Uniknya Desa Wisata Cibuntu, Ada Kampung Kambing yang Bersih

Kompas.com - 28/07/2020, 10:20 WIB
Pemandangan Gunung Ciremai yang terlihat dari Jalan Cikebo, Majalengka - Kuningan. SHUTTERSTOCKPemandangan Gunung Ciremai yang terlihat dari Jalan Cikebo, Majalengka - Kuningan.

KOMPAS.com – Kabupaten Kuningan memiliki beberapa tempat wisata alam menarik yang patut dikunjungi. Kesejukannya mungkin membuat orang betah untuk berlibur di sana.

Salah satu tempat wisata yang bisa dikunjungi selama berlibur di Kuningan adalah Desa Wisata Cibuntu di Kecamatan Pasawahan.

Di desa wisata tersebut, masyarakat setempat menawarkan keindahan alam yang masih asri. Wisatawan yang berkunjung bisa mempelajari kebudayaan setempat.

Sembari berinteraksi dengan masyarakat setempat, wisatawan bisa menikmati hamparan rerumputan hijau yang membentang di bawah kaki Gunung Ciremai.

Desa Wisata Cibuntu menyediakan beberapa tempat duduk di pinggir jalan. Wisatawan bisa beristirahat sejenak sembari menikmati pemandangan di sana.

Jika cuaca sedang tidak bersahabat, tidak perlu khawatir. Sebab, tempat duduk yang terbuat dari kayu, serta beberapa gazebo kecil di sana, sudah ditutupi oleh atap.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner di Kuningan Jawa Barat, Siap Bikin Kamu Ngiler!

Atraksi wisata di Desa Wisata Cibuntu

Kegiatan wisata lain yang bisa dilakukan di antaranya adalah berenang dan berkemah. Ada juga Air Terjun Gongseng yang bisa dikunjungi.

Jika ingin coba meminum air alami yang segar, maka bisa langsung menuju mata air Kahuripan.

Jika menjelajah lebih jauh, wisatawan bisa melihat sebuah tebing yang letaknya tidak jauh dari Air Terjun Gongseng.

Di dekat tebing terdapat sebuah gazebo yang telah dibangun oleh masyarakat setempat. Wisatawan bisa bersantai sejenak di sana sebelum lanjut menjelajahi Desa Wisata Cibuntu.

Baca juga: 8 Tips Mendaki Gunung Ciremai via Jalur Linggarjati

Satu hal yang membuat desa wisata ini unik adalah mereka memiliki Kampung Kambing. Seluruh kambing milik warga di taruh di sana.

Kampung Kambing merupakan kandang khusus yang memiliki lebih dari ribuan kambing. Meski begitu, lingkungannya masih bersih, sehingga tidak perlu khawatir.

Desa Wisata Cibuntu memiliki hamparan rerumputan yang luas yang terletak tidak jauh dari perumahan warga.

Mereka juga menyediakan jalur setapak di tengah-tengahnya agar wisatawan bisa menikmati keindahannya sambil berjalan-jalan santai.

Pendaki di area puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki di area puncak Gunung Ciremai, Jawa Barat. Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Selain itu, tempat wisata tersebut juga memiliki situs peninggalan zaman dulu. Salah satunya adalah arca peninggalan sejarah masa Hindu Buddha yang disebut situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh, dan Hulu Dayeuh.

Jika ingin menjelajahi lebih lanjut, wisatawan bisa menginap di beberapa homestay milik warga.

Desa Wisata Cibuntu merupakan salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat, dan berhasil menyabet penghargaan tingkat nasional.

Desa tersebut juga pernah dinobatkan menjadi desa wisata terbaik urutan kelima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay.

Baca juga: 6 Obyek Wisata Sekitar Gunung Ciremai Kuningan

Rute dan cara berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu

Desa Wisata Cibuntu terletak sekitar 28 km dari Kota Kuningan, atau 56 menit jika menggunakan mobil.

Untuk menuju ke sana, patokan yang lebih mudah adalah dari KFC Kota Kuningan dan melewati Bunderan Cijoho kemudian berjalan lurus terus.

Selanjutnya, kamu tetap berjalan lurus hingga melewati SPBU Ciloa, Polsek Jalaksana, dan RSUD Linggajati Kuningan.

Kemudian kamu harus melewati pasar Cilimus hingga menemui perempatan besar dekat SPBU. Di sini kamu bisa ambil belokan ke arah kiri dan terus ikuti jalan besar.

Saat menemui pertigaan besar, ambil arah ke kanan hingga melewati SMA Negeri 1 Mandirancan dan menemui pertigaan besar dekat Alfamart dan Indomaret.

Dari pertigaan tersebut, ambil arah ke kiri sebelum belok ke kiri lagi di Tugu Macan. Selanjutnya kamu tinggal berjalan lurus saja mengikuti jalur hingga sampai ke tujuan.

Baca juga: Cijoho Jadi Pusat Oleh-oleh Kuningan Sejak 1986

Untuk memasuki Desa Wisata Cibuntu, harga tiketnya adalah Rp 5.000. Namun jika ingin menginap, beberapa homestay di sana memiliki kisaran harga Rp 150.000 - Rp 200.000 per kamar per malam termasuk tiket masuk tempat wisata tersebut.

Jika ingin berenang, wisatawan bisa membayar Rp 10.000 untuk orang dewasa, dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Sementara untuk berkemah adalah Rp 250.000 termasuk makan tiga kali.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X