Wisata ke Gedung Sate, Naik Balon Terbang hingga Lihat Lukisan

Kompas.com - 27/07/2020, 17:40 WIB
 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi memperkenalkan wajah baru Gedung Sate, di Bandung, Selasa (31/12/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi memperkenalkan wajah baru Gedung Sate, di Bandung, Selasa (31/12/2019).

KOMPAS.comGedung Sate merupakan salah satu gedung ikonik di Jawa Barat yang tahun ini berusia 100 tahun.

Dikenal sebagai kantor untuk gubernur Jawa Barat--bangunan tersebut juga memiliki bagian yang didedikasikan untuk museum.

Museum terletak di lantai dasar gedung meski sebelumnya berada di lantai empat. Museum pun memiliki beberapa teknologi canggih guna membuat wisatawan semakin tertarik ke sana.

“Saat ini, Gedung Sate semakin canggih dengan kemajuan teknologi, beragam dokumentasi tentang sejarahnya pun dapat dilihat di Museum Gedung Sate yang dibuka sejak akhir 2017,” seperti tertera dalam unggahan Twitter @humasjabar, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Sejarah Gedung Sate yang Kini Berusia 100 Tahun

Lantas, ada apa saja di Museum Gedung Sate yang harus dilihat wisatawan saat berkunjung ke sana?

1. Media interaktif

Media Interaktif terletak tidak jauh dari loket pembelian tiket. Saat memasuki pintu menuju ruang pameran, kamu bisa langsung mengarah ke kanan.

Di sana, kamu akan melihat sebuah layar besar. Melalui layar tersebut, kamu bisa melihat interaksi yang ditawarkan dengan menyentuhnya.

Saat menyentuh layar, kamu bisa menggerakkan berbagai tipe pilar atau atap yang membentuk Gedung Sate. Namun, instalasi hanya dapat digunakan untuk beberapa hal terbatas.

Melalui media interaktif ini, kamu bisa melihat apa saja yang membentuk Gedung Sate. Cara menggunakannya adalah dengan menekan dan menggeser tombol tanda panah dengan menggunakan lima jari, Gedung Sate, Bandung, Kamis (16/1/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Melalui media interaktif ini, kamu bisa melihat apa saja yang membentuk Gedung Sate. Cara menggunakannya adalah dengan menekan dan menggeser tombol tanda panah dengan menggunakan lima jari, Gedung Sate, Bandung, Kamis (16/1/2020).

Salah satunya adalah memilih kategori bangunan Gedung Sate, dan menggeser gambar ke kanan atau ke kiri. Wisatawan masih belum bisa memperbesar gambar.

Informasi yang disajikan juga terbatas dan tidak merinci. Namun kamu tidak perlu khawatir, seluruh informasi yang dibutuhkan tertera di dinding informasi ruangan. Ada juga pemandu yang siap membantu.

Media Interaktif menyajikan gambar 3D Scan Gedung Sate dan blueprint resmi gedung tersebut. Wisatawan bisa melihat blueprint yang digambar dengan tangan pada zaman Belanda dulu.

Guna menggunakan Media Interaktif secara efektif, wisatawan harus menggunakan lima jari agar layar sentuh bergerak dan menampilkan informasi yang dibutuhkan.

Baca juga: 5 Tempat Makan Legendaris di Sekitar Gedung Sate Bandung

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Jabar Tetap Terima Wisatawan Saat Libur Panjang, Protokol Kesehatan Diperketat

Whats Hot
Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Ada Imbauan Tidak Wisata ke Puncak Saat Libur Panjang, Ini Kata Kadispar Jabar

Whats Hot
Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Air Terjun Sunsa Kompol di Manggarai Barat, Kesegaran di Lereng Gunung Poso Kuwuh

Jalan Jalan
Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Kini, Ada Armada DAMRI ke Pantai Baron dan Gunung Api Purba Nglanggeran

Jalan Jalan
Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Mendaki Gunung Gede Pangrango Saat Musim Hujan, Ini Panduannya

Travel Tips
Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Benarkah Jepang akan Buka Perbatasan untuk Olimpiade 2021?

Whats Hot
Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Hotel Berusia 100 Tahun di New York Tutup akibat Pandemi Corona

Whats Hot
Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Panduan Harga Tiket Masuk dan Cara Menuju Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Diskon Wisata ke Wisnus, PHRI: Pemikiran Pemerintah yang Out of The Box

Whats Hot
PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

PHRI Minta Kemenparekraf Kawal Kebijakan Dana Hibah ke Pengusaha Hotel dan Restoran

Whats Hot
PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

PHRI: Langkah Pemerintah Berikan Dana Hibah itu Bagus, Kami Apresiasi

Whats Hot
Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

Lezatnya Santap 4 Kuliner Khas Daerah Ini sambil Traveling di Indonesia

BrandzView
Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu, Cari Waktu Terbaik

Travel Tips
Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Catat, Itinerary Seharian Liburan di Desa Wisata Cibuntu

Travel Tips
Wisata ke Korea, Jangan Lupa Gowes di Rel Kereta di Tengah Bukit

Wisata ke Korea, Jangan Lupa Gowes di Rel Kereta di Tengah Bukit

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X