Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Kompas.com - 12/08/2020, 12:15 WIB
Betina orangutan sumatera bersama bayinya di sarang mereka di Bukit Lawang, bagian dari Taman Nasional Leuser, hutan hujan yang menempati provinsi Sumatera Utara dan Aceh, 10 April 2013. AFP PHOTO / ROMEO GACADBetina orangutan sumatera bersama bayinya di sarang mereka di Bukit Lawang, bagian dari Taman Nasional Leuser, hutan hujan yang menempati provinsi Sumatera Utara dan Aceh, 10 April 2013.

KOMPAS.com – Pulau Sumatera menawarkan berbagai jenis pilihan wisata yang menarik--salah satunya adalah wisata alam di Bukit Lawang, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kawasan wisata tersebut terletak di dalam Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Hal ini membuat Bukit Lawang masih memiliki alam dan lingkungan yang asri.

Baca juga: Wisata Petualangan di Sumut Tak Hanya Danau Toba, Ada Leuser dan Asahan

Namun selain bisa menikmati keindahan alam, wisatawan juga bisa melakukan berbagai macam kegiatan wisata.

Berikut daftar lima kegiatan wisata yang bisa dilakukan di Bukit Lawang yang telah Kompas.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (11/8/2020):

  • Berinteraksi dan melihat orangutan di habitat asli

Bukit Lawang merupakan tempat rehabilitasi orangutan yang telah berdiri sejak 1973, dan tempat pengamatan orangutan Sumatera sejak 1991.

Tidak heran jika saat berkunjung ke sana, banyak orangutan yang hidup dengan bebas di alam liar yang merupakan habitat aslinya. Hal ini karena 90 persen kawasan wisata tersebut merupakan hutan.

Seekor orangutan mengendong anaknya di hutan Taman Nasional Gunung Leuser, Desa Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (17/5/2012). KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Seekor orangutan mengendong anaknya di hutan Taman Nasional Gunung Leuser, Desa Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (17/5/2012).

Selama menjelajahi hutan Bukit Lawang, wisatawan akan ditemani oleh seorang pemandu yang akan memberi informasi seputar orangutan yang ada di sana.

  • Trekking di hutan

Bukit Lawang memiliki lingkungan yang masih asri. Jika ingin menikmatinya, wisatawan bisa melakukan trekking di hutan.

Kendati demikian, pengunjung harus mempersiapkan stamina agar tidak mudah lelah. Hal ini karena pendakian melalui hutan akan melalui jalur naik-turun.

Baca juga: Okupansi Hotel di Berastagi dan Parapat Sumut Mulai Naik

Selama trekking di hutan, ada baiknya kamu tetap menjaga jarak aman jika bertemu dengan orangutan terlebih saat berkunjung selama pandemi Covid-19.

Selain agar habitat orangutan tidak terganggu, juga menghindari adanya transmisi virus antara manusia dan orangutan yang dilindungi.

Tidak hanya orangutan, jika beruntung mungkin kamu juga akan bertemu dengan musang, burung kaua raja, monyet ekor panjang, beruk, atau satwa lain yang mungkin belum pernah kamu temui sebelumnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X