Kompas.com - 24/07/2020, 16:12 WIB
Kumpulan shooling fish yang ditemukan KompasTravel di perairan dekat Pulau Arborek, Raja Ampat, Kamis (19/10/2017). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAKumpulan shooling fish yang ditemukan KompasTravel di perairan dekat Pulau Arborek, Raja Ampat, Kamis (19/10/2017).

 

"Karena di situ masih kita bisa turun bertahap dua, tiga, empat meter sampai 15 meter yang untuk belajar. Tapi hanya beberapa dive center yang bisa (mengajarkan)," kata Husen.

Tak hanya diving, wisatawan juga bisa melihat aktivitas nelayan di sana hingga membeli hasil tangkapan ikannya.

Pantai Sauwandarek

Pantai Sauwandarek menjadi rekomendasi ketiga dari Tina untuk wisata pantai di Raja Ampat. Menurutnya, sama seperti pantai lainnya, pantai ini juga menawarkan keindahan alam bawah laut Raja Ampat.

Ikan-ikan yang terlihat saat snorkeling di Desa Sawandarek, Distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (30/10/2016).Dok. Dito/PT. Pelni Ikan-ikan yang terlihat saat snorkeling di Desa Sawandarek, Distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (30/10/2016).

Wisatawan bisa snorkeling hingga diving di perairan pantai Sauwandarek. Untuk kegiatan snorkeling, kata dia, biasa dilakukan di pinggir pantai, sedangkan untuk diving, wisatawan akan diajak lebih ke tengah laut.

Baca juga: Tiga Desa di Raja Ampat dengan Tempat Snorkeling Dekat Dermaga

"Di situ ada dermaganya juga. Jadi nanti kita akan naik boat menuju ke sana, lalu turun di dermaga. Bisa aktivitas snorkeling di pinggir pantai atau diving," jelasnya.

Kampung Sauwandarek, Raja Ampat, Papua Barat, yang merupakan salah satu pintu masuk ke Pulau Manswar. Kampung ini terkenal dengan pembuatan noken khas Raja Ampat, yang dibuat oleh ibu-ibu kelompok Mamak Noken. Selain itu, juga menjadi salah satu spot diving favorit wisatwan mancanegara.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kampung Sauwandarek, Raja Ampat, Papua Barat, yang merupakan salah satu pintu masuk ke Pulau Manswar. Kampung ini terkenal dengan pembuatan noken khas Raja Ampat, yang dibuat oleh ibu-ibu kelompok Mamak Noken. Selain itu, juga menjadi salah satu spot diving favorit wisatwan mancanegara.

Pantai ini lokasinya tak jauh dari Desa Yenbuba yang merupakan salah satu spot snorkeling terbaik di Raja Ampat.

Jika beruntung, wisatawan akan dapat melihat penyu ketika melakukan snorkeling.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X