Kekurangan Bambu, Dua Panda di Kanada Tak Bisa Pulang ke China Akibat Covid-19

Kompas.com - 07/08/2020, 22:02 WIB
Ilustrasi panda. pixabay.com/wal_172619Ilustrasi panda.

KOMPAS.com – Dua panda terdampar di Kebun Binatang Calgary, Kanada dengan kondisi kekurangan bambu akibat tidak bisa kembali ke China.

Dilansir dari BBC, Kamis (6/8/2020), pihak kebun binatang menuturkan bahwa mereka belum bisa memperoleh izin perjalanan internasional untuk memindahkan dua panda bernama Er Shun dan Da Mao itu.

Panda hanya memakan bambu segar yang kebun binatang itu datangkan dari China. Namun, pandemi Covid-19 menghentikan sebagian besar penerbangan.

Sejak saat itu, Kebun Binatang Calgary hanya mengandalkan pasokan bambu Kanada yang terbatas.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Begini Cara Bayi Panda Memanjat, Dibantu Kepala

Pada Mei 2020, kebun binatang mengumumkan bahwa mereka akan memindahkan Er Shun dan Da Mao ke China yang memiliki persediaan bambu melimpah.

Akan tetapi, minggu ini kebun binatang menuturkan bahwa mereka memiliki masalah, meski telah ada kerja sama antara pemerintah Kanada dan China.

Masalahnya adalah, China masih belum menyetujui izin internasional karena ada perubahan terkait pandemi dalam undang-undang impor dan fasilitas karantina.

“Penundaan terus menerus dalam izin internasional membahayakan kesehatan dan kesejahteraan dua panda ini,” kata Presiden Kebun Binatang Calgary Clement Lanthier dalam pernyataan yang dikutip dari BBC.

Baca juga: Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 Panda Hong Kong Berhasil Dikawinkan

Menurut pihak kebun binatang, panda-panda di sana saat ini berada dalam keadaan baik dan menerima perawatan yang luar biasa.

Adapun, dua panda itu tiba di Kanada pada 2014 sebagai bagian dari kesepakatan antara Kanada dan China. Keduanya dijadwalkan untuk tinggal selama 10 tahun.

Mereka dipinjamkan ke Kanada enam tahun lalu sebagai tanda adanya niat baik antara kedua negara tersebut. Langkah itu terkadang disebut sebagai diplomasi panda.

Saat ini, memberi makan Er Shun si panda betina dan Da Mao si panda jantan merupakan tantangan.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Kenapa Panda Tidak Makan Daging?

Pasalnya, kedua panda membutuhkan bambu seberat 40 kg. Sementara itu, bambu merupakan 99 persen dari makanan mereka.

Kebun binatang yang berbasis di Alberta telah membawa bambu dari provinsi tetangga yakni British Columbia. Namun, pasokan bambu diperkirakan akan habis pada September.



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X