Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/07/2020, 11:40 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kabupaten Demak yang terletak di pesisir pantai utara Jawa terkenal dengan destinasi wisata pantainya.

Jika biasanya wisata pantai diisi oleh kegiatan bermain pasir, berenang, snorkeling atau pun diving, salah satu pantai di Demak menghadirkan daya tarik wisata yang berbeda.

Nama pantai ini adalah pantai Glagah Wangi Istambul. Baru-baru ini, pantai Glagah Wangi Istambul masuk dalam 10 nominasi destinasi wisata baru yang dihelat Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.

Pantai ini menawarkan keindahan berwisata hutan mangrove yang bisa terlihat di sepanjang sungai, sebelum wisatawan sampai di ujung pantai.

Baca juga: Wisata Gunung Telomoyo Ditutup karena Pengunjung Padati Puncak

Ahmad Zamroni, selaku Seksi Humas Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Istambul Karya yang merupakan pengelola pantai Glagah Wangi mendeskripsikan bagaimana daya tarik wisata pantai ini sehingga bisa masuk dalam nominasi tersebut.

"Pantai ini menawarkan panorama alam berupa hutan mangrove di sepanjang sungai menuju pantai Glagah Wangi. Kemudian pengunjung akan disuguhi pantai dengan garis yang luas dan panjang serta kondisi pasir yang halus menjadi arena bagi pengunjung untuk menikmati dan bermain air di pantai dengan nyaman," kata Ahmad saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/7/2020).

Hutan Mangrove jadi andalan wisata Pantai Glagah Wangi Istambul

Jika wisata pantai lainnya menawarkan kegiatan snorkeling dan diving, hal ini tidak terjadi di pantai Glagah Wangi Istambul.

Ahmad mengakui jika kegiatan snorkeling dan diving belum ada di pantai Glagah Wangi. Namun, pihaknya punya cara lain dengan membawa program wisata alam yaitu mengunjungi "Laboratorium Mangrove" untuk menarik wisatawan.

Baca juga: Wow! Serunya Menjelajahi Alam di Demak

Jembatan kayu dan gerbang selamat datang di hutan mangrove pantai Glagah Wangi Istambul, Demak, Jawa TengahDokumentasi Ahmad Zamroni Jembatan kayu dan gerbang selamat datang di hutan mangrove pantai Glagah Wangi Istambul, Demak, Jawa Tengah

Laboratorium yang dimaksud bukan sebuah tempat di dalam ruangan, melainkan di luar ruangan yang berisikan jenis-jenis pohon mangrove.

"Kita sudah membuat program Laboratorium Mangrove yang mempunyai jenis-jenis Mangrove terlengkap di Indonesia bahkan dunia," ujarnya.

Berdasarkan kiriman foto-foto yang dijepret langsung olehnya, terlihat bagaimana hutan mangrove terlihat masih hijau dan asri.

Terdapat lorong-lorong jembatan kayu yang mengantarkan wisatawan membelah hutan mangrove.

Pengalaman ini yang akan dirasakan wisatawan sebelum menuju pantai.

Baca juga: Bubur Jamu Coro, Kuliner Legendaris dan Menyehatkan dari Demak

"Sesampainya di dermaga menuju pantai, terdapat jalur jembatan kayu yang membelah hutan mangrove dengan sinar matahari yang menyelinap di antara dedaunan pohon mangrove. Bahkan kepiting bakau yang bermunculan di antara akar mangrove dapat terlihat," jelasnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa lokasi jalur jembatan kayu ini adalah salah satu spot favorit wisatawan untuk mengambil foto.

Tak habis di situ, ketika hendak sampai pantai Glagah Wangi, terdapat sebuah jalur jembatan kayu lagi yang menjorok ke lautan, kata dia.

"Ini menjadi salah satu daya tarik pengunjung untuk mengambil foto seakan-akan berada di tengah-tengah lautan," tambahnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Thailand Akan Rayakan Songkran Sebulan untuk Gaet Turis Asing

Thailand Akan Rayakan Songkran Sebulan untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
5 Tips Main ke Rumah Hantu Solo, Jangan Pakai Sandal 

5 Tips Main ke Rumah Hantu Solo, Jangan Pakai Sandal 

Travel Tips
Catat, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2023 Digelar 8-10 Desember

Catat, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2023 Digelar 8-10 Desember

Travel Update
AP II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Naik 8 Persen Saat Nataru

AP II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Naik 8 Persen Saat Nataru

Travel Update
Februari 2024, Wahana Demon Slayer Hadir Lagi di Universal Studios Japan

Februari 2024, Wahana Demon Slayer Hadir Lagi di Universal Studios Japan

Travel Update
Tempat Baru untuk Ajukan Visa Inggris di Jakarta, Bisa ke Hotel Ini

Tempat Baru untuk Ajukan Visa Inggris di Jakarta, Bisa ke Hotel Ini

Hotel Story
Harga Tiket dan Jam Buka Rumah Hantu Lawang Sukmo dan Zombieverse Solo

Harga Tiket dan Jam Buka Rumah Hantu Lawang Sukmo dan Zombieverse Solo

Jalan Jalan
7 Tempat Wisata untuk Rayakan Tahun Baru 2024 di Jakarta

7 Tempat Wisata untuk Rayakan Tahun Baru 2024 di Jakarta

Jalan Jalan
Langkah THE 1O1 Hotels & Resorts Semakin Serius Jadi Green Hotel

Langkah THE 1O1 Hotels & Resorts Semakin Serius Jadi Green Hotel

Hotel Story
Turis Malaysia Masih Dominasi Kunjungan ke Aceh pada Oktober 2023

Turis Malaysia Masih Dominasi Kunjungan ke Aceh pada Oktober 2023

Travel Update
Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan PAD Rp 2,5 Miliar

Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan PAD Rp 2,5 Miliar

Travel Update
Hotel Angker di Solo Jadi Rumah Hantu Terbesar di Indonesia 

Hotel Angker di Solo Jadi Rumah Hantu Terbesar di Indonesia 

Jalan Jalan
Kabupaten Semarang Punya Banyak Potensi Wisata, tapi Belum Dioptimalkan

Kabupaten Semarang Punya Banyak Potensi Wisata, tapi Belum Dioptimalkan

Travel Update
Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Travel Update
Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com