Kompas.com - 04/08/2020, 18:04 WIB
Savana Propok di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB. Instagram @gunungrinjani_nationalparkSavana Propok di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB.

KOMPAS.com - Beredar sebuah video yang menunjukkan sekelompok orang berpesta pada malam hari dengan mengenakan jaket diiringi pengeras suara dan senter.

Kejadian itu terjadi di sebuah obyek wisata dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Tenggara Barat, yaitu Savana Propok.

Kepala Balai TNGR Dedy Asriady mengonfirmasi video itu benar terjadi di Savana Propok. Ia mengatakan, pesta itu terjadi pada Sabtu (1/8/2020) malam.

Baca juga: 6 Fakta Gunung Rinjani yang Mungkin Belum Kamu Tahu

"Ada sekelompok pemuda-pemudi yang memakai pengeras suara. Videonya itu sudah dihapus, tetapi saya telusuri lagi bersama teman-teman," kata Dedy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Imbas kejadian, imbuh dia, TNGR dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bebidas selaku pengelola Savana Propok berencana akan menutup tempat itu hingga waktu yang belum ditentukan.

Tangkapan layar pengunjung Savana Propok yang menimbulkan kegaduhan, Sabtu (1/8/2020) malam.Instagram @insidelotim Tangkapan layar pengunjung Savana Propok yang menimbulkan kegaduhan, Sabtu (1/8/2020) malam.

"Sedang kami komunikasikan untuk ditutup. Informasi tadi pagi akan ditutup besok Rabu (5/8/2020), tetapi mau dipastikan dulu. Mau dilihat agar jangan sampai yang sudah datang jauh-jauh, booking, lalu tak bisa masuk," ujar Dedy.

Tak akan hukum Pokdarwis

Dedy juga menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan hukuman atau sanksi berlebih kepada Pokdarwis Bebidas atas kejadian tersebut.

Ia memberikan alasan mengapa tak memberikan hukuman dan lebih memilih mengevaluasi saat penutupan Savana Propok nantinya.

Menurut Dedy, kejadian itu bisa terjadi di Savana Propok karena lokasinya yang sulit dilakukan pemantauan karena berada di alam, bukan di pinggir jalan.

Selain itu, sejak dibukanya kembali delapan kawasan wisata TNGR, termasuk Savana Propok, Kamis (7/7/2020), sambung dia, belum ditemukan masalah dalam hal penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Gunung Rinjani Dibuka Lagi, tapi Pendakian Belum Diizinkan

"Fine-fine saja. Protokol kesehatan dari tanggal 7 itu tidak ada accident. Kali ini ada accident, lalu pertanyaannya, bagaimana kami menyikapi itu?," kata Dedy.

Ia melanjutkan, akan lebih soft menangani kejadian itu karena baru terjadi tahun ini. Terlebih, Pokdarwis sebagai pengelola yang bekerja sama dengan TNGR bukan pengusaha besar, sehingga tentu ada kendala.

Pihaknya pun memastikan akan memperkuat kelembagaan Pokdarwis setelah kejadian tersebut karena kerja sama antara TNGR dan Pokdarwis baru berjalan tahun ini.

Alasan lain dia tak memberi hukuman kepada Pokdarwis adalah, mereka bersedia dibina setelah kejadian itu.

Baca juga: Catat, 8 Tempat Wisata Non Pendakian TN Gunung Rinjani

"Mereka bahkan bilang, kalau perlu cabut saja izin pengelolaannya. Lalu saya bilang, saya gak akan cabut izin ini. Saya punya kewajiban untuk menguatkan kelembagaannya," imbuh Dedy.

Saat video pesta tersebut viral, Pokdarwis langsung memberikan klarifikasi dan memohon maaf kepada dirinya.

"Dulunya anggota pokdarwis ini kan perambah yang melakukan aktivitas ilegal di kawasan TNGR. Kami lalu mengajak mereka untuk mengelola tempat ini sebagai daerah wisata," ujar Kepala Balai TNGR itu.

Pihak TNGR dan Pokdarwis pun tak akan tinggal diam saat Savana Propok ditutup. akan dilakukan evaluasi bersama stakeholder, pemerintah daerah, dan tim Gugus Tugas Covid-19.

Baca juga: FOTO: 6 Foto Gunung Rinjani, Salah Satu Gunung Tertinggi di Indonesia

"Kami evaluasi soal apa yang harus dilakukan sebelum dibuka kembali. Bisa jadi penguatan screening di bawah, memastikan yang terbawa ke atas itu bisa berpotensi menimbulkan keributan. Ini salah satunya saja ya," kata Dedy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.