Kompas.com - 24/07/2020, 16:12 WIB
Para peserta Special Interest Diving Famtrip media Perancis undangan Kementerian Pariwisata di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPara peserta Special Interest Diving Famtrip media Perancis undangan Kementerian Pariwisata di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016).


KOMPAS.com - Salah satu destinasi wisata di Indonesia yang telah dikenal hingga mancanegara adalah Raja Ampat.

Keindahan alamnya yang sebagian besar laut, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang.

Tak salah jika destinasi yang dikelilingi lautan ini memang terkenal akan wisata unggulannya yaitu wisata bahari.

Hal ini juga diakui langsung oleh Tour Manager G-Tour, Tina Roy saat acara Live Instagram Kompas.com Travel Talk "Tips Liburan ke Raja Ampat" Kamis (23/7/2020).

"Yang paling terkenal di Raja Ampat itu ya wisata baharinya, karena apa? Wilayahnya itu sebagian besar dominasinya perairan, lautan. Otomatis wisata baharinya yang ditonjolkan," kata Tina.

 

Bicara wisata bahari, tidak akan lepas dari peran pantai dan pulau sebagai tempat wisata. Lalu pantai atau pulau mana saja yang menjadi rekomendasi wisata di Raja Ampat?

Tina yang biasa membawa wisatawan ke Raja Ampat bersama agen perjalanannya, merekomendasikan tiga pantai apik yang menjadi daya tarik wisata.

"Sebenarnya ada banyak banget pantai di Raja Ampat yang bagus. Karena kan memang kepulauan ya, tapi yang paling biasa didatangi itu ada tiga, Pantai Friwen, Pantai Arborek, dan Pantai Sauwandarek," ungkapnya.

Sebelum pergi ke sana, ada baiknya kamu memahami apa saja yang ditawarkan ketiga pantai tersebut berikut ini

Baca juga: Diving Pertama Kali Langsung di Raja Ampat, Bolehkah?

 

Keceriaan anak-anak di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016) sore.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Keceriaan anak-anak di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016) sore.

Pantai Friwen

Wisata pantai yang menjadi rekomendasi pertama dari Tina adalah pantai Friwen. Letaknya berada di Pulau Friwen, sekitar 20 menit menggunakan speed boat dari Pulau Waigeo.

Ia mengatakan, lokasi pantai ini direkomendasikan bagi wisatawan yang suka bersantai atau sekadar menikmati keindahan dan duduk di tepian pantai.

"Ini sangat nyaman, bisa lihat sunset, bersantai, foto-foto. Biasanya wisatawan juga duduk-duduk di ayunan yang disediakan. Banyak banget muda-mudi yang ingin ke pantai ini," terangnya.

Para peserta Special Interest Diving Famtrip media Perancis undangan Kementerian Pariwisata di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Para peserta Special Interest Diving Famtrip media Perancis undangan Kementerian Pariwisata di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016).

Baca juga: Bercanda Sepuasnya di Pulau Friwen

Seperti pulau lain di Raja Ampat, Friwen turut didominasi oleh pepohonan, dan pasir putihnya yang memesona.

Wisatawan yang hobi snorkeling disarankan tidak membuang waktu dan kesempatan. Sebab keindahan bawah laut Pulau Friwen siap untuk dijelajah dan menawarkan pesona tersendiri.

Pulau Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pulau Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Pantai Arborek

Rekomendasi kedua dari Tina adalah Pulau Arborek. Pulau ini memiliki alam bawah laut yang cocok bagi kamu yang gemar diving.

Jika kamu baru pertama kali mencoba diving, pantai di Arborek juga merupakan salah satu rekomendasinya. Sebab, pulau ini memiliki sebagian kecil lokasi yang cocok untuk belajar diving.

Baca juga: Di Mana Lokasi Menyelam untuk Pemula di Raja Ampat?

Diberitakan Kompas.com pada 20 Juli 2017, salah satu senior guide Raja Ampat, Husen merekomendasikan pantai Arborek sebagai titik selam yang bersahabat bagi penyelam pemula.

 

Kumpulan shooling fish yang ditemukan KompasTravel di perairan dekat Pulau Arborek, Raja Ampat, Kamis (19/10/2017).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kumpulan shooling fish yang ditemukan KompasTravel di perairan dekat Pulau Arborek, Raja Ampat, Kamis (19/10/2017).

"Karena di situ masih kita bisa turun bertahap dua, tiga, empat meter sampai 15 meter yang untuk belajar. Tapi hanya beberapa dive center yang bisa (mengajarkan)," kata Husen.

Tak hanya diving, wisatawan juga bisa melihat aktivitas nelayan di sana hingga membeli hasil tangkapan ikannya.

Pantai Sauwandarek

Pantai Sauwandarek menjadi rekomendasi ketiga dari Tina untuk wisata pantai di Raja Ampat. Menurutnya, sama seperti pantai lainnya, pantai ini juga menawarkan keindahan alam bawah laut Raja Ampat.

Ikan-ikan yang terlihat saat snorkeling di Desa Sawandarek, Distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (30/10/2016).Dok. Dito/PT. Pelni Ikan-ikan yang terlihat saat snorkeling di Desa Sawandarek, Distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (30/10/2016).

Wisatawan bisa snorkeling hingga diving di perairan pantai Sauwandarek. Untuk kegiatan snorkeling, kata dia, biasa dilakukan di pinggir pantai, sedangkan untuk diving, wisatawan akan diajak lebih ke tengah laut.

Baca juga: Tiga Desa di Raja Ampat dengan Tempat Snorkeling Dekat Dermaga

"Di situ ada dermaganya juga. Jadi nanti kita akan naik boat menuju ke sana, lalu turun di dermaga. Bisa aktivitas snorkeling di pinggir pantai atau diving," jelasnya.

Kampung Sauwandarek, Raja Ampat, Papua Barat, yang merupakan salah satu pintu masuk ke Pulau Manswar. Kampung ini terkenal dengan pembuatan noken khas Raja Ampat, yang dibuat oleh ibu-ibu kelompok Mamak Noken. Selain itu, juga menjadi salah satu spot diving favorit wisatwan mancanegara.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kampung Sauwandarek, Raja Ampat, Papua Barat, yang merupakan salah satu pintu masuk ke Pulau Manswar. Kampung ini terkenal dengan pembuatan noken khas Raja Ampat, yang dibuat oleh ibu-ibu kelompok Mamak Noken. Selain itu, juga menjadi salah satu spot diving favorit wisatwan mancanegara.

Pantai ini lokasinya tak jauh dari Desa Yenbuba yang merupakan salah satu spot snorkeling terbaik di Raja Ampat.

Jika beruntung, wisatawan akan dapat melihat penyu ketika melakukan snorkeling.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X