Kompas.com - 08/08/2020, 13:01 WIB
Replika Menara Eiffel dari Bambu di Radesa Wisata, Tuntang, Kabupaten Semarang KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAReplika Menara Eiffel dari Bambu di Radesa Wisata, Tuntang, Kabupaten Semarang

KABUPATEN SEMARANG, KOMPAS.com – Kabupaten Semarang memiliki beberapa obyek wisata yang ada di Rawa Pening, salah satu yang terbaru adalah Radesa Wisata.

Salah satu keunikan obyek wisata yang baru soft launching Minggu (19/7/2020) itu adalah, ada replika Menara Eiffel yang menjulang setinggi meter di atas Rawa Pening.

Radesa Wisata berada di Dusun Klurahan, Desa Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Jarak tempuh dari Kota Salatiga hanyalah sekitar 9 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih 20 menit.

Lokasi Radesa Wisata pun mudah dicapai. Area parkirnya hanya berjarak sekitar 400 meter dari jalan utama Salatiga-Semarang dan bisa dijangkau kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil.

Menara Eiffel di Tengah Rawa Pening

Radesa Wisata pas dikunjungi mereka yang ingin menyambangi Menara Eiffel di Paris, tetapi belum kesampaian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itu karena terdapat replika Menara Eiffel dari bambu setinggi kurang-lebih 38 meter dan lebar 12,5 meter yang mirip dengan aslinya.

“Kami putuskan membuat replika Menara Eiffel agar kapal nelayan yang ingin cari ikan bisa lewat bawahnya,” ujar pemrakarsa atau pendiri Radesa Wisata Didik Setiawan saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/8/2020).

Pengunjung pun bisa berfoto dengan latar belakang replika Menara Eiffel itu atau naik ke atasnya.

Baca juga: 5 Lokasi Terbaik untuk Memandang Indahnya Danau Rawa Pening

Nantinya, latar belakang replika Menara Eiffel itu akan berpadu sempurna dengan keindahan Rawa Pening dan barisan pergunungan di belakangnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
Agrowisata Kuncen Polobogo Kabupaten Semarang, Keindahan Alam di Selatan Gunung Merbabu

Agrowisata Kuncen Polobogo Kabupaten Semarang, Keindahan Alam di Selatan Gunung Merbabu

Jalan Jalan
Menjelajahi Kakatiya Rudreshwara, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di India

Menjelajahi Kakatiya Rudreshwara, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di India

Jalan Jalan
3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

Jalan Jalan
Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Travel Update
Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Travel Update
IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

Travel Update
Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Travel Update
Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Travel Update
Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Jalan Jalan
Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Travel Update
Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X