Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/08/2020, 13:10 WIB

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah membuka kembali pariwisatanya khusus masyarakat lokal dan wisatawan nusantara pada 9 dan 31 Juli 2020.

Meski begitu, pembukaan kembali pariwisata tidak hanya disambut secara antusias oleh masyarakat lokal. Turis asing yang terdampar di sana juga menikmati pembukaan tersebut.

“Ada sekitar 6.500 warga asing yang masih tinggal di Bali. Dulu masih sembunyi (saat pariwisata Bali masih ditutup), sekarang mulai keluar,” kata Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, akrab disapa Cok Ace.

Hal tersebut diungkapkan oleh Cok Ace dalam sesi webinar bertajuk “Planet Tourism Indonesia 2020”, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Catat, Panduan Wisata ke Bali Saat New Normal

Dari jumlah tersebut, Cok Ace menuturkan, banyak dari mereka yang memang terdampar di Bali. Namun ada juga yang sengaja berkunjung ke Bali.

“Ada satu keluarga dari Eropa tinggal di daerah Ubud. Tinggal untuk menghindar karena mereka yakin akan tetap sehat di Bali daripada di negaranya,” ungkap Cok Ace.

Sejak tempat wisata di Bali kembali dibuka khusus masyarakat lokal, para wisatawan mancanegara (wisman) yang terdampar kerap memenuhi area pesisir. Tepatnya untuk berselancar di pantai-pantai Bali.

Baca juga: Syarat Terbaru Wisatawan Berkunjung ke Bali, Rapid Test Non-reaktif

Merayakan kegembiraan dan empati terhadap sesama masyarakat

Beberapa waktu lalu terdapat beberapa pemberitaan terkait warga asing yang ramai berpesta di Bali. Menanggapi hal tersebut, Cok Ace menuturkan, pihaknya sudah memberi imbauan.

“Mereka adakan pesta itu luapan kebahagiaan mereka bertemu teman-teman. Tapi selalu kami ingatkan untuk di batas-batas tertentu. Masih bisa jaga jarak,” tutur Cok Ace.

Kendati sudah diberi imbauan, Cok Ace juga mengingatkan dalam situasi seperti ini ada baiknya mengekspresikan kegembiraan perlu hati-hati dan perlu dijaga.

Baca juga: Tahapan Pembukaan Pariwisata Bali, September untuk Turis Asing

“Ada hal empati. Ini perlu dijaga. Etika ini, ingatkan. Ada satu sisi teman-teman terpuruk di rumah sakit, dokter meninggal karena Covid-19. Di satu sisi terlalu senang berlebihan. Kita kontrol,” ujar Cok Ace.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

Travel Update
3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

Travel Tips
Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

Travel Promo
Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

Jalan Jalan
Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

Travel Tips
5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Jalan Jalan
565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

Travel Update
Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Travel Promo
Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Travel Promo
Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Jalan Jalan
Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+