Kompas.com - 10/08/2020, 08:01 WIB

KOMPAS.com – Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) melaporkan, 40 persen destinasi wisata di seluruh dunia telah melonggarkan pembatasan perjalanan terhadap pariwisata internasional, terkait pandemi Covid-19.

Informasi itu tertera dalam UNWTO Travel Restrictions Report, dilansir dari Lonely Planet, Rabu (5/8/2020).

Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa tren adaptasi dimulainya kembali pariwisata internasional yang bertanggung jawab yang terjadi secara perlahan, tetapi berlangsung secara terus menerus.

Baca juga: Mulai Buka Diri, 9 Negara Ini Sambut Turis Asing yang Ingin Liburan Sambil Kerja

Dari 87 destinasi wisata yang telah melonggarkan pembatasan perjalanan, hanya empat saja yang benar-benar mencabut seluruh pembatasan.

Sementara itu, 83 destinasi lainnya telah melonggarkan, tetapi tetap menerapkan beberapa langkah, seperti penutupan sebagian perbatasan.

Sebagai tambahan, 115 di antaranya yang mewakili 53 persen destinasi seluruh dunia tetap menutup perbatasan mereka sepenuhnya bagi wisatawan.

Destinasi dengan ketergantungan lebih tinggi pada pariwisata untuk pekerjaan, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan, lebih cenderung melonggarkan pembatasan perjalanan.

Ilustrasi Belgia - Pemandangan di Kota Gent.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Belgia - Pemandangan di Kota Gent.

Sekitar 41 dari destinasi yang telah melonggarkan pembatasan berada di Eropa. Sebanyak 88 destinasi benar-benar menutup perbatasan mereka bagi pariwisata internasional selama lebih dari 12 minggu.

Baca juga: Darurat Covid-19 Berakhir, Spanyol Buka Perbatasan

“Dimulainya kembali pariwisata dapat dilakukan secara bertanggung jawab dan dengan cara tetap menjaga kesehatan publik, tetapi juga mendukung bisnis dan mata pencaharian,” kata Secretary General UNWTO Zurab Pololikashvili dikutip dari Lonely Planet.

Pololikashvili melanjutkan saat destinasi wisata terus melonggarkan pembatasan perjalanan, kerja sama internasional menjadi sangat penting.

“Dengan ini, pariwisata global dapat memperoleh keyakinan dan kepercayaan masyarakat. Sementara kita bekerja sama untuk beradaptasi menghadapi realita baru,” ujar Pololikashvili.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.