Catat, Tempat Wisata Malam di Bandung

Kompas.com - 09/08/2020, 14:39 WIB
Warga berjalan kaki menyusuri Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, setiap digelar Braga Culinary Night, Sabtu (10/5/2014). Acara yang dikemas dengan menampilkan aneka jajanan kaki lima di tengah jalan pada malam minggu ini menjadi wahana baru warga dan diharapkan menghidupkan kembali kawasan Jalan Braga. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOWarga berjalan kaki menyusuri Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, setiap digelar Braga Culinary Night, Sabtu (10/5/2014). Acara yang dikemas dengan menampilkan aneka jajanan kaki lima di tengah jalan pada malam minggu ini menjadi wahana baru warga dan diharapkan menghidupkan kembali kawasan Jalan Braga.

KOMPAS.com – Indahnya Bandung tidak hanya bisa dinikmati pada siang hari, juga pada malam hari. Suasananya yang diberikan pun mungkin berbeda.

Berikut daftar lima tempat di Bandung yang bisa kamu kunjungi untuk melakukan wisata malam yang telah Kompas.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (9/8/2020):

  • Jalan Braga

Sebagai salah satu lokasi yang menjadi ikon wisata Bandung, Jalan Braga patut dikunjungi untuk wisata malam saat berada di sana.

Selain memiliki gaya bangunan kuno, jalanan tersebut juga memiliki bunga tabeyuya yang bisa dinikmati wisatawan. Berkunjung ke Jalan Braga pada musim panas di malam hari akan memberi kesan tersendiri.

Baca juga: Seluruh Atraksi Wisata di Great Asia Africa Bandung Buka Kembali, Ada Apa Saja?

Tampak Bunga Tabebuya Bermekaran di Jalan Braga. Iklim kemarau di Kota Bandung menjadikan Bunga Tabebuya bermekaran, hal ini menjadi daya tarik wisata di Kota Bandung.KOMPAS.COM/AGIE PERMADI Tampak Bunga Tabebuya Bermekaran di Jalan Braga. Iklim kemarau di Kota Bandung menjadikan Bunga Tabebuya bermekaran, hal ini menjadi daya tarik wisata di Kota Bandung.
Tidak hanya kamu bisa menikmati hawa musim panas pada malam hari, juga melihat daun tabeyuya yang berwarna emas berguguran di sepanjang jalan.

Bangunan kuno Instagramable yang dijadikan sebagai latar belakang, serta guguran daun tabeyuya yang terhempas daun mungkin akan membuat fotomu menjadi unik dan memiliki kesan tersendiri.

Usai berfoto ria, kamu bisa istirahat sejenak sambil menikmati secangkir kopi dan membaca buku di Kopi Toko Djawa. Harga menunya mulai dari Rp 20.000-an. Selama new normal, Kopi Toko Djawa buka setiap hari mulai pukul 08:00 – 21:00 WIB.

Ilustrasi Alun-alun Bandung. Dok. Shutterstock Ilustrasi Alun-alun Bandung.

 

  • Alun-alun Bandung

Alun-alun Bandung berlokasi di Jalan Asia Afrika, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Area ini cocok jadi tempat bersantai di malam hari sambil menikmati angin malam.

Baca juga: Wisata ke Taman Bougenville Bandung, dari Trekking hingga Menginap

Rumput buatan yang halus bisa dijadikan sebagai tempat rebahan, atau menikmati bekal piknik bersama teman atau keluarga.

Jika ingin jelajah kuliner, Alun-alun Bandung merupakan tempat yang dikelilingi berbagai kuliner legendaris seperti Warung Kopi Purnama yang sudah ada sejak tahun 1930-an.

Ada juga Wedang Ronde Alkateri yang telah berdiri sejak tahun 1984, Toko Roti Sidodadi sejak tahun 1950-an, bahkan Rasa Bakery and Cafe yang sudah ada sejak 1910-an.

  • D’Dieuland

Tempat wisata ini sudah dibuka kembali sejak 13 Juni 2020. Melalui D’Dieuland, kamu bisa melihat pemandangan Kota Bandung pada malam hari.

Selain menawarkan pemandangan gemerlapnya Bandung, pihak pengelola juga menyediakan spot bersantai, spot foto Instagramable, dan kegiatan outbond untuk anak.

Ddieuland di Lembang, Bandung.Instagram @d.dieuland Ddieuland di Lembang, Bandung.

Salah satu spot foto di D’Dieuland adalah sebuah jembatan yang dihiasi oleh lampu gantung berbentuk unik.

Pada sore menjelang malam, kamu bisa berfoto sambil menikmati pemandangan hamparan perbukitan dan pepohonan. Sementara pada malam hari, kamu juga bisa menikmati sejuknya udara Lembang.

Setiap undakan dalam area D’Dieuland memiliki spot foto Instagramable tersendiri yang tidak kalah menarik jika dilihat pada malam hari. Area pun dipenuhi cahaya sehingga kamu tidak perlu takut jika hasil foto terlihat gelap.

D’Dieuland berlokasi di kawasan wisata Punclut, Kampung Pageurmaneuh, Lembang. Selama new normal, harga tiketnya adalah Rp 15.000 untuk hari biasa dan Rp 20.000 untuk akhir pekan.

Baca juga: Catat, Itinerary Wisata 2 Hari 1 Malam di Lembang Bareng Keluarga

Jam operasionalnya mulai pukul 10:00 – 20:00 WIB pada hari biasa, pukul 09:00 – 22:00 WIB pada Sabtu, dan pukul 09:00 – 21:00 WIB pada Minggu.

 

Tempat kuliner di Bandung bernama Tafso.Instagram @heytafso. Tempat kuliner di Bandung bernama Tafso.

 

  • Tafso

Usai jalan-jalan ke tempat wisata, kamu bisa mampir ke Tafso untuk menikmati secangkir kopi sambil melihat pemandangan Kota Bandung di malam hari.

Kafe kekinian ini turut menyediakan berbagai spot Instagramable yang menarik. Salah satunya adalah gardu pandang yang memiliki replika bulan yang menghadap ke arah hutan.

Selain itu, setiap area tempat duduk di Tafso memiliki tema dan keunikan tersendiri. Mulai dari area dengan atap yang dihiasi tanaman rambat, hingga area yang berada di atas undakan yang mengelilingi tanaman.

Selama new normal, jam operasional pada Senin – Jumat adalah 14:00 – 21:00 WIB, Sabtu 11:00 – 22:00 WIB, dan Minggu 10:00 – 21:00 WIB. Harga menunya mulai dari Rp 18.000-an.

Tafso terletak di Jalan Baru Laksana No. 75, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tepatnya di Sarae Hills, kawasan wisata Punclut.

  • Lereng Anteng

Lereng Anteng berlokasi di Kampung Pagermaneuh, Pagerwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tepatnya di kawasan wisata Punclut.

Baca juga: Suhu Lembang seperti Luar Negeri, Ini 8 Tempat Wisata Sekitar Lembang

Saat berkunjung ke sana, wisatawan akan disuguhi berbagai pilihan tempat makanan. Meski begitu, pemandangan yang ditawarkan tetap sama yakni lembah pegunungan.

Lereng Antenghttps://www.instagram.com/lerenganteng/ Lereng Anteng

Selain pemandangan yang indah, terdapat area tempat makan berdesain unik yang memiliki bean bag warna-warni. Sembari melihat lembah pegunungan dan menikmati santapan, kamu bisa berswafoto ria dengan nyaman.

Selama new normal, Lereng Anteng buka setiap hari biasa mulai pukul 09:00 – 20:00 WIB, dan pukul 08:00 – 20:00 WIB pada Sabtu.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X