Kompas.com - 09/08/2020, 13:40 WIB
Hotel bintang empat pertama hadir di Banyuwangi. DOK. EL ROYALE BANYUWANGIHotel bintang empat pertama hadir di Banyuwangi.


KOMPAS.com - Menginap di hotel berbintang menjadi hal yang tak terlupakan bagi sebagian besar masyarakat atau wisatawan ketika liburan. Hal ini karena biasanya hotel berbintang memiliki fasilitas tak biasa seperti hotel kebanyakan.

Hotel berbintang di Indonesia memiliki tingkat klasifikasi mulai dari bintang satu sampai lima. Sebuah hotel bisa dikatakan hotel berbintang apabila memenuhi standar yang telah ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca juga: 5 Tips Pilih Hotel untuk Staycation, Cari Sesuai Budget

Pertimbangan ini dapat dilihat dari beberapa aspek seperti jumlah kamar, fasilitas, dan peralatan yang tersedia di hotel tersebut.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor PM 53/HM.001/MPEK/2013 Tentang Standar Usaha Hotel.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, saat ini tidak ada lagi kriteria yang menyangkut minimal jumlah kamar dan luas ruangan di hotel berbintang.

Menurutnya, hal yang menyangkut minimal jumlah kamar dan luas ruangan hotel berbintang sudah tak berlaku lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sudah gak ada lagi kriteria tersebut. Itu kan diatur dalam Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor KM.3/HK.001/MKP.02 tentang Penggolongan Kelas Hotel. Sekarang sudah tak berlaku lagi, jadi mengikuti PerMen yang baru," jelas Maulana saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Bagaimana Menginap di Hotel Saat New Normal?

Melihat buku panduan lampiran kriteria mutlak dan kriteria tidak mutlak standar usaha hotel bintang yang diberikan PHRI kepada Kompas.com, Selasa (4/8/2020), berikut isi kriterianya sesuai PerMen Nomor PM 53/HM.001/MPEK/2013 Tentang Standar Usaha Hotel

Hotel Grand Dafam Bela Ternate merupakan hotel bintang 4 di Kota Ternate, Maluku Utara. Hotel ini memiliki 192 kamar dengan pemandangan yang memanjakan mata karena terletak di kaki Gunung Gamalama dengan pemandangan laut dan pulau.ARSIP DAFAM HOTEL MANAGEMENT Hotel Grand Dafam Bela Ternate merupakan hotel bintang 4 di Kota Ternate, Maluku Utara. Hotel ini memiliki 192 kamar dengan pemandangan yang memanjakan mata karena terletak di kaki Gunung Gamalama dengan pemandangan laut dan pulau.

Kriteria mutlak standar usaha hotel bintang

Hotel berbintang secara umum harus memenuhi tiga aspek standar hotel bintang yaitu produk, pelayanan, dan pengelolaan.

Sebuah hotel berbintang wajib memenuhi aspek produk yaitu bangunan hotel, penanda arah berupa papan nama hotel, penyediaan tempat parkir termasuk pengaturan lalu lintasnya, lobi hotel, toilet umum, front office, fasilitas makan dan minum beserta ruangannya, kamar tidur tamu lengkap dengan perlengkapan dan kamar mandi.

Khusus poin kamar tidur tamu, hotel bintang juga wajib menyediakan denah lokasi kamar dan petunjuk penyelamatan diri. Poin berikutnya adalah hotel berbintang wajib memiliki unsur dapur atau pantry, kantor, utilitas seperti instalasi air bersih, dan terakhir pengelolaan limbah.

Untuk aspek pelayanan, hotel berbintang wajib memiliki kantor depan, tata graha, area makan dan minum, keamanan, dan kesehatan. Sementara itu untuk aspek terakhir yaitu pengelolaan, hotel bintang harus memiliki unsur struktur organisasi dan peraturan perusahaan.

Baca juga: Kasur sampai Televisi, Barang yang Kerap Dicuri Tamu Hotel Bintang Lima

Selain itu, ada juga unsur manajemen yang mana hotel harus memiliki program pemeriksaan kesehatan karyawan dan pemeliharaan sanitasi, hygiene dan lingkungan.

Unsur terakhir, hotel bintang harus memiliki sumber daya manusia dengan cara melaksanakan sertifikasi kompetensi karyawan.

Ilustrasi hotel - Penginapan Menara Laut Hotel di Pangandaran.dok. Traveloka Ilustrasi hotel - Penginapan Menara Laut Hotel di Pangandaran.

Kriteria Tidak Mutlak Standar Usaha Hotel Bintang Satu

Setiap hotel bintang satu wajib memenuhi aspek produk, pelayanan dan pengelolaan. Sama seperti kriteria mutlak hotel bintang, pada aspek produk, sebuah hotel dapat dikategorikan sebagai hotel bintang satu jika memiliki beragam unsur.

Unsur-unsur tersebut di antaranya bangunan yang diperuntukkan sebagai usaha hotel yang baik dan terawat, penanda arah berupa papan nama hotel yang mudah terlihat, lobi dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik.

Kemudian, hotel bintang satu juga wajib memiliki front office yang tersedia gerai atau meja kursi dan sertifikat atau plakat tanda bintang sesuai golongan kelas hotel.

Hotel bintang satu harus punya lift untuk tamu jika bangunan di atas lima lantai dari lantai dasar. Selain itu, harus ada toilet umum yang tersedia tempat cuci tangan, sabun dan cermin.

Baca juga: Bosan dengan Tatanan Kamar? Berikut 5 Tips Menata Kamar Tidur ala Hotel Bintang Lima

Hotel bintang satu juga harus punya koridor dan menyediakan alat pemadam kebakaran.

Unsur paling penting lainnya adalah kamar tidur tamu yang wajib menyediakan kamar mandi, pintu dengan pengaman, jendela, pencahayaan dan sirkulasi yang baik, penunjuk arah kiblat, tempat tidur, tempat sampah, denah lokasi kamar dan petunjuk penyelamatan diri.

Ilustrasi hotel - Kamar tipe Mezzanine di Laut Biru Resort Hotel, Pangandaran.dok. Laut Biru Resort Hotel Ilustrasi hotel - Kamar tipe Mezzanine di Laut Biru Resort Hotel, Pangandaran.

Kamar tamu juga harus ada tanda dilarang mengganggu, tempat penyimpanan pakaian, tersedia lampu baca, tersedia saluran komunikasi internal dan eksternal, dan ada televisi.

Untuk kamar mandi tamu, hotel bintang satu wajib punya minimal fasilitas wastafel, closet, dan shower. Kemudian tersedia air panas dan dingin, tempat sampah, perlengkapan mandi tamu, dan handuk mandi.

Hotel bintang satu juga biasanya punya pantry, daerah penyimpanan atau gudang, ruang karyawan, kantor, utilitas instalasi air bersih, dan pengelolaan limbah.

Untuk aspek pelayanan, hotel bintang satu wajib memenuhi unsur kantor depan, tata graha, restoran, keamanan, kesehatan, dan jam operasional.

Kemudian untuk aspek pengelolaan wajib memenuhi unsur struktur organisasi, manajemen, program pemeliharaan dan perbaikan peralatan, dan sumber daya manusia.

 

Ilustrasi hotel - Grand Mercure Bandung Setiabudi.dok. Grand Mercure Bandung Setiabudi Ilustrasi hotel - Grand Mercure Bandung Setiabudi.

Kriteria Tidak Mutlak Standar Usaha Hotel Bintang Dua

Sama seperti hotel bintang satu, hotel bintang dua wajib memenuhi aspek produk, pelayanan, dan pengelolaan.

Baca juga: Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Naik 5,25 Persen

Perbedaan antara hotel bintang satu dengan bintang dua terletak pada unsur kamar tidur tamu di mana harus ada night table atau bed side table, tersedia lampu baca, cermin panjang, dan tersedia saluran komunikasi internal dan eksternal.

Selain itu, hotel bintang dua juga berbeda dengan bintang satu karena memiliki ruang rapat. Ruang ini dilengkapi dengan perlengkapan dan peralatan termasuk audio visual.

Hotel bintang dua juga sudah memiliki aspek pelayanan dengan unsur binatu atau menyediakan pelayanan cuci dan setrika baju tamu.

Selebihnya sama dengan kriteria tidak mutlak hotel bintang satu.

The Falatehan Hotel merupakan hotel bintang tiga plus yang memiliki 92 kamar yang meliputi tipe kamar superior, deluxe, safin suite, dan falatehan suite. dok The Falatehan Hotel The Falatehan Hotel merupakan hotel bintang tiga plus yang memiliki 92 kamar yang meliputi tipe kamar superior, deluxe, safin suite, dan falatehan suite.

Kriteria Tidak Mutlak Standar Usaha Hotel Bintang Tiga

Seperti hotel bintang satu dan dua, hotel bintang tiga juga wajib memenuhi aspek produk, pelayanan dan pengelolaan.

Pada aspek produk, perbedaan antara hotel bintang satu, dua, dengan bintang tiga adalah adanya unsur taman atau landscape. Adapun taman bisa berada di dalam atau di luar bangunan hotel, sedangkan tanaman berada di dalam bangunan hotel.

Baca juga: Hotel di Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik di Dunia

Selain itu, pada aspek produk, hotel bintang tiga juga menghadirkan unsur fasilitas makan dan minum berupa F&B Outlets. Hotel bintang tiga menyediakan ruang makan dan minum, meja kursi makan serta peralatannya, dan tersedia menu.

Ilustrasi hotel - Kamar tipe Deluxe Twin Room di Holiday Inn Bandung Pasteur.dok. Traveloka Ilustrasi hotel - Kamar tipe Deluxe Twin Room di Holiday Inn Bandung Pasteur.

Lalu, hotel bintang tiga juga harus ada unsur room service yang letaknya berdekatan dengan dapur dan akses ke kamar, menu room service, dan peralatan perlengkapan.

Pada unsur kamar tidur, berbeda dengan hotel bintang satu dan dua, hotel bintang tiga harus ada atau tersedia kamar tipe Suite.

Fasilitas tambahan lainnya yang harus ada di kamar adalah rak koper, jaringan internet, mini bar dan pembuka botol, coffee-tea maker set, serta menyediakan peralatan tulis untuk tamu.

Pada kamar mandi tamu juga harus tersedia fasilitas tambahan yaitu gelas sikat gigi. Hotel bintang tiga juga wajib memiliki unsur sarana olahraga rekreasi dan kebugaran.

Kemudian juga harus ada unsur area penerimaan barang. Selebihnya, fasilitas yang ada sama dengan hotel bintang satu dan dua.

 

Grand Orange Kuta Beach Hotel berusaha menangkap potensi investasi hotel bintang empat dari keramaian wisatawan di Pantai Kuta.Dok Grand Orange Bali Grand Orange Kuta Beach Hotel berusaha menangkap potensi investasi hotel bintang empat dari keramaian wisatawan di Pantai Kuta.

Kriteria Tidak Mutlak Standar Usaha Hotel Bintang Empat

Aspek produk, pelayanan dan pengelolaan juga wajib dipenuhi hotel tingkat atas berikutnya yaitu hotel bintang empat.

Hotel bintang empat juga harus ada fasilitas tambahan berupa business center dan area belanja pada aspek produk.

Pada kamar tidur tamu, hotel bintang empat juga harus menyediakan kamar yang sudah dilengkapi dengan sistem penghemat energi.

Kamar tidur juga dilengkapi dengan alat pendeteksi asap dan sprinkler dan punya kamar tidur untuk tamu dengan keterbatasan fisik.

Baca juga: Menginap di Hotel Bintang Tiga dengan Fasilitas Hotel Bintang Empat, Bisa!

Fasilitas tambahan lainnya adalah kamar memiliki individual safe deposit box, sedangkan untuk kamar mandi tersedia untuk tamu dengan keterbatasan fisik minimal hotel dengan 200 kamar.

Hotel bintang empat juga memenuhi unsur ruang perjamuan atau function room. Ketentuan ini tidak berlaku bagi hotel resort.

Fasilitas lainnya, hotel bintang empat memiliki ruang periksa kesehatan untuk tamu dengan peralatan medis obat-obatan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Pada aspek pengelolaan, hotel bintang empat juga memenuhi unsur kemitraan dan penggunaan di mana hotel memiliki program kemitraan dengan usaha mikro, kecil dan menengah.

Selain itu, hotel juga memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Lobby hotel The Apurva Kempinski Bali, hotel berbintang 5 di Sawangan, Nusa Dua, Bali yang akan hadir pada kuartal pertama tahun 2019. DOK. Kempinski Hotels Lobby hotel The Apurva Kempinski Bali, hotel berbintang 5 di Sawangan, Nusa Dua, Bali yang akan hadir pada kuartal pertama tahun 2019.

Kriteria Tidak Mutlak Standar Usaha Hotel Bintang Lima

Hotel dengan klasifikasi paling tinggi di antara hotel berbintang. Hotel bintang lima memiliki aspek yang harus dipenuhi sama seperti hotel bintang di bawahnya yaitu aspek produk, pelayanan dan pengelolaan.

Perbedaan dengan hotel bintang sebelumnya, hotel ini memiliki unsur fasilitas makan dan minum yang berbeda.

Baca juga: 5 Hotel Bintang Lima di Jakarta dengan Voucer Pay Now Stay Later, Harga Mulai Rp 1 Juta

Hotel bintang lima wajib memiliki restoran dan restoran spesial atau tematik. Untuk restoran spesial ini harus memiliki ruang makan dan minum dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik.

Selain itu restoran tematik harus memiliki interior sesuai dengan tema. Hotel bintang lima juga memiliki fasilitas tambahan berupa public bar.

Untuk kamar tidur hampir sama dengan fasilitas yang ada di kamar hotel bintang empat di antaranya fasilitas internet, kamar Suite, hingga mini bar dan pembuka botol.

Sementara itu, untuk kamar mandi tamu, hotel bintang lima harus memiliki telepon paralel dengan kamar tidur.

Fasilitas yang dimiliki hotel bintang lima yang spesial lainnya adalah dapur spesial. Selebihnya sama dengan hotel bintang tiga dan empat.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.