Apa Itu Hotel Syariah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Kompas.com - 10/08/2020, 17:17 WIB
Tipikal kamar Al Meroz Hotel. Dokumen TS Family GroupTipikal kamar Al Meroz Hotel.

Syarat menginap di hotel syariah

Bawa buku nikah bagi pasangan lawan jenis

Siapa saja bisa menginap di hotel syariah. Asalkan mematuhi dan memenuhi kriteria atau syarat untuk check in di hotel ini.

Diberitakan Kompas.com pada 23 Januari 2020, pada dasarnya cara check in di hotel syariah hampir sama dengan hotel konvensional.

Baca juga: Tren Wisata Halal, Bagaimana Nasib Hotel Syariah?

Namun, manajemen hotel akan meminta dokumen tambahan, salah satunya buku nikah. Para tamu atau wisatawan yang datang berdua dengan jenis kelamin berbeda, akan dimintakan buku nikah sebagai syarat untuk menginap.

Public Relations Officer Grand Dafam Rohan Jogja, Rahmanda Mutia Primardani mengatakan, apabila tamu tersebut tidak bisa menunjukkan surat nikah, bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) beralamat sama.

"Namun, dari Grand Dafam Rohan Jogja memudahkan tamu untuk proses check-in, jika tamu berpasangan tidak membawa surat menikah, cukup menunjukan KTP yang beralamat sama," jelas Rahmanda Mutia Primardani, Public Relations Officer Grand Dafam Rohan Jogja saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Syarat Check-in di Hotel Syariah, Bawa Buku Nikah

Ia melanjutkan, hotel juga memberikan kelonggaran lain seperti menunjukkan foto pernikahan jika tidak membawa buku nikah atau alamat KTP belum diubah.

Jika kelonggaran persyaratan tersebut tetap tidak bisa dipenuhi tamu, maka pihak hotel akan menolak masuk.

"Kalau buku nikah sifatnya tidak wajib dibawa, namun yang penting KTP dengan alamat yang sama dibawa dan dapat ditunjukan ketika check-in terkait dengan regulasi hotel yang syariah," jelas Rahmanda.

Tak boleh bawa minuman beralkohol dan makanan non halal

Selain harus menunjukkan buku nikah apabila datang dengan lawan jenis, tamu juga tidak boleh membawa minuman dan makanan non halal.

Minuman yang dimaksud adalah minuman beralkohol dan makanan non halal. Ia menerangkan, saat datang ke hotel syariah, tamu tidak perlu menggunakan baju atau pakaian syariah.

Cukup gunakan busana sopan dan tidak terlalu terbuka, kata dia. Hal tersebut untuk menjaga kenyamanan para tamu lain.

Namun, pakaian syariah tetap wajib dipakai untuk para staf hotel yang bertugas.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X