Plastik Bisa Ditukar Emas

Sadengan, salah satu titik yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur.ARSIP HUMAS PEMKAB BANYUWANGI Sadengan, salah satu titik yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur.

Taman Nasional Alas Purwo

Setelah bersantai di pantai, kamu bisa berkunjung ke Taman Nasional (TN) Alas Purwo yang berlokasi di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

TN ini memiliki pepohonan yang lebat. Jika ingin menghirup udara segar tanpa suara bising perkotaan, kamu bisa berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Tidak jauh dari pintu masuk kamu bisa berfoto-foto terlebih dahulu di Situs Kawitan, sebuah candi Hindu yang memiliki arti “tua” dalam bahasa Jawi Kawi.

Baca juga: Wisata Banyuwangi Tak Hanya Kawah Ijen, Ada TN Alas Purwo

TN Alas Purwo memiliki 700 flora, 50 jenis mamalia, 320 burung, 15 jenis amfibi, dan 48 jenis reptil. Beberapa hewan yang bisa kamu lihat adalah burung merak, rusa, dan banteng Jawa.

Banyuwangi sudah menyambut kembali wisatawan pada era new normal. Namun pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Adapun protokol kesehatan yang dimaksud adalah dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Wisata Gunung Salak di Aceh Utara Bakal Tutup untuk Pembangunan Jembatan

Tempat Wisata Gunung Salak di Aceh Utara Bakal Tutup untuk Pembangunan Jembatan

Travel Update
Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

Travel Update
Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

Travel Tips
5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

Travel Tips
Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Travel Update
4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

Travel Tips
Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Travel Update
Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Travel Update
Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Travel Update
6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

Travel Tips
Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.