6 Tradisi Unik Perayaan Idul Adha di Indonesia

Kompas.com - 31/07/2020, 13:16 WIB
ILUSTRASI - Gunungan Grebeg, Yogyakarta Shutterstock/areza taqwimILUSTRASI - Gunungan Grebeg, Yogyakarta

KOMPAS.com – Umat Islam tengah merayakan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari ini, Jumat (31/7/2020). Selain shalat Idul Adha, perayaan dilakukan dengan memotong hewan kurban.

Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa tradisi merayakan Idul Adha dari beberapa daerah yang unik.

Baca juga: Selamat Hari Raya Idul Adha, 10 Ucapan Selamat Idul Adha 2020

Lantas, apa saja tradisi unik tersebut? Berikut enam tradisi unik Hari Raya Idul Adha yang telah Kompas.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Manten Sapi

Tradisi Manten Sapi bisa dilihat di Desa Wates Tani, Kecamatan Granti, Kabupaten Pasuruan. Tradisi dilakukan guna menghormati hewan kurban yang akan disembelih.

Manten Sapi, atau pengantin sapi, dilakukan seperti acara pernikahan. Sapi-sapi dirias agar terlihat lebih menarik selama prosesi berlangsung, serta diberi kalung bunga tujuh rupa dan dibalut kain putih.

Tradisi Manten Sapi merupakan tradisi menghias hewan kurban menjelang hewan kurban yang digelar di warga Wates Tani Kabupaten Pasuruan Jawa TimurKOMPAS.COM/M ANAS Tradisi Manten Sapi merupakan tradisi menghias hewan kurban menjelang hewan kurban yang digelar di warga Wates Tani Kabupaten Pasuruan Jawa Timur

Usai dirias, sapi diarak oleh ratusan warga menuju masjid untuk diserahkan kepada panitia kurban.

Hal unik lainnya dalam tradisi ini adalah para perempuan memeriahkan acara dengan membawa peralatan masak, serta bumbu dapur untuk acara masak bersama.

2. Mepe Kasur

Tradisi ini dilakukan oleh Muslim di Banyuwangi dengan menjemur kasur. Kasur-kasu yang dijemur ini kemudian dipukul-pukul untuk menghilangkan debu.

Hal ini dilakukan untuk mengingatkan warga akan kebersihan kasur supaya terhindar dari penyakit dan debu.

Baca juga: Idul Adha di Jakarta, Jajal 4 Kuliner Kambing Paling Top Ini

Proses Mepe Kasur dilakukan secara serentak oleh masyarakat sejak pagi hari. Selain dipukul-pukul, kasur juga dibalik agar seluruh sisinya bersih. Tradisi ini dipercaya mampu menolak bala.

3. Toron

Di Madura, hari-hari menjelang Idul Adha dimanfaatkan untuk melakukan tradisi Toron. Tradisi ini ditandai dengan pulang ke kampung masing-masing seperti Hari Raya Idul Fitri.

Setelah sampai di kampung halaman, masyarakat Madura akan melakukan silaturahmi. Hal ini merupakan puncak dari perayaan tradisi Toron.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X