Kompas.com - 04/08/2020, 09:20 WIB
Lembah Girpasang, Klaten, Jawa Tengah. klatenkab.go.idLembah Girpasang, Klaten, Jawa Tengah.

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuturkan, Dusun Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten memiliki potensi untuk dikelola menjadi tempat wisata.

Hal tersebut disampaikan saat Ganjar berkunjung ke sana untuk mengantarkan daging kurban dan bantuan sembako, mengutip Antara, Sabtu (1/8/2020).

"Ini bagus, saya melihat potensi yang bisa dikembangkan jadi destinasi wisata unggulan, ini keren lho,” kata Ganjar seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Air di Klaten dan Sekitarnya, Asyik untuk Liburan si Kecil

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Klaten, Sri Nugroho, menuturkan, pihaknya sudah bertemu dengan masyarakat setempat lebih kurang tiga kali untuk mendiskusikan hal tersebut.

"Tahap awal minta dengan pak kepala desa untuk bentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)," kata Nugroho kepada Kompas.com, Senin (3/8/2020).

"Nanti tinggal sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) galakkan tempat wisata," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nugroho menuturkan, masyarakat Dusun Girpasang sudah siap untuk menjadikan lingkungan tempat tinggalnya menjadi tempat wisata.

Baca juga: Kolam Renang Pesona Alam Tirta, Berenang di Tengah Sawah Klaten

Selain karena faktor ekonomi, juga karena dusun tersebut memiliki potensi wisata menarik. Salah satunya yakni letak Dusun Girpasang, sekitar 4 km dari puncak Gunung Merapi.

“Jalan menuju ke sana dari Kelurahan Tegalmulyo sekitar 45 menit melewati jalur selebar 100 meter. Jalannya berliku, pinggir jalan jurang. Harus ekstra hati-hati,” tutur Nugroho.

Dusun Girpasang, Klaten, Jawa Tengah.klatenkab.go.id Dusun Girpasang, Klaten, Jawa Tengah.
Kendati berjalan di pinggir jurang, pemandangan yang ditawarkan mungkin akan membuat wisatawan lupa akan rasa takut.

Sebab, Dusun Girpasang terletak cukup jauh dari desa lain. Area yang hanya ditinggali oleh 12 kepala keluarga dan 37 jiwa ini dikelilingi oleh hutan yang masih asri.

Selain itu, dusun juga dikelilingi oleh sungai dengan kedalaman 300 – 500 meter yang airnya secara alami memiliki warna biru. Ada juga pemandangan lembah.

“Sekitar satu kilometer dari Dusun Girpasang ada Goa Jepang. Belum banyak orang yang tahu, baru masyarakat sekitar dusun dan desa saja,” ujar Nugroho.

Baca juga: Panduan Wisata ke Umbul Sigedang, Sumber Mata Air Menyegarkan di Klaten

Rencana pembuatan paket wisata

Nugroho menuturkan, saat ini pihaknya tengah berencana untuk membuat paket wisata ke Dusun Girpasang. Hal ini dilakukan guna menarik minat wisatawan.

“Di sana hanya ada sembilan rumah, kalau (wisatawan) datang sendiri-sendiri kurang menarik. Awalnya mapping paket-paket homestay misalnya. Menginap, malam bermain api unggun,” kata Nugroho.

Dalam paket tersebut rencananya wisatawan pada pagi hari bisa berkunjung ke Goa Jepang. Adapun paket juga akan termasuk makan malam.

 

Jalur yang harus ditempuh untuk menuju ke Dusun Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.dok. Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten Jalur yang harus ditempuh untuk menuju ke Dusun Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Jika sudah rampung, paket wisata ke Dusun Girpasang akan diprioritaskan untuk menonjolkan wisata alam di sana.

“Pengembangan potensi wisata akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Dikaji bersama kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh budaya, Pokdarwis, dan sebagainya,” ungkap Nugroho.

Saat ini, Dusun Girpasang memiliki sebuah gondola kecil untuk mengangkut barang yang dibutuhkan sehari-hari antara dusun tersebut dengan desa lain.

Baca juga: Asyiknya Naik Perahu Keliling Rowo Jombor di Klaten

Terkait hal tersebut, Nugroho menuturkan, ke depannya gondola akan dijadikan sebagai salah satu atraksi wisata.

Adapun atraksi wisata yang dimaksud adalah gondola akan diperbaiki menggunakan barang-barang berkualitas agar bisa dinaiki oleh calon wisatawan.

Nugroho menuturkan, sebelumnya sudah ada rencana untuk membuat jembatan guna mempermudah akses menuju Dusun Girpasang. Namun hal tersebut tertunda karena Covid-19.

Baca juga: 5 Tips Naik Perahu Asyik di Waduk Rowo Jombor Klaten

Namun jika jembatan sudah jadi, Nugroho mengatakan bahwa akses bagi pejalan kaki yang kini digunakan masyarakat setempat akan tetap ada bagi wisatawan yang ingin berpetualang.

"Jarak dari Kota Klaten sekitar 45 menitan naik mobil. Sampai Girpasang berenti di Kelurahan Tegalmulyo, jalan kaki. Kalau turun, istirahat paling tidak dua kali. Kalau naik bisa 3 - 4 kali," tutur Nugroho.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Dany Beler: Yang Tadinya Jahat, Sekarang Jadi Baik
Stand Up Dany Beler: Yang Tadinya...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.