Kompas.com - 30/07/2020, 22:03 WIB
Ilustrasi turis yang merencanakan perjalanan keliling dunia SHUTTERSTOCK/TORWAISTUDIO)Ilustrasi turis yang merencanakan perjalanan keliling dunia

KOMPAS.com – Selain pilihan jenis wisata dan gaya berlibur yang diprediksi akan berubah selama new normal, perilaku wisatawan dalam berlibur pun mengalami perubahan.

Senior Content and Promotion Manager Blibli Travel, Ratna Putri Dewi, menuturkan bahwa wisatawan kini lebih memilih untuk berlibur dalam periode waktu yang lebih lama.

“Sebelum pandemi, mereka biasanya merencanakan liburan untuk periode 2–3 hari. Selama masa transisi PSBB menjadi 4–5 hari, sedikit lebih lama,” kata Ratna.

Baca juga: Apa Itu Staycation? Liburan yang Diprediksi Jadi Tren Selama Pandemi

Hasil survei yang telah dilakukan oleh pihaknya tersebut diungkapkan oleh Ratna dalam sesi webinar bertajuk “Planet Tourism Indonesia 2020”, Rabu (29/7/2020).

Menurut Ratna, terdapat satu alasan mengapa wisatawan memilih untuk berlibur dalam periode waktu yang lama.

“Mereka sudah tidak berlibur dalam waktu yang lama, jadi mereka berencana untuk balas dendam dengan waktu berlibur yang lama,” tutur Ratna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, ada kemungkinan mereka memanfaatkan situasi kerja dari rumah untuk bekerja dari tempat lain. Misalnya bekerja dari Bali.

Cari voucher hotel dan roadtrip

Survei tersebut juga menunjukkan, wisatawan kini cenderung lebih sering mencari hotel yang menjual voucher dengan penawaran yang murah namun periode menginapnya fleksibel.

Hal tersebut karena saat ini sebagian wisatawan lebih senang melakukan staycation karena masih ragu untuk pergi ke tempat yang terlalu jauh.

Roadtrip juga menjadi pilihan karena mengurangi kemungkinan terjadi transmisi Covid-19 dari orang lain,” kata Ratna.

Wisatawan di kapal pesiar di Sungai Sekonyer kawasan Taman Nasional Tanjung PutingDok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Wisatawan di kapal pesiar di Sungai Sekonyer kawasan Taman Nasional Tanjung Puting

Incar destinasi domestik

Bloom Consulting, sebuah perusahaan yang kerap melakukan penelitian terkait pariwisata, melakukan survei pada April 2020 terhadap sekitar 4.000 wisatawan dari Amerika, Eropa, dan Asia.

Strategy Director of Bloom Consulting, Gonzalo Vilar, dalam kesempatan yang sama, menuturkan, berdasarkan survei tersebut, perilaku wisatawan terhadap tujuan berlibur yang telah direncanakan atau dipesan berubah akibat pandemi Covid-19.

Survei tersebut dilakukan secara lintas generasi mulai dari Generasi X atau kelahiran sekitar tahun 1965-1980, Millennial atau kelahiran sekitar tahun 1981-1996, dan Generasi Z atau kelahiran sekitar tahun 1997–2010-an.

Baca juga: Indonesia Incar Wisatawan Domestik Lewat Staycation dan IndonesiaAja

Rencana yang dibuat wisatawan untuk pergi ke suatu destinasi pun berubah karena adanya pandemi.

“Adanya pandemi ini, mereka mempertimbangkan kembali ke mana mereka akan pergi,” lanjutnya.

Salah satu alasan yang membuat wisatawan mempertimbangkan kembali tujuan berliburnya adalah langkah-langkah yang diterapkan oleh pemerintah setempat terkait penanganan virus.

“Riset kami melihat bahwa wisatawan akan lebih prioritaskan tujuan berlibur domestik dibandingkan internasional,” pungkas Vilar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.